LATEST UPDATES

Bulan Madu

Pengantin Baru

Rumah Tangga

From our Blog

Showing posts with label Cinta dan Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Cinta dan Pernikahan. Show all posts

Saturday, October 27, 2012

10 Ide Melewati Malam Minggu Tanpa Kekasih

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kalau kamu sudah terbiasa menghabiskan setiap malam minggu bersama pasangan, biasanya kamu akan kebingungan jika diharuskan bermalam minggu sendirian. Tak perlu bingung. Ternyata ada banyak hal mengasyikkan yang bisa kamu lakukan di malam minggu mesti tanpa kekasih, loh. Penasaran? Tengok beberapa ide melewati malam minggu tanpa kekasih berikut ini dan tetaplah bersenang-senang di malam minggu.

1. Keluar bersama teman
Jika biasanya kamu selalu pergi bersama pacar di malam minggu, mengapa kali ini tidak mengajak temanmu jalan-jalan ketika pacarmu keluar kota? Kamu khawatir temanmu juga keluar bersama pacarnya? Di sinilah uniknya: kamu bisa mengajak teman yang jarang kamu ajak bepergian untuk menghabiskan malam minggu bersamanya. Selain menambah teman dan mengenal orang baru, tentu kamu tidak akan kesepian meski tanpa kekasih malam itu.

2. Menginap
Selagi pacarmu tidak ada, kamu bisa mengajak beberapa temanmu untuk menginap di rumah, atau kamu pun bisa menginap di rumah seorang temanmu. Habiskan semalam suntuk bercengkrama, menonton film bersama-sama atau sekedar duduk di teras rumah sambil menikmati jagung dan roti bakar. Tentu mengasyikkan bisa berkumpul bersama teman-teman semalaman.

3. Menikmati kesendirian
Apa salahnya menikmati malam minggu sendirian? Pergilah ke mall untuk berbelanja atau sekedar melihat-lihat koleksi baju terbaru. Tidak perlu merasa iri melihat pasangan lain yang bisa bergandengan tangan dengan pacarnya di malam minggu. Pergilah ke tempat yang biasanya tidak ingin dikunjungi pacarmu. Misalnya, pacarmu selalu bawel jika harus menemanimu ke salon untuk creambath. Jadi mengapa tidak melewati malam minggu dengan menikmati creambath di salon tanpa mendengar gerutuan sang pacar?

4. Menonton film di rumah
Kalau kamu tidak ingin keluar rumah, kamu bisa menyewa berbagai film dan menontonnya di rumah. Belilah popcorn dan soda lalu nikmati enaknya menonton film seorang diri. Kamu bisa tertawa, menjerit bahkan menangis sesukamu tanpa perlu mendengar orang lain berkata, “Ssssttttttt!”

5. Melakukan hal baru
Jika biasanya kamu jarang memasak, kamu bisa melewati malam minggu tanpa pacar dengan membuat kue atau mencoba resep baru. Tak masalah jika kuenya bantat atau masakanmu tak enak. Toh kamu sendiri yang akan memakannya, kan?

6. Mengadakan pesta kecil
Waktunya untuk pesta! Undanglah beberapa orang teman dekatmu dan adakan pesta sederhana di rumah. Siapkan camilan seadanya dan bersenang-senanglah. Kalian bisa berjoget, bermain atau mungkin menonton film bersama.

7. Berkumpul bersama keluarga
Kapan terakhir kali kamu menghabiskan waktu bersama keluarga? Kalau biasanya waktumu habis tersita untuk pacarmu, kali ini kamu bisa berkumpul bersama keluarga di malam minggu. Bujuklah orangtuamu untuk makan malam di luar. Atau, kamu pun bisa mengajak saudaramu berbelanja atau menonton film di bioskop.

8. Browsing Internet
Kalau kamu memiliki koneksi internet di rumah, habiskan malam minggumu dengan menjelajahi situs-situs Internet. Kamu bisa membaca hal-hal menarik yang terjadi di belahan dunia lain, atau menonton video-video di Youtube, atau bahkan mengobrol dengan teman yang mungkin online di Facebook atau messenger lainnya.

9. Mengunjungi kerabat
Kamu jarang berkunjung ke rumah nenek, om atau tante? Jika mereka tinggal di kota yang sama denganmu, sekaranglah waktunya untuk bersilaturahmi. Belilah oleh-oleh seadanya dan kejutkan mereka dengan kehadiranmu.

10. Tidur
Bosan jalan-jalan? Bosan menonton film atau membaca buku? Tidak tertarik untuk melakukan sesuatu jika tidak bersama pacar tercinta? Kalau begitu, tidurlah jawabannya. Kalau biasanya kamu tidur larut malam setiap malam minggu, kali ini kamu bisa merasakan sensasi tidur lebih awal. Jika kamu tidur lebih awal, tentu kamu akan bangun lebih awal juga di hari Minggu. Nah, kamu bisa memanfaatkan hari Minggu pagimu untuk sekedar jogging keliling kompleks atau membersihan kamar yang debunya mulai bertebaran di sana-sini.

Kegiatan-kegiatan di atas tentunya patut dicoba bila memang kamu harus bermalam minggu tanpa kekasih. Bersenang-senanglah meski tanpa pacar dan selamat menikmati malam minggu! (Blog Menggelikan)

Stop Mencari "Soulmate" dan Cinta Ideal

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menemukan soulmate atau Mr Right menjadi harapan banyak perempuan. Tak sedikit perempuan yang menganggap dengan menemukan soulmate, hubungan cintanya bahkan pernikahan akan lebih langgeng dan jauh lebih bahagia.

Studi sosial pada 2010, diadakan Marist College di Poughkeepsie, New York menyebutkan banyak pasangan menikah yang mengaku mereka adalah soulmate. Masih menurut riset yang sama, pasangan "soulmate" memiliki risiko perceraian yang lebih besar.

Relatonship Coach Ronnie Ann Ryan menyarankan, sebaiknya Anda mulai berhenti mencari soulmate. Menurutnya ada lima alasan di baliknya.

1. Gairah bergejolak tak tahan lama.
Penelitian sosial menunjukkan pasangan yang mengaku sebagai soulmate cenderung menjalani hubungan dengan gejolak hasrat yang tinggi. Kebahagiaan mereka berasal dari chemistry secara fisik. Menurut Ryan, kedekatan seperti ini biasanya sulit bertahan lama karena tipe ketertarikan semacam ini cenderung memudar seiring waktu. Di sisi lain, pernikahan yang dibangun berdasarkan rasa peduli dan afeksi, cenderung lebih bertahan dalam jangka waktu panjang. Hubungan semacam ini lebih kuat dan tahan lama.

2.  Negeri dongeng itu tak pernah nyata.
Perempuan yang sering berkhayal menemukan soulmate biasanya terbawa dengan kisah dari negeri dongeng yang sebenarnya tak nyata. Romantisme yang diciptakan di negeri dongeng itu membuat perempuan kerap mempertahankan ekspektasi yang tidak realistis. Dampaknya perempuan selalu merasa tidak ada laki-laki yang tepat dan bisa memuaskan harapannya.

"Maaf saja, Prince Charming itu karakter di negeri dongeng, bukan pria sesungguhnya yang memiliki karakteristik manusia utuh," tegas Ryan.

3. Cinta ideal itu bikin patah hati.
Romantisme membuat banyak perempuan patah hati. Ketika merasa menemukan soulmate, banyak perempuan berusaha mempertahankannya, tak rela melepaskan. Karena baginya ia telah menemukan pria idaman dan bisa mewujudkan cinta yang ideal bersamanya. Namun waktu berjalan dan hubungan pun tak berjalan sesuai harapan. Saat harus berpisah dengan pasangan, banyak perempuan yang kemudian tak mampu melepaskan masa lalunya bahkan kesulitan untuk melanjutkan kembali hidupnya, karena patah hati merasa gagal mewujudkan cinta ideal dan romantisme impiannya.

4. Soulmate menuntut satu cinta yang besar.
Menemukan soulmate sama dengan mencurahkan semua cinta, sebesar-besarnya, kepada satu orang. Ryan mengatakan, banyak perempuan mengaku padanya, "Saya pernah memiliki cinta yang besar dalam hidup saya, dan hanya itu saya yang saya dapatkan."

Menjalin hubungan dengan soulmate membuat pasangan terikat pada satu hasrat cinta yang besar. Pada sebagian orang, hubungan yang hanya berlandaskan hasrat cinta tanpa rasa peduli dan afeksi, berakhir pada perceraian atau mereka bertahan namun tak lagi merasakan cinta sesungguhnya.

5. Defenisi baru soulmate.
Ryan mengatakan, dengan mempeluas makna soulmate, Anda bisa menghindari patah hati dalam hubungan. Anda pun akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengekspresikan cinta, lagi dan lagi. Soulmate dalam perspektif baru bagi Ryan adalah Anda mengizinkan diri Anda untuk membuka kesempatan atas cinta, lebih dari satu kali.

"Saran yang cukup radikal dari saya, pertimbangkanlah untuk memiliki lebih dari satu soulmate, supaya Anda banyak belajar di berbagai level," jelasnya.

Ryan menambahkan, "Saya percaya akan cinta. Bagi beberapa orang cinta bisa bertahan selamanya. Bagi sebagian yang lain, mereka harus melewati beberapa kesempatan untuk merasakan cinta sesuai harapannya. Kalau Anda bisa memahami bahwa cinta tak harus sempurna, kesempatan untuk jatuh cinta akan terbuka lebih banyak dalam hidup Anda," jelasnya.

