LATEST UPDATES

Bulan Madu

Pengantin Baru

Rumah Tangga

From our Blog

Showing posts with label Pesta Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Pesta Pernikahan. Show all posts

Thursday, August 30, 2012

5 Hal yang Bisa Dihemat untuk Menekan Budget Pesta Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menyusun biaya untuk pesta pernikahan memang sulit. Menyesuaikan keinginan dengan budget yang ada seringkali membuat Anda stres. Tetapi jangan dulu khawatir. Dikutip dari suite 101, ada beberapa cara untuk menghemat biaya pernikahan, salah satunya dengan menekan biaya pada lima hal ini.

Bunga
Pemakaian bunga untuk dekorasi bisa membuat biaya pernikahan Anda membengkak. Kini Anda bisa menghemat pemakaian bunga dengan mengganti detail pernikahan. Misalnya dengan kain-kain warna-warni, lampion, lampu-lampu kecil dan sebagainya. Jika tetap ingin memakai bunga, pastikan bunga tersebut tidak langka, sehingga harganya lebih terjangkau.

Venue
Sesuaikan tempat menikah Anda dengan jumlah undangan. Lokasi juga perlu diperhatikan. Jangan memaksakan diri untuk menyewa gedung-gedung pernikahan yang sangat mahal. Karena gedung yang biasa-biasa saja juga bisa tampak indah dengan konsep dekorasi yang benar. Pastikan juga gedung yang Anda pilih memiliki rekanan dengan vendor lain, seperti dekorator dan katering. Karena jika tidak, ada biaya ekstra untuk memasukkan vendor pilihan Anda.

Musik
Anda tak perlu menyewa band dengan piano klasik, saxophone dan biola. Untuk menghemat biaya, alunan musik akustik pun cukup membuat suasana pesta semakin romantis. Selain itu, soundsystem yang Anda perlukan pun tak terlalu rumit, sehingga dapat menghemat biaya. Mau yang lebih murah lagi? Menggunakan CD yang berisikan lagu-lagu cinta atau lagu adat juga bisa jadi pilihan.

Kartu Undangan
Undangan bisa menjadi salah satu hal yang bisa membuat budget Anda membengkak. Untuk itu, pilihlah undangan yang unik namun tidak memiliki terlalu banyak detail. Misalnya, pilih material kartu yang murah atau, hindari menggunakan aksesori seperti pita, renda atau warna tindat berkilauan. Boleh saja Anda memilih kartu yang mahal, namun ingat undangan yang sudah tak terpakai biasanya akan berakhir di tempat sampah.

Souvenir
Sama seperti kartu undangan, souvenir pun juga bisa membuat budget lebih besar dari yang diperkirakan. Kuncinya, pilih souvenir yang terjangkau namun memiliki manfaat. Contoh yang paling umum adalah, kartu ucapan kosong dan kipas. Jika ingin souvenir yang unik namun tidak terlalu mahal, Anda bisa memilih gula-gula seperti coklat atau permen lolipop. (Wolipop)

Monday, August 27, 2012

10 Lagu Favorit untuk Pesta Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Ada ribuan lagu romantis yang telah diciptakan dan dipopulerkan banyak penyanyi, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Tapi hanya sebagian yang memiliki makna mendalam, yang bisa menggambarkan indahnya sebuah pernikahan. Sedang mencari lagu untuk mengiringi hari istimewa Anda dan kekasih di pelaminan? Simaklah 10 lagu romantis yang paling favorit untuk pernikahan berikut ini.

1. A Thousand Years
Lagu yang menjadi soundtrack film 'The Breaking Dawn: Part 1' ini dinyanyikan oleh Christina Perri. Syair lagu ini sangat menggambarkan perasaan Bella Swan dan Edward Cullen (dan mungkin hampir semua pasangan pengantin pada umumnya) ketika berjalan di altar dan detik-detik menjelang pengucapan janji setia di hadapan penghulu. Melodi dan lirik yang romantis, menjadikan lagu ini sesuai jadi pengiring untuk pesta pernikahan.