Jadi, menurut Ryan, berhentilah mencari cinta yang sempurna dan soulmate. Tapi mulailah mencari hubungan yang sehat untuk Anda dengan seseorang yang cocok dengan Anda, suportif, baik, menyayangi, memiliki nilai dan keinginan yang sama dengan Anda dalam membina hubungan. Jika Anda fokus membangun hubungan semacam ini, bukan semata mencari soulmate atau Mr Right, hubungan jangka panjang yang romantis pun bisa didapatkan. (KOMPAS Female)

7 Hal yang Tidak Bisa Ditoleransi dalam Hubungan Asmara

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Bertoleransi pada kekurangan pasangan memang diperlukan agar hubungan asmara yang ada dapat awet, namun tentu ada batasnya. Ada hal-hal yang tidak dapat ditoleransi walaupun dilakukan oleh orang yang spesial bagi Anda.

Berikut adalah tujuh hal yang tidak bisa ditoleransi dalam hubungan asmara seperti dilansir dari All Women Stalk.

1. Kekerasan
Kekerasan adalah sikap yang salah dan tidak dapat diterima, sekalipun dilakukan oleh kekasih yang sangat Anda cintai. Seseorang yang melakukan kekerasan pada pasangannya tidak layak dimaafkan dan diberikan kesempatan kedua, baik pria maupun wanita. Jika pasangan melakukan kekerasan kepada Anda maka jangan berpikir dua kali untuk meninggalkannya.

2. Berselingkuh
Memang ada beberapa pasangan yang berhubungan kembali walaupun pernah diselingkuhi, namun sebenarnya pasangan yang pernah berselingkuh tidak layak untuk diberikan kesempatan kedua. Jika pasangan berselingkuh, maka akan sulit bagi Anda untuk mempercayai bahwa si dia tidak akan selingkuh lagi di kemudian hari.

3. Serangan Verbal
Walaupun akibatnya tidak separah serangan secara fisik, namun serangan secara verbal dapat mengganggu kondisi mental Anda. Jika si dia seringkali meneriaki, mencaci-maki atau meremehkan Anda maka itu adalah pertanda bahwa si dia bukanlah pria yang tepat.

4. Flirting
Faktanya, pria memang tertarik pada wanita cantik dan begitu pula sebaliknya. Namun jika pasangan Anda kerap kali flirting kepada wanita lain, Anda harus segera menghentikannya.

5. Ketidakseimbangan
Dalam sebuah hubungan asmara, masing-masing pasangan harus saling seimbang dalam menjalani hubungan yang ada. Jika Anda terlalu dominan dan pasangan terlihat terlalu cuek, maka itu adalah pertanda bahwa hubungan Anda dan si dia kurang baik.

6. Menjauhkan Anda dari Keluarga
Jika pasangan membuat Anda menjadi jauh dengan keluarga atau kerabat, maka sudah saatnya Anda meninggalkan si dia. Biasanya saat pasangan berniat menjauhkan Anda dari keluarga atau teman, dia akan melakukannya tanpa Anda sadari. Saat Anda sadar, segera sudahi hubungan cinta dengan si dia. Saat masih pacaran, sudah pasti keluarga jauh lebih penting daripada hubungan Anda dengannya. Apalagi jika selama ini Anda tidak punya masalah dengan keluarga. Keluarga lah yang selalu jadi orang pertama menolong Anda di saat susah.

7. Berbohong
Kebohongan kecil seperti memuji pakaian Anda agar Anda bahagia masih dapat diterima. Namun jika si dia berbohong tentang keberadaan atau masa lalunya, maka hal itu tidak dapat lagi diterima. (Wolipop)

Thursday, October 25, 2012

Makna Saling Mencintai Adalah Menerima Ketidaksempurnaan Pasangan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kondisi stres yang sedang kita alami, baik mengenai tekanan pekerjaan maupun masalah keluarga, cenderung membuat kita menjadi orang yang lebih cepat marah dan mudah emosi. Di dalam berhubungan, terkadang perilaku tersebut bisa menyebabkan perasaan tersinggung atau bahkan pertengkaran dengan pasangan kita. Oleh sebab itu, mari redam hawa peperangan dengan mengerti sedikit siapa dan bagaimanakah pasangan kita.

Tidak ada orang yang sempurna. Kita semua pasti memiliki kekurangannya masing-masing, begitu juga dengan pasangan kita. Dengan mencoba belajar untuk bisa melihat mereka dari sudut pandang yang lebih rasional atau lebih dimengerti, mungkin bisa menjadi kado hari Valentine terbaik yang bisa diberikan kepada pasangan kita. Menurut studi yang dilakukan di University of Washington, Neil Jacobson, PhD, psikolog dan pendiri integrative behavioral couples therapy, menyatakan perilaku saling menerima antar pasangan tidak hanya akan meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam berhubungan saja, tapi juga bisa menghindari kita terjadinya perselingkuhan. Sebab dengan sikap saling menerima, maka kedua belah pihak tidak akan merasakan adanya tekanan satu sama lain.

Sembrono

Jika seorang pria mampu membangun rumah, menerbangkan pesawat, memperbaiki mobil yang rusak, tapi banyak wanita yang merasa heran, mengapa para suami tidak bisa membersihkan cucian piring? Atau sekedar mengganti tisu di toilet yang sudah habis? Sebenarnya, kita tidak perlu seorang profesor untuk mengetahui alasan mengapa wanita lebih condong bisa melakukan pekerjaan rumah lebih banyak dibanding yang para kaum pria bisa kerjakan.

Sebenarnya, faktor keengganan suami membantu kita adalah karena mereka memiliki rasa takut lebih besar akan mengganggu pekerjaan kita dibanding kekacauan yang bisa dan akan mereka perbuat.

Dibanding marah-marah, sebaiknya apa yang bisa kita lakukan? Gunakanlah komunikasi yang efektif, yaitu komunikasi yang tidak hanya sebatas penyampaian pesan saja tapi harus disertakan dengan kontak verbal, seperti kontak mata dan penggunaan intonasi yang tepat, atau kita bisa membubuhkan sedikit humor. Jika suami tampak tidak peduli sama sekali dengan debu-debu yang menempel di perabot rumah, maka pahamilah bahwa memang kaum pria tidak didesain untuk bisa memperhatikan hal-hal yang kecil seperti kaum perempuan.

Tidak Banyak Bicara

Biasanya, wanita memang lebih terbuka dan cerewet dibanding kaum pria. Penelitian yang dilakukan Ronald F.Levant, EdD, dari University of Akron, menyatakan sebenarnya baik lelaki maupun perempuan dilahirkan dengan kapasitas berperilaku ekspresif yang sama, namun yang membuatnya berbeda adalah cara mensosialisasikannya saja.

Orang tua akan lebih cenderung mengekspos jangkauan emosi mereka yang lebih luas pada anak perempuannya dibanding anak lelaki, dan orang tua juga bekerja keras untuk bisa mengantur perubahan emosi dari anak-anak mereka. Mungkin saja, pasangan hidup kita merupakan tipe lelaki pendiam dikarenakan sejak kecil memang mereka tidak diajarkan untuk mengekspresikan emosi mereka. Jadi jangan pernah menginterpretasikan “diamnya” pasangan sebagai sinyal bahwa mereka sudah mulai bosan dan tidak lagi tertarik dengan kita. Seharusnya, jika kita percaya akan besarnya cinta pasangan pada kita, maka kita bisa melihat bagaimana pasangan mengkomunikasikan bentuk cinta mereka dengan cara yang non-verbal.

Terlalu Sibuk

Memiliki pasangan yang bekerja 7x24 jam memang kadang membuat kita kesal, marah dan tidak dihargai. Tapi cobalah kita selami satu kata, yaitu pengampunan. Dimana kita bisa menerima dan mengampuni kesalahan orang lain serta mengubah pengampunan tersebut menjadi rasa sayang. Ajaklah pasangan kita untuk berbicara dari hati ke hati, ketimbang hanya menyalahkan dan mengeluarkan kalimat makian. Berikan rasa hormat dan dukungan kepada pasangan kita sehingga mereka bisa merasakan kalau kita selalu ada untuk mendukung dan memberikan perhatian kepada mereka. Dan pada akhirnya, mereka dengan sendirinya akan merubah jadwal kerja dan ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan kita.

Berusaha untuk belajar mencintai kekurangan pasangan kita bukan berarti mereka akan merubah perilaku mereka. Tapi, yang pasti kita sendiri akan merasakan perubahannya, seperti peningkatan rasa percaya, intimasi, dan rasa sayang kepada pasangan kita. Coba pada kali ini :
  • Tuliskan surat kepada pasangan kita yang berisi apresiasi kita untuk segala bentuk empati, keingintahuan, dan kebaikan yang dia tunjukkan melalui kekurangan yang ada padanya.
  • Berikan pasangan kita kado spesial untuk merayakan perbedaan kita. Contoh, jika pasangan kita suka menikmati konser dengan hingar bingarnya dan kita tidak, coba belilah 2 tiket konser untuk kita tonton bersama. Tunjukkan betapa besarnya cinta kita dengan menikmati konser tersebut karena hal itu yang akan membuat pasangan kita bahagia.
(Sweetspearls.com)

Thursday, September 27, 2012

Ciri-Ciri Pria Setia Itu Seperti Ini Lho...

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Memahami pria itu memang gampang-gampang susah. Terkadang mereka bisa dengan mudah ditebak, dan tak jarang juga tebakan kita meleset.

Namun, mengetahui pria setia atau tidak itu mudah. Pria yang setia memiliki ciri-ciri sebagai berikut...