2. From This Moment On
Siapa yang tidak kenal lagu ini? Sejak dirilis pada pertengahan tahun 90-an sampai sekarang, lagu yang dinyanyikan Shania Twain ini selalu jadi lagu favorit di pesta pernikahan. Ucapan janji untuk selalu bersama dan saling mencintai baik di saat lemah maupun kuat, sedih atau senang, saat terbaik maupun terburuk di dalam lirik sangat cocok untuk menggambarkan nuansa pernikahan yang sakral.

3. Dia
Lagu semi-jazz yang dinyanyikan Maliq N D'Essentials ini pun jadi pilihan favorit untuk diputar di pesta pernikahan. Secara eksplisit, liriknya menceritakan seseorang yang telah menemukan tambatan hati. Pasangan yang sempurna, tulus dan mencintai apa adanya.

4. Because Of You
Keith Martin merilis dan mempopulerkan lagu ini pada 2004, dan hingga kini masih menjadi lagu hit di Amerika Serikat dan Asia. Tak dipungkiri, lagu ini memang menjadi overrated karena besarnya exposure dan seringnya diputar di TV maupun radio-radio di seluruh dunia. Tapi tetap saja, melodi yang catchy dan romantis membuat 'Because of You' masih jadi lagu pilihan favorit untuk pernikahan.

5. Close To You
Lagu milik band The Carpenters ini termasuk lawas, dirilis pada 1970, namun termasuk dalam kategori everlasting love yang masih akan tetap digemari dari generasi ke generasi. Bahkan albumnya yang bertitel sama, menempati urutan ke 175 dalam daftar 500 album terbaik sepanjang masa versi Majalah Rolling Stone.

6. L-O-V-E
"L, is for the way you look at me. O, is for the Only one I see. V, is Very Very extraordinary and E, is Even more than anyone that you adore and LOVE..." Melihat lirik awalnya, tak diragukan kalau lagu ini memang diciptakan untuk mengisi 'soundtrack' pernikahan. Berapa puluh, atau mungkin ratusan kali Anda mendengar lagu yang dipopulerkan Nat King Cole ini diputar saat menghadiri resepsi teman atau kerabat?

7. Menikahimu
Sepertinya band Kahitna memang mendedikasikan lagu ini untuk semua pasangan yang mengikat janji suci dan melangkah ke pelaminan. Menceritakan pelabuhan asmara, untuk saling menjaga kesetiaan dan melintasi perjalanan usia bersama.

8. You're My Everything
Soundtrack film 'Cinta Silver' ini dinyanyikan penyanyi R&B Glenn Fredly. Suara merdu Glenn yang mengalun lembut, melodi up-beat dan ceria cocok untuk mendampingi pesta pernikahan dengan konsep casual atau garden party. Jika diperhatikan dengan seksama, liriknya menyiratkan sebuah lamaran menikah dari seorang pria kepada kekasihnya.

9. Marry You
Mendengar lagu milik Bruno Mars ini, Anda yang masih lajang mungkin ingin segera menikah. Lagu romantis yang dibawakan dengan tempo cepat dan progresif memang bisa membuat pendengarnya lebih bersemangat. Cocok untuk membangkitkan suasana ceria dan bahagia di pesta pernikahan. 'Hey Baby, I think I wanna Marry You!'

10. When You Say Nothing At All
Bahasa tubuh kadang lebih efektif mengungkapkan perasaan cinta dibandingkan kata-kata. Itu mungkin pesan yang ingin disampaikan lagu yang dinyanyikan Ronan Keating ini. Senyuman yang menyiratkan keinginan untuk selalu bersama, tatapan mata pertanda kesetiaan dan sentuhan tangan untuk saling menopang pasangan, adalah sepenggal makna yang menggambarkan harapan akan sebuah pernikahan yang langgeng. (Wolipop)

Sunday, August 26, 2012

Jaga Perkataan Saat Hari Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Hari pernikahan adalah selalu menjadi momen yang paling membahagiakan bagi para pengantin. Bahkan sebelum hari itu datang, binar kebahagiaan selalu menyelimuti sang calon pengantin. Anda yang berada di dekat calon pengantin atau hadir dalam acara pernikahan, tentu akan mendapat cipratan kebahagiaan, apalagi jika sang mempelai adalah keluarga atau sahabat dekat Anda.

Hanya saja, ada beberapa kata yang perlu diperhatikan pada hari tersebut. Karena jika salah, Anda dapat menghancurkan kebahagiaan mereka. Sebenarnya beberapa kalimat terlarang ini justru sering terlontar.