Menghormati dan menghargai wanita
Pria yang setia tidak akan memperlakukan wanita seolah ia lebih unggul dan ia berada di atas wanita. Ia akan menghargai setiap pendapat dan perbedaan yang ada. Pria yang setia juga akan menghormati wanita dan menjaganya sebaik mungkin. Tidak melakukan pelecehan fisik maupun verbal, serta ingin agar orang yang disayanginya bahagia.

Bisa mengendalikan emosi
Pria mungkin mudah marah saat tersentuh egonya, tetapi ciri pria setia adalah bisa mengendalikan emosi dan tidak meledak-ledak saat marah. Ia tahu benar kata-kata apa yang harus dipilih saat marah, dan memilih melakukan sesuatu yang positif untuk menyalurkan emosi tersebut. Tidak dengan mencaci, memaki atau bahkan sampai memukul.

Dia menepati janjinya
Apabila sesekali ia datang terlambat, maka itu adalah hal yang wajar. Tetapi pria setia cenderung selalu menepati janjinya pada Anda. Hal tersebut menunjukkan kalau ia menghargai dan menjaga komitmen yang telah ia buat. Seandainya memang ia tak bisa memenuhi janjinya, ia akan terus terang mengatakannya pada Anda dan mengajak Anda mencari solusi lainnya.

Dia tidak narsis dan haus perhatian
Pria yang setia tidak narsis dan tidak haus perhatian. Mendapatkan perhatian dari keluarga dan dari Anda saja baginya sudah cukup. Ia tak akan mencari pujian dari wanita lain untuk merasa yakin bahwa ia tampan atau patut untuk dicintai. Ia sudah cukup percaya diri karena ada Anda di sampingnya. Dan itu cukup!

Dia merasa aman dan percaya diri
Pria yang setia akan merasa aman dan percaya akan kemampuan dirinya. Ia tahu benar apa yang harus dilakukan saat menghadapi masalah dan percaya bahwa ia bisa memecahkan masalah tersebut.

Dia bukan tipe yang suka coba-coba
Ia punya selera dan percaya pada pilihan seleranya. Ia bukan tipe pria yang suka coba-coba dan haus untuk memuaskan keingintahuannya terhadap wanita lain. Ia juga tahu bahwa ia tak akan mengorbankan pernikahan dan keluarganya demi seseorang asing yang baru saja dikenalnya. Bukan berarti ia pengecut dan tak berani ambil resiko lho. Dalam hal lain seperti pekerjaan atau bisnis ia mungkin berani menempuh resiko, namun dalam hal cinta ia telah menentukan pilihan yang sudah ia tentukan dan tak tergoyahkan.

Dia selalu bersyukur
Pria yang setia adalah pria yang tahu bersyukur. Ia merasa puas akan apa yang telah dicapainya dan menjaga semuanya karena ia percaya bahwa ini adalah hasil usaha dan kerja kerasnya. Termasuk dalam hubungan, ia akan berusaha agar hubungan tersebut tetap baik dan berhasil karena ia telah mencapai apa yang telah diinginkan, yaitu mendapatkan hati Anda.

Nah kan, terbukti kalau ia adalah pria yang setia. Untuk apa Anda membanding-bandingkannya lagi dengan pria lain? (Vemale.com)

Jangan Ucapkan Kalimat Ini Ketika Wanita Menangis!

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menangis adalah hal yang lumrah dilakukan oleh wanita. Bagi wanita, menangis bisa digunakan sebagai cara mengeluarkan emosi tertahan akibat sakit hati atau hal yang lainnya. Ketika Anda menangis, tentu Anda mengharapkan ada orang yang berkenan menghibur dan menenangkan hati Anda. Namun, ada kalanya Anda merasa begitu jengkel dengan perkataan beberapa orang yang bermaksud menenangkan Anda yang sedang menangis. Mengapa? Karena menurut Anda, perkataan yang dilontarkan oleh teman, sahabat, atau pacar Anda tidak sesuai dengan suasana hati Anda. Kata-kata apa sajakah itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. "Udah, lupain aja."
Wanita tidak perlu diberi tahu kapan mereka harus melupakan hal yang membuat mereka menangis. Ada saatnya bagi wanita untuk mengingat dan akan tiba pula saat untuk lupa. Mengucapkan kata-kata ini hanya akan membuat seorang wanita bertambah jengkel. Alih-alih kesedihannya terhapus, wanita ini akan semakin merasa terpuruk.

2. "Gak usah lebay deh, masalahnya gak separah itu."
Kata-kata ini mungkin terasa biasa jika diungkapkan di saat bercanda dengan teman-teman Anda. Namun esensinya akan jauh berbeda jika kata-kata ini diucapkan kepada Anda di saat Anda menangis. Menangis adalah cara wanita untuk mengeluarkan segala bentuk emosi di hatinya. Maka, jangan pernah menganggap bahwa wanita menangis adalah wanita yang mencari perhatian.

3. "Aku ngerti gimana perasaanmu."
Jangan berbasa-basi dengan mengatakan kalimat ini. Faktanya, tidak ada seorang pun mengetahui dan benar-benar mengerti apa yang sedang dirasakan wanita ketika dia menangis. Kalimat di atas memang ditujukan untuk menunjukkan sebuah simpati, namun kalimat tersebut benar-benar terkesan basa-basi. Daripada mendengarkan kalimat basa-basi, wanita biasanya lebih menyukai hadirnya sebuah pelukan yang menenangkan.

4. "Kamu lagi dapet?"
Perasaan seorang wanita memang biasanya jauh lebih sensitif pada saat datang bulan. Akan tetapi hal ini bukanlah alasan yang tepat untuk dikatakan di depan seorang wanita yang sedang menangis. Perkataan itu justru terkesan merendahkan seorang wanita. Wanita akan cenderung merasa tangisan mereka dianggap remeh. Lebih parah lagi, wanita akan merasa tangisan mereka dianggap sebagai akibat datangnya siklus bulanan.

5. "Jangan nangis lagi deh."
Mengatakan kalimat di atas tidak akan menghentikan tangisan seorang wanita. Yang akan terjadi adalah tangisan tersebut akan semakin kencang dan semakin sulit dihentikan. Berikan perhatian dan pelukan karena kedua hal nyata itulah yang justru akan menenangkan hati seorang wanita.

6. "Gak penting banget untuk ditangisi."
Pilihan kata-kata ini benar-benar buruk. Ketika wanita sedang menangisi seseorang atau sesuatu, tentu hal atau orang itu sangat berarti dan memiliki kesan khusus baginya. Jangan pernah memberitahu bagaimana penting atau tidaknya hal yang sedang ditangisi wanita karena mereka menganggap Anda tidak tahu apa-apa. Mengatakan hal tersebut hanya akan membuat wanita merasa dirinya memiliki gangguan mental. (Vemale.com)

Monday, September 24, 2012

5 Hal Penting Dalam Cinta yang Disepelekan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Cinta bukan sekadar berbagi, membelikan hadiah, atau tertawa bersama. Ada banyak hal penting lainnya yang malah sering dianggap beberapa orang sepele. Apa saja itu? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Boldsky berikut ini.

Memasak makanan kesukaan
Hal yang satu ini adalah kejutan terbaik yang bisa Anda lakukan untuk pasangan. Baik pria dan wanita sebaiknya melakukan hal ini demi menjaga kemesraan mereka bersama pasangan. Bukankah menyenangkan jika ada makanan favorit di meja setelah Anda kelelahan bekerja seharian?

Tidak pergi saat si dia kesepian
Pria biasanya cukup sulit meninggalkan jadwal main bersama temannya saat kekasihnya kesepian. Namun justru di sinilah keseriusan seseorang dinilai. Anda pun sebaiknya mencoba menunjukkan kepedulian pada pasangan. Jangan malah pergi saat si dia kesepian dan membutuhkan Anda.

Menulis catatan I Love You
Bagi pasangan yang sudah menikah, berapa kali Anda berkata kalau Anda mencintai pasangan dalam sehari? Mungkin hal-hal seperti ini dianggap sepele dan memalukan jika diucapkan secara langsung. Jadi kenapa Anda tidak mencoba menuliskan catatan I Love You dan menempelkannya di dapur, kamar mandi, cermin, atau bagian rumah yang lain untuk membahagiakan pasangan?

Mengirim pesan rindu
Di tengah-tengah pekerjaan, coba kirim pesan pendek betapa Anda sangat rindu pada si dia. Pesan yang terkesan sepele ini justru membuat pasangan bahagia dan merasa diinginkan. Siapa tahu si dia akan membalas dengan kata-kata I Love You!

Mengirim surat cinta
Meskipun sudah menjadi pasangan, tidak ada salahnya mengirim surat cinta. Terdengar kuno? Kirim saja surat cinta Anda melalui email. Tuliskan kata-kata romantis dan bilang padanya kalau Anda bersyukur bisa dipertemukan dengan pasangan. Tidak perlu terlalu sering mengirim, sekali-kali saja cukup untuk menjaga percikan cinta api Anda dan pasangan agar tetap menyala.

Hal-hal kecil tersebut di atas jangan lagi disepelekan. Sebab ternyata semuanya penting untuk menjaga cinta Anda dan pasangan. (Merdeka.com)

Sunday, September 23, 2012

Ini Jawabannya, Kenapa Pria Cenderung Kekanak-kanakan

Foto Jurnalfootage.net - Ilustrasi : Film berjudul Husbands, Sutradara, John Cassavetes 1970.