“Pesta pernikahan ini sangat membosankan.”
Itu sebenarnya hak Anda pribadi untuk berpendapat demikian. Namun sangat tidak pantas jika Anda mengatakan itu di depan sang pengantin ataupun siapapun yang hadir pada pesta pernikahan tersebut. Orang yang menikah pasti sudah mengeluarkan banyak biaya dan sudah memberikan yang terbaik untuk tamu mereka. Ada baiknya bila Anda simpan pendapat tersebut, sekalipun pesta pernikahan tersebut adalah acara paling membosankan yang pernah Anda hadiri.

Apapun tentang bentuk tubuh atau berat badan
Berat badan adalah hal yang sensitif, terutama bagi mempelai wanita. Menanyakan berapa berat badan yang turun agar gaun atau kebaya pernikahan cukup dipakai dapat menjadi pertanyaan yang menyinggung hati sang mempelai. Terlebih lagi jika tepat pada hari pernikahannya, Anda dengan meledek dengan ucapan seperti, “Duh... bela-belain diet ya biar kebayanya cukup?” atau yang lebih parah lagi mengatakan, “Kenapa pakai gaun ini? Badan kamu jadi kelihatan gendut banget.”

“Kenapa kamu mau menikah dengan dia?”
Ada banyak jawaban yang dapat Anda dengar dari pertanyaan ini. Namun, untuk apa Anda melontarkan pertanyaan tersebut? Sang mempelai telah menetapkan pilihan untuk hidup bersama pasangannya dengan alasan apapun, sehingga pertanyaan tersebut sebenarnya tidak perlu dilontarkan. Mungkin Anda berpikir mereka bukan pasangan yang cocok, tetapi penilaian atau selera sang mempelai tidak harus sama dengan Anda. Hindarilah pertanyaan tersebut, apalagi dengan nada yang sinis.

Menanyakan biaya pesta
Jangan tanyakan itu di depan pengantin tepat pada hari H, terlebih lagi jika Anda tidak punya kepentingan apapun terhadap berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk pesta tersebut. Jika memang membutuhkan angka rupiah sebagai bayangan atau gambaran berapa biaya yang akan Anda keluarkan kelak saat menikah, tanyakan beberapa hari setelah acara, berbicara empat mata, dan katakan alasan Anda mengapa bertanya demikian.

Menanyakan tentang tamu yang diundang
Siapapun tamu yang diundang oleh kedua mempelai adalah hak mereka. Mereka tentu telah memutuskan siapa yang diundang dan siapa yang tidak, dengan alasan yang hanya menjadi kepentingan mereka dan keluarga. Mereka tidak akan mengundang secara acak, sehingga Anda tidak perlu menanyakan alasan mereka tidak mengundang seseorang yang menurut Anda seharusnya masuk dalam daftar undangan.

Sesuatu mengenai perceraian
Memberi saran tentang persiapan mental pada mempelai memang diperlukan sebelum hari pernikahan, termasuk kemungkinan adanya pertengkaran dalam rumah tangga. Saat hari H datang, sangat tidak pantas jika Anda membicarakan mengenai pernikahan yang tidak bahagia, kekerasan dalam rumah tangga, bahkan perceraian.

Ingat! Pada hari yang berbahagia itu, sang mempelai sedang mempersiapkan jalan menuju pernikahan yang bahagia. Jangan pernah pula mengatakan, “Semoga ini menjadi pernikahan terakhir kamu,” pada mempelai yang pernah mengalami perceraian. Itu sangat tidak pantas diucapkan sekalipun untuk bahan bercanda.

Menanyakan rencana memiliki jumlah anak
Itu bukan urusan Anda. Salah satu tujuan dari pernikahan memang menghasilkan keturunan, namun tidak semua pernikahan bertujuan untuk hal tersebut. Beberapa pasangan pada tahun-tahun terakhir ini menikah karena saling mencintai dan tidak terlalu memikirkan kapan akan memiliki anak atau berapa banyak anak yang ingin mereka miliki.

Hal ini menjadi privasi sang pengantin, beri saja komentar mengenai cantiknya mempelai wanita dan betapa menyenangkan pesta mereka, hindari membahas masa depan sang mempelai.