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Pernah mengeluhkan si dia yang suka bertindak kekanak-kanakan? Kalau sisi kekanak-kanakannya hanya terlihat dari kesukaannya mengoleksi action figures atau menonton serial Oggy and the Cockroaches sih, tak masalah. Bagaimana bila sifatnya yang tidak dewasa tersebut terwujud dalam ketidakmampuannya berempati dan menilai suasana hati orang lain?

Hal ini ternyata ada kaitannya dengan penggunaan dot atau empeng ketika ia masih kecil. Bagaimana ceritanya?

Bayi mengandalkan isyarat non verbal, khususnya ekspresi wajah, untuk berkomunikasi. Bayi juga meniru isyarat tersebut, dan saat melakukannya, mereka menemukan emosi di mana isyarat tersebut melekat. Namun, dalam penelitian yang dilakukan University of Wisconsin terhadap 100 anak, terungkap bahwa anak laki-laki usia 6 dan 7 tahun yang sewaktu kecil menggunakan dot kurang memiliki kemampuan meniru emosi yang diekspresikan oleh wajah-wajah dalam video.

"Bagaimana jika selalu ada sesuatu di mulut Anda, sehingga Anda tidak dapat meniru ekspresi wajah orang lain?" ujar pemimpin studi ini, Paula Niedenthal, PhD.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Basic and Applied Social Psychology tersebut, peneliti juga mewawancara lebih dari 600 mahasiswa. Mereka mendapati, pria muda di usia kuliahan yang orangtuanya mengaku mengandalkan empeng untuk anak mereka, mendapatkan nilai lebih rendah dalam tes untuk mengukur empati dan kemampuan menilai suasana hati orang lain. Namun pada remaja putri dan perempuan muda, tidak ditemukan perbedaan dalam kedewasaan emosional berdasarkan penggunaan dot semasa kecil.

"Perempuan cenderung lebih tepat dalam hal mengekspresikan maupun membaca isyarat emosional. Kami tidak tahu pasti bagaimana hal itu terjadi. Salah satu alasannya mungkin karena masyarakat mendorong anak perempuan untuk membaca emosi, sehingga mereka bekerja lebih keras untuk itu," lanjut Niedenthal.

Ia memperkirakan, orangtua juga banyak membahas mengenai proses emosional pada anak perempuan daripada anak laki-laki. Karena anak laki-laki tidak diharapkan untuk bersikap emosional, orangtua mungkin tidak mengimbangi penggunaan dot dengan membantu mereka belajar mengungkapkan emosi dengan cara lain.

Studi ini terinspirasi oleh penelitian mengenai orang dewasa yang menjalani prosedur Botox. Orang-orang yang melumpuhkan saraf-saraf wajahnya melalui injeksi Botox untuk kepentingan kosmetik ternyata tidak hanya mengalami penurunan dalam mengekspresikan emosi pada wajahnya, tetapi juga perasaannya. Inilah yang membuat tim Niedenthal berpikir mengenai periode kritis dalam perkembangan emosional.

Namun Niedenthal mengakui, tidak mudah meminta orangtua (dan bayinya) untuk berhenti menggunakan dot. Bagaimana pun, penggunaan dot saat anak tidur tidak akan mengacaukan kondisi emosional mereka. Karena, tidur bukanlah momen ketika bayi memelajari dan meniru ekspresi wajah orang lain.

Dari sisi kesehatan, menurut World Health Organization (WHO) kebiasaan memakai empeng juga berpeluang menghambat proses menyusui. Sedangkan  American Academy of Pediatrics mengungkapkan bahwa memakai empeng tidak dilarang selama tidak diberikan pada bayi yang sedang lapar. Mengisap dot saat bayi tidur juga mengurangi risiko sindrom kematian mendadak pada bayi (Sudden Infant Death Syndrome). Oleh karena itu, yang dianjurkan Niedenthal pada para orangtua hanyalah membatasi pemakaian dot pada siang hari. (kompas)

10 Fakta Mencengangkan Tentang Pria

Foto Jurnalfootage.net - Ilustrasi : Film berjudul Husbands, Sutradara, John Cassavetes 1970. 


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Untuk memahami pria, sederhana saja kuncinya, yakni menerima fakta bahwa kebanyakan pria memiliki 10 sifat atau perilaku ini.

1. Tak tahan goda. Jangan heran jika pasangan Anda tak berpaling ketika Anda perlahan melucuti pakaian, sambil membuat gerakan erotis di depannya. Pria mudah tergoda secara visual. Apalagi hal seksi seperti ini, yang sudah pasti akan membuatnya menggila. Ia mulai berimajinasi, apa yang terjadi kemudian. Perhatian dan pikirannya hanya berfokus pada satu hal, tubuh Anda yang sensual.

2. Tak tahan untuk tak melihat perempuan lain. Seperti perempuan yang tak tahan godaan saat melihat sepatu cantik terpajang di etalase dalam mal, pria juga tak mampu menahan diri saat melihat perempuan cantik atau menarik yang lewat di depannya. Bukannya tak sensitif, tapi perilaku pria seperti ini murni muncul karena dorongan alami dalam dirinya. Seperti Anda yang sekadar ingin tahu sepatu cantik di etalase tadi tanpa berniat membelinya atau bahkan tak ingin menyentuhnya, pria pun sekadar melihat belum tentu punya niat lebih.

3. Kekanakan. Pria tumbuh dewasa seiring bertambahnya usia, tapi mereka tetap menjadi anak laki-laki. Tak heran jika hobi yang dilakukannya juga terkadang terkesan kekanak-kanakan. Kebanyakan pria menyukai kegiatan yang berkaitan dengan menendang, melempar barang atau meninju teman pria lainnya. Beberapa perilaku ini boleh jadi kekanakan bagi Anda. Coba perhatikan saat pasangan Anda sedang berkumpul dengan teman prianya. Mereka begitu akrab dan saling berkomentar bahkan berteriak saat menyaksikan tayangan televisi kesukaaan mereka. Perlu Anda pahami, perilaku pria yang terkesan kekanakan ini merupakan salah satu cara mereka untuk melepas beban hidupnya. Jadi tak ada gunanya meminta pria meninggalkan perilaku seperti ini atau membatasi aktivitasnya tersebut. Biarkan saja pria melakukan akivitas "kekanakan" tersebut asalkan hanya bersama teman prianya, bukan saat berkumpul dengan teman-teman perempuan Anda apalagi di depan keluarga.

4. Suka berimajinasi liar. Pria lebih sering memikirkan seks dan kadang mereka juga membayangkannya. Fantasi seks pria juga bisa lebih liar dibandingkan perempuan. Jadi, jangaan heran jika ia punya koleksi film porno misalnya. Kalau Anda merasa nyaman untuk menyaksikannya bareng pasangan,silakan saja. Namun, pria takkan memaksakan pasangannya untuk melakukan hal yang ia lakukan, apalagi jika pasangannya merasa tak nyaman.

5. Selingkuh? Pria berpotensi selingkuh tapi bukan berarti mereka mau melakukannya. Bahkan beberapa pria merasa bersalah, terlalu malu, juga terlalu takut untuk berselingkuh. Walau akhirnya mereka membayangkan perselingkuhan. Sudah menjadi karakter pria, mereka melihat, menginginkan, dan membayangkan. Meski begitu, sebagian pria tak berani dan tak mau merusak apa yang sudah dimilikinya, istri dan keluarga. Hal ini yang mendorong mereka untuk tetap setia. Namun, sebagian pria mengaku akan berselingkuh hanya jika ada kemungkinan besar pasangan tak mengetahuinya sama sekali.

6. Butuh pengakuan. Pria punya bagian dalam dirinya, yang terkait dengan kekuatan dan kekuasaan. Mereka ingin perempuan menganggapnya kuat, sukses, seksi. Kebanyakan pria takkan mengakui hal ini, tapi mereka ingin dianggap sebagai sosok lebih pintar dari pasangannya. Meski begitu, pria takkan keberatan jika pasangannya 10 kali berpenampilan lebih baik darinya. Pencitraan diri sebagai sosok maskulin yang sukses, cerdas, berkuasa lebih dibutuhkan pria. Pengakuan dari pasangan menjadi pemenuhan kebutuhannya akan hal ini.

7. Menyukai seks oral. Survei menunjukkan, 80 persen dari 100 pria mengatakan ingin seks oral lebih sering. Pria menikmatinya karena tanpa perlu melakukan apa-apa, pria bisa merasakan sensasi luar biasa. Seks oral di pagi hari menjadi bentuk perhatian terbaik yang bisa diberikan pasangannya.

8. Tidak suka berteka-teki. Perempuan senang sekali mengandalkan intuisi, termasuk berharap orang lain punya intuisi kuat mengenai keinginan dan harapannya. Jangan berharap ini pada pria, karena kebanyakan pria tak suka berteka-teki dan lebih menginginkan sikap terus terang, mengatakan apa adanya tanpa membuatnya kebingungan untuk menerka maksud dibalik petunjuk atau tanda yang kerap diberikan perempuan kepadanya. Kalau Anda tak meminta maka pria pun takkan memberikan apa-apa, Anda pun tak mendapatkan apa yang Anda butuhkan.

9. "Ukuran" menjadi penting. Sahabat akrab pria adalah penisnya sendiri. Mereka menganggap penis adalah salah satu "perangkat" untuk menunjukkan kejantanannya. Bukan semata untuk kebutuhan seksual, tapi lebih kepada citra diri bahwa pria punya sesuatu yang bisa dibanggakan, body image yang mewakili kekuatan dirinya. Karena itu pria merasa ukuran itu penting. Sama seperti perempuan yang merasa lebih percaya diri dengan bentuk tubuh ideal. Sama seperti perempuan yang suka dipuji kalau berat badannya turun. Pria pun senang jika pasangannya memuji ukuran penisnya, meski faktanya tak selalu benar.

10. Tidak anggap penting valentine. Perayaan kasih sayang setiap 14 Februari kerap dianggap sebagai liburannya kaum hawa. Pria tak menganggap istimewa hari kasih sayang ini. Mereka tidak tahu ekspektasi apa yang dituntut pasangannya, tidak tahu harus berbuat apa, apa yang harus mereka beli dan berapa banyak, bagaimana seharunya mereka mengungkapkan perasaannya? Kebanyakan pria bingung dengan semua hal tersebut di hari valentine. Jadi jangan berharap banyak pria akan merencanakan momen romantis sesuai ekspektasi Anda. Bagi pria sederhana saja, mau makan malam bersama di hari valentine? Katakan saja demikian. Kalau Anda memberi petunjuk dan berharap pria akan merencanakan hal istimewa di hari valentine, jangan kecewa jika ia merancang sesuatu yang romantis menurut versinya, yang kadang jauh dari ekspektasi Anda. (kompas)

Wednesday, September 19, 2012

Tips Mengelola Pertengkaran dalam Keluarga

Foto Istimewa - Ilustrasi.

SUATU ketika saya kaget tiba-tiba seorang wanita menggebrak meja dan berteriak di depan atasan saya. Di atas meja sudah tergeletak bayi yang menangis dan meraung keras. Muncul dalam benak, masalah apa yang sedang dialami bos saya dengan seorang wanita yang histeris di kantor.

Jangan salah terka, itu bukan masalah bos saya, bukan selingkuhan atau kekasih yang meminta pertanggungjawaban, tapi seorang istri dari anak buahnya yang marah dan kecewa karena semalaman sang suami tak pulang ke rumah. Pertengkaran yang luar biasa, lalu keluar secara beruntun di depan bos semua kejelekan dari sang suami, keluar dari mulut wanita tersebut.

Itu adalah kisah nyata namun identitas harus disembunyikan karena berkait dengan privasi, meski demikian ada hikmah dibaliknya. Pertengkaran seolah menjadi momok bagi tiap orang, bahkan yang sudah bersahabat sejak lama pasti pernah mengalami pertengkaran meski hanya sekali. Apalagi ketika membina keluarga dengan pasangannya. Setiap orang memiliki pribadi yang berbeda dan sama-sama disatukan dalam perkawinan, sebuah situasi baru dan semua harus diadaptasikan.

Mengantisipasi sebuah pertengkaran tentu sulit, apalagi membuat sebuah keluarga tanpa satupun pertengkaran, hal itu sangat mustahil. Emosi, kondisi, di dalam maupun di luar diri semuanya bisa menjadi pemicu pertengkaran. Lalu bagaimana mengatasi sebuah pertengkaran? Berdasar ilmu psikologi yang saya pelajari, sesuai dengan basic keilmuan saya menyelesaikan studi S1 psikologi, ada sebuah gambaran terkait solusi akan hal tersebut. Mengatasi pertengkaran adalah dengan mengelolanya.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengelola pertengkaran, mulai dari mengatur emosi atau melampiaskan emosi dengan langkah yang tepat. Di Jepang bahkan ada tempat yang membantu tiap orang untuk melampiaskan kekesalan, banyak barang yang bisa dibanting, banyak benda yang bisa dipukul dan banyak ruang untuk berteriak-teriak tanpa mengganggu orang lain atau di sekitarnya.

Namun ada cara lain juga, melampiaskan emosi bisa dengan olahraga, bisa dengan bermain musik, bahkan tak sedikit orang yang bisa berkarya dengan bagus melalui puisi, pahatan maupun lukisan. Banyak seniman yang memanfaatkan emosi menjadi sebuah karya yang hebat. Tapi ada juga satu hal yang bisa dilakukan seperti menuliskannya di buku harian, semua uneg-uneg atau pemicu pertengkaran. Kisah berikut merupakan kisah inspiratif.
Saya mendapat kisah ini dari broadcast pesan melalui BlackBerry Messenger paman saya, setelah saya cek di internet ternyata banyak blog yang sudah memuat kisah ini. Sebuah blog menuliskan sumber dari kisah inspiratif ini dari Milis The Managers, saya mencoba menelusuri milis tersebut namun belum menemukannya. Menelusuri asal kisah bertujuan untuk menghargai penulis kisah ini dengan mencantumkan sebagai karyanya, semoga berikut ada yang bisa memberitahu penulis kisah ini. Terlepas dari siapa yang berkisih masri kita simak kisahnya dan serap hikmahnya. Sangat bermanfaat, percaya.
Berikut kisahnya :

BUKU HARIAN AYAH

Ayah & ibu sudah menikah 30 tahun & Michael tidak pernah melihat mereka bertengkar.

Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu mjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal2 kecil.

Ketika pulang ke rumah ayahnya, Michael menuturkan keluhannya pd ayahnya. Ayahnya mdengarkan kmdn masuk ke kamarnya, & keluar dg mengusung buku2 & ditumpuknya di depan Michael.

Sebagian buku sudah kuning, kelihatannya sudah disimpan lama. Dg penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan ayahnya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sp mnembusi bbrp halaman.

Michael mbaca halaman2 buku itu. Smuanya merupakan catatan hal2 sepele, “Suhu udara berubah jadi dingin, ia mulai merajut baju wol u/ku. Anak2 berisik, untung ada dia.”

Semua itu catatan kebaikan & cinta ibu kpd ayah, cinta ibu kpd anak2 & keluarga. Matanya blinang air mata. Michael mengangkat kepala, dg haru dia berkata pd ayahnya, “Ayah, saya sangat kagum pd ayah & ibu.”

Ayahnya bkata, “Tidak perlu kagum, kamu jg bisa.”

Ayah bkata lg, “Menjadi suami istri selama puluhan tahun, tdk mgkn mhindari ptengkaran. Ibumu kalau kesal, suka cari gara2, mlampiaskan kemarahannya & ngomel. Dalam buku aku tuliskan yg telah ibumu lakukan demi rumah tangga ini. Seringkali hatiku penuh amarah waktu menulis, kertasnya sampai sobek, tembus oleh pena. Tapi aku terus menulis semua kebaikannya. Aku renungkan, akhirnya emosi itu lenyap yg tinggal semuanya kebaikan ibumu.”

Michael mendengarkan, lalu bertanya, “Ayah, apakah ibu pernah melihat catatan ini?”

Ayah tertawa & bkata, “Ibumu jg memiliki buku. Bukunya berisi kebaikan diriku. Sering kami saling bertukar buku & saling menertawakan. Ha…ha…ha…”

Tiba-tiba Michael sadar akan rahasia pernikahan, "Mencintai itu sangat sederhana. Ingat dan catat kebaikan pasangan. Maafkan segala kesalahannya dan kuburlah dalam dalam ."

Sunday, September 2, 2012

Pastikan Pasangan Anda 'Normal' Lewat Tatapan Matanya

Foto Shutterstock - Studi mengungkap bahwa orientasi seksual seseorang dapat terungkap lewat pupil matanya.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Mata adalah jendela jiwa, tampaknya kiasan ini menjadi kuat oleh sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan. Menurut studi baru itu, gagasan bahwa pupil mata membesar saat terangsang ternyata lebih dari sekadar mitos yang populer. Semua itu benar adanya, setelah peneliti dari Cornell University, AS, menggunakan lensa inframerah khusus untuk mengukur perubahan pada mata individu saat menonton video erotis. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLoS ONE ini mencatat bahwa pupil seseorang melebar paling besar pada video yang dianggapnya menarik.

Studi ini juga membeberkan hasil temuannya lebih jauh, bukan sebatas pupil mata membesar saat terangsang, ternyata pembesaran pupil juga bisa mengungkapkan orientasi seksual pria. Dalam sebuah pernyataan, para peneliti mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa orientasi seksual dapat diungkapkan oleh dilatasi pupil kepada orang-orang yang menarik.

Penelitian sebelumnya, dalam mengungkap orientasi seksual seseorang melalui mekanisme menanyakan orang tentang seksualitas mereka, atau dengan menggunakan tindakan fisiologis seperti menilai stimulasi genital mereka. Metode ini, bagaimanapun, memunculkan masalah substansial.

"Kami ingin menemukan langkah alternatif yang akan menjadi indikasi otomatis orientasi seksual, tetapi tanpa invasif seperti langkah-langkah sebelumnya," kata Gerulf Rieger, penulis dan rekan peneliti di Cornell University, AS.

"Dengan teknologi baru ini kita dapat mengeksplorasi orientasi seksual dari orang-orang yang tidak akan pernah berpartisipasi dalam sebuah studi tentang stimulasi genital, seperti orang-orang dari budaya tradisional. Serta hal ini akan memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang cara seksualitas diekspresikan di seluruh planet."

Studi baru dari Cornell University ini menyingkap fakta, pria heteroseksual menunjukkan respons pupil kuat untuk video seksual wanita. Sedangkan wanita heteroseksual menunjukkan respons pupil yang sama untuk kedua jenis kelamin.

Hasil ini menegaskan penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa wanita memiliki jenis seksualitas yang berbeda dari pria. Selain itu, studi baru ini menjadi perdebatan panjang tentang biseksualitas pria. Pengertian sebelumnya adalah bahwa kebanyakan pria biseksual tidak mendasarkan identitas seksual mereka pada gairah fisiologis seksual, tetapi pada isu-isu romantis dan identitas.