Maka, lebih berhati-hatilah dalam berucap, terutama di saat yang penting. (Okto Magazine)

Agar Foto Pernikahan Keren, Ajukan Daftar Ini ke Fotografer

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Meskipun Anda telah menyewa tim fotografer ternama, tak ada salahnya bila Anda mengajukan daftar momen-momen pada hari pernikahan yang tak boleh lupa untuk diabadikan. Buat daftar momen ini seminggu sebelum hari pernikahan. Bila fotografer Anda bukan spesialis foto perkawinan, daftar yang Anda buat ini akan sangat membantunya.

Anda bisa memilih beberapa momen ini, baik untuk foto still maupun foto candid.
Persiapan
  • Pengantin wanita saat menjalani rias wajah dan rambut.
  • Gaun pengantin atau jas yang digantung di hanger, dihamparkan di ranjang, atau menjuntai di sandaran kursi.
  • Still life shots dari sepatu, perhiasan, dasi, dan pernik lainnya.
  • Detail foto dari buket bunga pengantin wanita dan pengirinya.
  • Foto candid saat pengiring pengantin mengenakan pakaiannya.
  • Ibu membantu mengancingkan gaun atau kebaya pengantin.
  • Ibu membantu merapikan pakaian pengantin, seperti veil gaun pengantin atau lipatan kain kebaya.
  • Foto seluruh badan dari pengantin yang sudah mengenakan gaun atau kebayanya sambil berkaca di cermin.
  • Ayah menatap pengantin putri dalam gaun atau kebayanya.
  • Pengantin putri bersama orangtua dan saudara-saudaranya.
  • Pengantin putri bersama para pengiringnya.
  • Pengantin pria bersiap bersama ayah dan pengiringnya.
  • Foto close-up dari cincin kawin.
  • Pengantin pria bersama orangtua dan saudara-saudaranya.
  • Pengantin pria bersama para pengiringnya.
  • Pengantin pria merapikan dasi atau kancing jas atau beskapnya.
  • Kedua pengantin secara terpisah berangkat menuju lokasi pemberkatan atau akad.
Upacara Pernikahan
  • Bagian interior atau eksterior dari lokasi upacara sebelum tamu tiba.
  • Kedua pengantin menunggu untuk memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.
  • Ekspresi kedua pengantin secara close-up saat memasuki lokasi pemberkatan/akad nikah.
  • Kedua orangtua pengantin berjalan memasuki tempat upacara.
  • Orangtua dan keluarga pengantin menempati tempat duduk masing-masing.
  • Kedua pengantin duduk di tempat yang sudah disediakan.
  • Ekspresi kedua orangtua pengantin saat upacara berlangsung.
  • Wide shot dari altar atau mesjid, dari sudut pandang tamu.
  • Wide shot tamu, dari sudut pandang pasangan pengantin.
  • Momen khusus seperti saat pengantin pria mengucapkan ijab kabul.
  • Close-up dari pengantin pria dan wanita saat mengucapkan janji perkawinan.
  • Close-up tangan pengantin pria dan wanita saat bertukar cincin.
  • Sungkem, cium, dan peluk
  • Kedua pengantin sungkem kepada kedua orangtua untuk meminta restu.
  • Kedua pengantin saling mencium pipi.
  • Ekspresi close-up dari kedua pengantin setelah sah menjadi suami-istri.
  • Kedua pengantin berpelukan dengan keluarga dan teman-teman.
  • Kedua pengantin berjalan keluar dari tempat upacara.
Sebelum Resepsi
  • Pengantin pria dan wanita berdiri bersama.
  • Pengantin wanita dengan orangtua.
  • Pengantin wanita dengan saudara-saudaranya.
  • Pengantin wanita dengan seluruh keluarga.
  • Pengantin pria dengan orangtua.
  • Pengantin pria dengan saudara-saudaranya.
  • Pengantin pria dengan seluruh keluarga.
  • Kedua pengantin dengan orangtua pengantin wanita.
  • Kedua pengantin dengan orangtua pengantin pria.
  • Kedua pengantin dengan kedua orangtua pengantin.
  • Kedua pengantin dengan seluruh anggota keluarga.
  • Kedua pengantin dengan para pengiring pengantin.
  • Kedua pengantin dengan seluruh panitia.
Resepsi
  • Bagian eksterior maupun interior dari tempat resepsi.
  • Still-life shots dari bunga, menu, dekorasi, table setting, kue pengantin, tumpeng, atau gelas Champagne (bila ada).
  • Tamu-tamu tiba, dan menandatangani buku tamu.
  • Kedua pengantin tiba.
  • Ekspresi para temu menyaksikan kehadiran kedua pengantin.
  • Kedua pengantin menyesap Champagne.
  • Kedua pengantin saling bertegur sapa dengan tamu.
  • Kedua pengantin saling berdansa (bila ada).
  • Kedua pengantin menerima salam dari para tamu.
  • Ekspresi close-up dari kedua pengantin saat menyambut tamu.
  • Shot dari MC atau pengisi acara tengah tampil.
  • Kedua pengantin memotong kue pengantin atau tumpeng.
  • Bouquet toss (lempar bunga).
  • Kedua pengantin keluar dari tempat resepsi.
  • Mobil pengantin, serta saat kedua pengantin memasuki mobil.
(Pernikahan Semarang)