Bertentangan dengan klaim ini, pria biseksual dalam studi baru menunjukkan dilatasi pupil yang membesar untuk video seksual baik pria maupun wanita.

"Akhirnya kami sekarang bisa berpendapat bahwa hasrat seksual yang fleksibel tidak hanya terbatas pada wanita, beberapa pria memilikinya juga, dan itu tecermin dalam pupil mata mereka," kata rekan penulis Ritch Savin-Williams.

"Pada kenyataannya, bahkan pengotakan antara normal, biseksual, dan gay tidak sepenuhnya menggambarkan identitas pria. Pada pria yang dapat dikatakan mostly straight juga merespons pada video erotis wanita dan pria. Akan tetapi, mereka menunjukkan rangsangan lebih banyak pada pria dibanding pria normal, tapi lebih sedikit daripada pria biseksual dan gay," Savin-Williams mencatat. (kompas)

Saturday, September 1, 2012

Hubungan Menikah dan Kebahagiaan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Dalam jangka panjang, sebuah penelitian menemukan orang yang sudah menikah lebih bahagia daripada mereka yang tidak menikah. Menenurut penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Michigan State University meskipun pernikahan tidak membuat orang lebih bahagia daripada ketika mereka masih lajang, namun menikah akan melindungi kebahagiaan saat dewasa.

"Studi kami menunjukkan rata-rata orang menikah lebih bahagia daripada seandainya mereka tidak menikah," kata peneliti di Departemen Psikologi Michigan State University Stevie CY Yap.

Yap bersama Ivana Anusic dan Richard Lucas mempelajari data ribuan peserta dalam survei berjalan. Mereka mencari apakah kepribadian bisa membantu orang beradaptasi dengan peristiwa besar dalam hidup termasuk penikahan. Dan mereka menemukan sifat-sifat kepribadian seperti kesadaran atau neurotisisme tidak membantu orang menangani kehilangan pekerjaan atau memiliki bayi.

Dalam penelitian sebelumnya, menurut mereka kepribadian penting dalam bagaimana orang bereaksi terhadap peristiwa kehidupan penting. Namun tidak ada efek konsisten dari kepribadian cara orang bereaksi dan beradaptasi dengan peristiwa besar.

Jadi secara umum, peserta dengan rata-rata di usia yang sama dan tidak menikah menunjukkan penurunan bertahap dalam kebahagiaan. Sedangkan mereka yang menikah bahagia bukan disebabkan karena tingkat kepuasan namun kestabilan dalam hidup. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Research in Personality. (Media Indonesia)

Thursday, August 30, 2012

Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Menikah di Umur 25

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Pernikahan adalah salah satu momen bahagia dan juga menakutkan bagi beberapa wanita. Seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut penyetaraan antara gender, banyak wanita yang menolak untuk menikah karena alasan karir. Namun, usia adalah segalanya.

Ketika pria dan wanita berkomitmen untuk mengikat janji setia, ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan dengan matang, salah satunya adalah masalah usia. Mungkin banyak dari Anda yang tidak menganggap usia menjadi sebuah masalah besar. Namun, ada beberapa alasan penting mengapa menikah diusia 25 tahun itu tepat untuk dilakukan. Simak alasannya dibawah ini, seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Perencanaan yang Matang
Jika menikah diusia 20-30 tahun, maka Anda tidak memilki banyak waktu untuk merencanakan segala sesuatu. Anda akan berada di bawah tekanan untuk memiliki keturunan, setelah itu setiap waktu akan sibuk untuk mengurus keluarga. Sedangkan bila menikah diusia 25 tahun, Anda akan memiliki awal tahun pernikahan yang dapat dinikmati berdua bersama suami serta dapat mengejar karir sesuai dengan keinginan.

2. Menikah itu Menyenangkan
Berada diusia 25 tahun merupakan masa peralihan dari Anda yang masih memiliki jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang lebih dewasa. Percampuran ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama suami. Dengan emosi Anda dan pasangan yang masih meledak-meledak, akan menjadi sebuah pembelajaran untuk menanganinya.

3. Usia Produktif
Dari dua alasan diatas, ini adalah alasan mengapa Anda harus menikah diusia 25 tahun, salah salah satunya yaitu usia yang produktif. Tidak hanya pada kegiatan sehari-hari tetapi organ kewanitaan Anda telah berkembang secara sempurna. Tubuh muda yang aktif secara sal akan sangat membantu Anda untuk merencanakan kehamilan. (Wolipop)

4 Hal Kecil yang Memperkuat Ikatan Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Terkadang karena kesibukan sehari-hari, empat hal kecil ini terlupakan oleh Anda dan pasangan. Jika empat hal kecil ini semakin sering dilupakan, ikatan pernikahan yang tadinya kuat bisa renggang. Apa saja empat hal itu?

1. Bilang 'tolong'
Meminta pasangan melakukan sesuatu tanpa mengucapkan kata 'tolong' akan terdengar seperti sebuah perintah. Dilansir She Knows, satu kata ini memang terdengar sepele dan tak membuat banyak perubahan, namun jika Anda menerapkannya, Anda akan terkejut betapa signifikannya efek kata 'tolong'. Pasangan akan lebih menghargai permintaan Anda.

2. Mengucapkan 'terimakasih'
Sama seperti 'tolong', 'terimakasih' juga kata yang penting diucapkan pada pasangan. Kata tersebut menunjukkan kalau Anda menghargai apa yang sudah dilakukannya untuk Anda.

3. Menanyakan Pendapatnya

Terkadang saat akan pergi ke bioskop untuk 'pacaran lagi' di akhir pekan, Anda langsung mengungkapkan film apa yang ingin ditonton. Kenapa tidak sesekali minta juga pendapatnya, soal film apa yang ia ingin tonton. Usahakan agar pasangan terlibat dalam proses pengambilan keputusan, terutama yang berkaitan dengan urusan rumah tangga atau pernikahan. Bukan berarti Anda jadi menanyakan semua hal padanya.

4. Menunjukkan Rasa Sayang
Menunjukkan rasa sayang bukan berarti dilakukan secara berlebihan. Cukup tindakan atau ucapan sederhana yang membuat pasangan merasa dicintai. Memegang tangannya, memberinya pelukan atau bersandar padanya adalah contoh yang bisa dilakukan. Tindakan sederhana ini tidak hanya membuatnya merasa nyaman, tapi juga Anda sendiri. (Wolipop)

Monday, August 27, 2012

7 Tanda Anda Sedang Jatuh Cinta

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Setiap orang pasti pernah merasakan manisnya jatuh cinta. Hanya saja kadang Anda tak sadar jika tengah mabuk asmara, malah berusaha mengingkarinya. Jika Anda terserang ragu menyukainya atau tidak, cek beberapa tanda berikut ini. Kalau Anda memilikinya, kemungkinan besar Anda benar-benar jatuh cinta kepadanya.

1. Otak Anda terasa seperti mabuk 'drugs'
Saat jatuh cinta, seringkali Anda merasa hati dan pikiran selalu senang dan melayang sama seperti saat menghisap narkoba. Hal ini disebabkan oleh otak Anda dipenuhi dengan beragam bahan kimia seperti oksitosin, dopamin, adrenalin, vasopresin saat jatuh cinta. Bahan kimia tersebut sama seperti bahan kimia yang dilepaskan otak saat menikmati heroin.

2. Anda bisa mempercayainya
Mungkin beberapa waktu lalu, Anda dan dia adalah orang asing. Namun, entah mengapa, dalam waktu singkat Anda merasa dia adalah orang yang tepat untuk berbagi sedikit rahasia Anda. Adanya perasaan aman dan nyaman untuk berbagi cerita dengannya merupakan sebuah tanda bahwa Anda mungkin saja menyukainya.

3. Hanya dia yang paling menarik
Anda pastinya punya idola, sebut saja Ryan Gosling. Namun, saat jatuh cinta, pria-pria idola ini akan kehilangan daya tariknya di mata Anda. Dan saat itu, Anda hanya menganggap dia adalah pria yang paling sempurna.

4. Mudah akrab dengan si dia
Ketika jatuh cinta, otak Anda akan merangsang terbentuknya 'love drug' atau hormon oksitosin. Hormon ini akan membuat Anda mudah serta merasa bersahabat dan akrab dengannya.

5. Jarang sakit kepala
Mungkin saja saat jatuh cinta, Anda tak lagi membutuhkan ibuprofen atau obat pereda sakit kepala. Para peneliti dari harvard Medical School mengungkapkan, terbentuknya oksitosin saat jatuh cinta akan membantu mengurangi risiko sakit kepala.

6. Bola mata membesar
Ketika melihat seseorang yang menarik perhatian Anda, pupil mata Anda akan membesar. Penelitian yang dilakukan oleh psikolog Eckhard Hess mengungkapkan bahwa pupil mata seseorang akan secara otomatis membesar ketika melihat lawan jenis yang menarik perhatian mereka. Hal ini disebabkan karena adanya gerakan tak terkontrol akibat detak jantung yang semakin meningkat.

7. Tak mudah stres
Nah, kalau yang ini menjelaskan dunia terasa indah dan menyenangkan saat jatuh cinta. Perasaan senang yang timbul membuat Anda terbebas dari meningkatnya hormon kortisol di dalam tubuh. Makanya Anda jadi tak mudah stres. (KOMPAS.com)

Anne Ahira....Nasihat Pernikahan yang tak Terlupakan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Bacalah nasehat pernikahan ini, renungkanlah dalam hatimu, karena pernikahan abadi itu adalah kehendak Ilahi.

Pada saat Allah menciptakan bumi ini
Allah telah menciptakan pula manusia beserta pasangannya
Dan pada proses kehidupannya, Allah akan menuntun manusia itu
Untuk menemukan pasangan yang telah ditentukan-Nya itu
Melalui hati yang penuh cinta

Ketika janji setia untuk sehidup semati
Di awal pernikahan
Di situlah Allah telah bekerja untuk mempersatukanmu dengan jodohmu
Yang telah ditentukan-Nya sejak dahulu
Karena itu bersyukurlah bahwa kamu telah menemukan
Pasangan hidupmu dengan Ridha-Nya

Banyak nasehat pernikahan yang sudah menceritakan padamu, bukan?

Pernikahan itu sebenarnya adalah awal kehidupanmu yang sebenarnya di mana dituntut tanggung jawabmu untuk saling menjaga satu sama lain. Ya... pernikahan bukanlah akhir dari suatu perjalanan. Pernikahan itu hanyalah awalan yang baru dalam melangkah, berjalan bergandengan tangan dengan pasangan secara bersama-sama.

Mungkin di awal pernikahan akan banyak hal-hal baru yang saling ditemukan, yang mengejutkan, yang baru diketahui atau bahkan yang menjengkelkan sekalipun. Karena itu perlulah sikap saling mengerti, menjaga dan mengingatkan satu sama lain.

Dalam perjalanan pernikahan ini akan banyak pula ketidaksukaan yang timbul satu sama lain, akibat dari kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing. Maka bersabarlah, karena di balik kekurangan yang kamu temukan dari pasanganmu, pastilah ada kelebihan yang membuat kamu memiliki alasan untuk menikahi pasanganmu.

Jika terjadi kesalahan baik dari pihak suami atau pihak istri, salinglah menasehati. Karena di muka bumi ini tidak ada satu orang manusia pun yang diciptakan sempurna. Begitu pula kamu dan pasanganmu. Untuk itu perteballah rasa ikhlasmu untuk saling memaafkan.

Janganlah berusaha mengubah pasanganmu sesuai dengan yang kamu inginkan. Baik dirimu sendiri maupun pasanganmu adalah manusia-manusia yang diciptakan secara istimewa. Tidak ada manusia yang diciptakan sama sekalipun kembar. Untuk itu, saling mendukunglah untuk menjadi diri sendiri dengan pribadi yang terpuji. Ingatlah bahwa seorang suami yang baik adalah suami yang mampu menerima istrinya apa adanya dengan segala kelebihan dan kekurangannya, begitu pula sebaliknya. Manusia yang terbaik adalah manusia yang mampu menjaga dan menyayangi keluarganya.

Kamu dan pasanganmu, hiduplah saling menghormati, berbahagia dalam cinta dan kasih sayang yang terus kalian bina. Istri berusahalah patuh pada suami dan suami jadilah suami yang pantas untuk dipatuhi istri. Jadilah kalian berdua perhiasan dunia bagi pasangan masing-masing agar jalan pernikahan ini akan sampai pada ujungnya kelak, di mana hanya maut yang mampu memisahkan kalian berdua.

Jadikanlah pasanganmu sebaik-baiknya perhiasan duniamu, hartamu yang paling berharga.
(Anne Ahira)

Sunday, August 26, 2012

Aplikasi Pernikahan Ini Bisa Koneksikan Tamu Sebelum Hari 'H'

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Anda merencanakan pernikahan? Sebuah aplikasi berbasis web baru memungkinkan calon pengantin untuk membuat website dengan fitur sosial. Aplikasi tersebut bisa menghubungkan tamu dengan pengguna jejaring sosial sebelum hari 'H'.

Dilansir Emirates247, Rabu (16/5/2012), aplikasi ini disebut Weduary, bagi Anda yang penasaran bisa mengaksesnya melalui situs Weduary.com. Aplikasi ini menyediakan cara sederhana untuk menciptakan website pernikahan dengan tampilan modern dan memunginkan pasangan untuk mengundang tamu menggunakan situs jejaring sosial seperti Facebook.

Aplikasi tersebut memberikan informasi kepada tamu untuk menghadiri acara yang merupakan teman-teman dari Facebook. Selain itu, aplikasi juga memberikan kabar kepada orang-orang di Facebook yang memiliki common interests yang sama dan merupakan mutual friends.

Apabila seorang tamu menyatakan menghadiri acara pernikahan seorang diri, maka terdapat fitur di dalam aplikasi yang disebut Flirt (rayuan) untuk menunjuk seseorang yang berstatus single yang juga akan hadir di acara. "Kami memberikan orang lembar contekan pada siapa yang bertemu pada acara pernikahan tersebut," ujar CEO Brit & Co, The Digital Lifestyle Weduary, Brit Morin.

Selain menghubungkan tamu, aplikasi ini juga menyediakan rincian mengenai tanggal atau waktu pernikahan, informasi hotel dan link terkait pendaftaran pasangan. Setiap tamu mendapatkan profil mereka sendiri dan bukan tidak mungkin para tamu yang masih melajang ini bisa mengawali perjumpaan mereka, kemudian jatuh cinta dan bisa berlanjut ke pelaminan nantinya.

"Aplikasi ini mengabarkan di hotel mana para tamu akan tinggal, kapan mereka tiba di acara, menunjukkan cerita favorit pada kedua mempelai dan apa jenis ponsel mereka," terangnya.

Informasi pada aplikasi ini juga dapat berguna untuk membantu para tamu mengkoordinasikan rencana perjalanan, hadiah untuk calon pengantin atau akomodasi lainnya. Morin yakin industri pernikahan sudah matang untuk berinovasi dengan memanfaatkan aplikasi berbasis web.

Kabarnya, perusahaan juga bekerja pada sebuah aplikasi iPhone yang memanfaatkan komunikasi real-time antara tamu-tamu lain di pesta pernikahan. Website pernikahan populer lain seperti TheKnot.com dan WeddingWire menyediakan website pernikahan gratis, namun tanpa sosial komponen yang disematkan di dalamnya.

Menurut survei yang dilakukan tahun lalu oleh situs TheKnot.com dan WeddingChannel.com, mengungkap sekira 70 persen calon pengantin membuat website pernikahan pribadi. (Okezone)

Saturday, August 25, 2012

Lima Tahap Dalam Perkawinan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Cinta anda mulai pudar terhadap pasangan? Sepertinya tidak ada lagi kisah romantis seperti saat bulan madu dulu? Apakah ini berarti komitmen pernikahan perlu dipertanyakan?
Simak dulu pendapat Dawn J. Lipthrott, LCSW, seorang psikoterapis dan juga marriage and relationship educator and coach, dia mengatakan bahwa ada lima tahap perkembangan dalam kehidupan perkawinan. Hubungan dalam pernikahan bisa berkembang dalam tahapan yang bisa diduga sebelumnya. Namun perubahan dari satu tahap ke tahap berikut memang tidak terjadi secara mencolok dan tak memiliki patokan batas waktu yang pasti.  Bisa jadi antara pasangan suami-istri, yang satu dengan yang lain, memiliki waktu berbeda saat menghadapi dan melalui tahapannya. Namun anda dan pasangan dapat saling merasakannya.

Tahap pertama : Romantic Love. Saat ini adalah saat Anda dan pasangan merasakan gelora cinta yang menggebu-gebu. Ini terjadi di saat bulan madu pernikahan. Anda dan pasangan pada tahap ini selalu melakukan kegiatan bersama-sama dalam situasi romantis dan penuh cinta.

Tahap kedua : Dissapointment or Distress. Masih menurut Dawn, di tahap ini pasangan suami istri kerap saling menyalahkan, memiliki rasa marah dan kecewa pada pasangan, berusaha menang atau lebih benar dari pasangannya. Terkadang salah satu dari pasangan yang mengalami hal ini berusaha untuk mengalihkan perasaan stres yang memuncak dengan menjalin hubungan dengan orang lain, mencurahkan perhatian ke pekerjaan, anak atau hal lain sepanjang sesuai dengan minat dan kebutuhan masing-masing. Menurut Dawn tahapan ini bisa membawa pasangan suami-istri ke situasi yang tak tertahankan lagi terhadap hubungan dengan pasangannya.  Banyak pasangan di tahap ini memilih berpisah dengan pasangannya

Tahap ketiga : Knowledge and Awareness. Dawn mengungkapkan bahwa pasangan suami istri yang sampai pada tahap ini akan lebih memahami bagaimana posisi dan diri pasangannya. Pasangan ini juga sibuk  menggali informasi tentang bagaimana kebahagiaan pernikahan itu terjadi. Menurut Dawn juga, pasangan yang sampai di tahap ini biasanya senang untuk meminta kiat-kiat kebahagiaan rumah tangga kepada pasangan lain yang lebih tua atau mengikuti seminar-seminar dan konsultasi perkawinan.

Tahap keempat
: Transformation. Suami istri di tahap ini akan mencoba tingkah laku  yang berkenan di hati pasangannya. Anda akan membuktikan untuk menjadi pasangan yang tepat bagi pasangan Anda. Dalam tahap ini sudah berkembang sebuah pemahaman yang menyeluruh antara Anda dan pasangan dalam mensikapi perbedaan yang terjadi. Saat itu, Anda dan pasangan akan saling menunjukkan penghargaan, empati dan ketulusan untuk mengembangkan kehidupan perkawinan yang nyaman dan tentram.

Tahap kelima:  Real Love. “Anda berdua akan kembali dipenuhi dengan keceriaan, kemesraan, keintiman, kebahagiaan, dan kebersamaan dengan pasangan,” ujar Dawn.  Psikoterapis ini menjelaskan pula bahwa waktu yang dimiliki oleh pasangan suami istri seolah digunakan untuk saling memberikan perhatian satu sama lain. Suami dan istri semakin menghayati cinta kasih pasangannya sebagai realitas yang menetap. “Real love sangatlah mungkin untuk Anda dan pasangan jika Anda berdua memiliki keinginan untuk mewujudkannya. Real love tidak bisa terjadi dengan sendirinya tanpa adanya usaha Anda berdua,” ingat Dawn.

Lebih lanjut Dawn menyarankan pula, “Jangan hancurkan hubungan pernikahan Anda dan pasangan hanya karena merasa tak sesuai atau sulit memahami pasangan. Anda hanya perlu sabar menjalani dan mengulang tahap perkembangan dalam pernikahan ini. Jadikanlah kelanggengan pernikahan Anda berdua sebagai suatu hadiah berharga bagi diri sendiri, pasangan, dan juga anak. (Ayahbunda.com)

Bila "Orang Siang" Menikah dengan "Orang Malam"

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Pekerja shift yang berisiko paling besar menghadapi disfungsi fisik dan perkawinan adalah mereka yang bekerja berdasarkan rotasi seperti perawat, polisi, petugas di unit gawat darurat dan pekerja pabrik yang bekerja dengan shift yang berubah-ubah. Jam biologis mereka benar-benar menjadi tidak beraturan.

Beberapa penelitian klinis dalam buku Marital Therapy menunjukkan bahwa sering terjadi konflik antara pasangan yang mempunyai kebiasaan kerja di malam hari dan siang hari. Data penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan psikologis dan metabolisme yang mendasar antara orang-orang yang bekerja di siang dan malam hari.

"Orang siang" cenderung lebih menyukai kegiatan fisik dan meluangkan banyak waktu di luar rumah. Mereka umumnya mengoptimalkan energi dan performa tugasnya jauh lebih bagus  bekerja di siang hari. Sebaliknya "Orang malam" cenderung tidak menyukai kegiatan fisik. Mereka memiliki keterlibatan sosial yang tinggi, cenderung lebih aktif secara seksual, dan lebih menyukai melakukan hubungan badan di penghujung hari.

Dengan perbedaan itu, maka pernikahan antara "orang siang" dan  "orang malam" bisa melahirkan stres dalam hubungan pasangan.  Pasangan yang berbeda irama ini akan lebih sedikit melakukan percakapan serius dan aktivitas bersama, khususnya aktivitas seksual.

Salah satu potensi konflik yang paling umum terjadi adalah, setelah bekerja di malam hari orang yang bekerja shift malam ini membutuhkan suasana damai dan tenang di pagi hari.  Namun, pada saat yang sama, pasangan dan anggota lainnya justru baru memulai aktivitas pagi hari. Umumnya, suasana pagilah menjadi heboh alias gaduh. Ini tentu saja bisa mengganggu ketenangan tidurnya.

Bagi pria tentu merasa tidak ada tanggungjawab sepulang tugas malam di pagi hari. Tetapi Bagi perempuan bekerja shift malam masih harus menjalankan tanggung- jawabnya sebagai istri dan ibu. Dia wajib mengurus rumah, memasak, menyiapkan anak ke sekolah dan sebagainya. Hal ini tentu mengurangi jumlah jam tidur, dan mempengaruhi emosinya.

Dilema lain bagi pasangan yang bekerja dengan sistem shift adalah jarang melihat pasangannya. Sangat sedikit sedikit waktu untuk menikmati hiburan dan rekreasi bersama. Padahal, dalam kondisi stres seperti ini mereka butuh hiburan dan penguatan. Jangan heran godaan menyeleweng menjadi besar jika tidak mampu mengelola konflik dan tekanan situasi ini.

Beberapa pekerja yang beresiko paling besar menghadapi disfungsi fisik dan perkawinan adalah mereka yang bekerja berdasarkan rotasi seperti perawat, polisi, dan petugas di unit gawat darurat. Juga mereka para pekerja pabrik yang bekerja dengan shift yang berubah-ubah.  Jam biologis mereka menjadi tidak beraturan. Suasana moodnya seperti menderita jet-lag yang kronis, alias berlangsung  untuk waktu yang panjang. Belum tenang sudah harus bekerja lagi.

Beberapa penelitian menunjukkan bila pasangan "tak seirama" ini tidak cakap mengelola  konflik maka mudah meningkatkan kecenderungan bercerai. Tetapi jika mereka  bisa  mengatasi berbagai stres dengan baik maka mereka bisa menghasilkan kelenturan yang lebih tinggi dan kemampuan adaptasi yang lebih baik, dibandingkan dengan pasangan yang seirama.

Tidak sedikit dari angkatan kerja dewasa ini bekerja secara bergiliran.  Penelitian menunjukkan bahwa bekerja secara shift merupakan salah satu stresor yang bisa memperburuk masalah kecil yang sebelumnya sudah ada. Atau memicu konflik kecil menjadi lebih besar. Salah satu penyebab adalah pekerja shift ini tidurnya kurang dari 7 jam. Tidak mengherankan jika mereka yang bekerja dengan sistem shift cenderung mengalami penyakit hingga meningkatnya kematian. (KOMPAS.com)

6 Alasan Sulit Mendapat Teman Hidup

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Sesungguhnya menikah itu membawa manfaat yang besar. Namun dalam realita di sekitar kita ada beberapa pria atau wanita yang enggan atau takut menikah.

Ada pula yang ingin sekali menikah tetapi tidak mudah menemukan teman hidupnya. Sedangkan sebagian lain mungkin ada rencana atau kondisi lain yang membuat mereka memutuskan untuk tidak menikah.

Ada banyak variasi jawaban ketika ditanya, "mengapa belum menikah?" Seperti penjelasan di atas. Beberapa orang memilih lebih baik telat daripada tergesa-gesa tapi salah.

Ada enam alasan umum mengapa sulit menemukan teman hidup. Tentu pandangan ini terbatas.

Pertama, terlalu idealis. Biasanya ini karena pengaruh orangtua yang sudah menaruh harapan tinggi pada putra atau putrinya. Misalnya orangtua mengharuskan anaknya menikah dengan pasangan yang satu suku. Ada juga yang meminta putranya menikah dengan putri dari keluarga yang status sosialnya sama, dan lain-lain. Namun sayangnya, si anak tidak memiliki ketrampilan bergaul yang cukup. Pergaulannya terbatas, sehingga dia kesulitan mendapatkan pacar seperti yang diharapkan orangtua.

Kedua, karena konsep dan harga diri yang miskin (inferior). Mereka yang minder biasanya suka menghakimi dan menyalahkan diri. Misalnya, "Aku ini bodoh, mana ada yang mau sama aku."Atau menyalahkan diri dan berkata, "Ah, mana mungkin dia mau sama aku yang miskin ini." Orang lain berkata dalam hatinya, "Ah, aku tidak pantas jadi pacarnya." Perasaan minder ini membuat sahabat tidak merasa nyaman bergaul dengan Anda.

Ketiga, jiwa yang memberontak. Sikap demikian terbentuk karena orang tersebut melihat perkawinan orangtuanya "sakit". Sesehari dia menyaksikan Ibunya menderita karena ulah sang ayah, yang kasar dan egois. Akibatnya, dia merasa menikah itu bukan hal yang menyenangkan. Muncullah pergumulan batin "Untuk apa aku menikah jika hanya membuat diri menderita?". Pada kasus lain, si gadis mungkin pernah trauma dan sakit hati pada pacarnya. Dia sudah bertunangan dan nyaris menikah, tapi akhirnya si pria memutuskan hubungan mereka secara sepihak. Apalagi mereka sudah lama berpacaran dan hubungan teralu intim. Dalam hatinya dia berkesimpulan, "Ah...Semua pria sama saja, pembohong dan tidak setia."

Keempat, karena punya kepribadian "anti-sosial". Biasanya pemuda-pemudi demikian mengalami kekerasan masa kecil dari ayah. Akhirnya dia tumbuh sebagai pria yang kasar, suka menghina orang (seperti ayahnya). Akibatnya, banyak teman putrinya segan dekat atau bersahabat. Jangankan bicara, kadang melihat wajahnya saja, teman dan lawan jenisnya sudah takut. Atau pada kasus wanita yang dianiaya secara fisik dan psikis oleh ibunya. Dibesarkan ibu yang dominan dan cerewet. Dipingit oleh ortu, dsb. Maka bisa terbentuk karakter "anti-sosial", dan membuat sulit bergaul.

Kelima, karena kurang modis, baik dalam hal berpakaian maupun yang lain. Kadang-kadang penggunaan parfum dibutuhkan, terutama jika Anda punya masalah dengan bau badan. Soal baju tentu relatif dan tidak harus mahal. Tetapi nyaman saat dilihat dan tidak kuno begitu, namun tetap sopan.

Keenam, ada juga yang sulit mendapat pacar dan teman hidup karena terlalu pasrah alias pasif. Hanya berharap, menunggu Tuhan akan mengirimkan. Berdoa tapi tidak ada usaha. Tentu saja ini tidak mungkin. Untuk mendapat teman hidup Anda harus berusaha, bergaul seluas mungkin serta kreatif memilih sahabat. (KOMPAS.com)
 
Copyright © 2012-2014 The Wedding