Saturday, August 25, 2012

6 Kebutuhan Paling Penting Dalam Pesta Pernikahan

Foto Koleksi Anne Ahira.
PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menyelenggarakan pesta pernikahan memang gampang–gampang susah, terutama dalam mengatur aliran dana yang akan dikeluarkan untuk pesta pernikahan, namun sebetulnya ada kebutuhan yang paling mendasar dimana hal tersebut menjadi bagian paling penting dalam menyelenggarakan pesta pernikahan.

Ada 6 kebutuhan paling penting dalam pesta pernikahan, dan kami memberikan Anda apa yang akan menjadi bagian penting itu :

1. Makanan dan minuman 
Ini faktor utama yang akan menyedot biaya pesta pernikahan paling besar ada sekitar 30–40% biaya pesta pernikahan Anda akan tersedot kemari, yang termasuk di dalam faktor ini selain makanan dan minuman, ada biaya sewa tempat resepsi pernikahan, bila pesta yang Anda selenggarakan di resto atau yang menyediakan jasa katering, biasanya harga sewa gedung pernikahan sudah termasuk di dalamnya.

2. Dekorasi dan hiburan 
Di dalam ini termasuk dekorasi panggung, kue pengantin, bunga, tenda, AC tambahan, lighting, sound system, dan hiburan yang akan Anda tampilkan dalam acara resepsi pernikahan, setidaknya 25–30% biaya pernikahan akan Anda alokasikan untuk kebutuhan ini.

3. Bridal dan Tailor 
Faktor yang berisikan mengenai jas pengantin pria dan gaun pengantin wanita, termasuk di dalamnya , tata rias wajah pengantin, tata rias orang tua, tata rambut untuk pengantin, ada sekitar 10% biaya akan Anda keluarkan untuk porsi ini.

4. Fotografi dan videografi
Tentunya faktor ini tidak akan Anda terlewatkan, karena 2 keahlian ini yang akan mengabadikan pesta pernikahan Anda dalam bentuk album foto dan rekaman video, kurang lebih 10% Anda perlukan untuk kebutuhan fotografer dan videografer pernikahan.

5. Kartu dan Souvenir 
Faktor yang berhubungan dengan urusan alat tulis dan cetak mencetak, seperti kartu undangan pernikahan, souvenir pernikahan, ucapan terima kasih, setidaknya Anda akan mengalokasikan dana sekitar 5% untuk kebutuhan kartu undangan pernikahan dan souvenir pernikahan.

6. Administrasi 
Faktor ini sering kali terlewatkan bahkan lupa disadari bahwa biaya ini juga ada, misalnya biaya pajak, perijinan, keamanan, transportasi, makanan kecil, serta kebutuhan–kebutuhan kecil yang tidak terduga. Setidaknya ada sekitar 5% biaya pernikahan Anda akan disiapkan untuk mengatasi hal ini. (Semarang Wedding)

3 Alasan Pesta Pernikahan Sebaiknya Dibuat Sederhana

Foto Koleksi Wolipop.
Menggelar pesta pernikahan tak harus selalu dengan konsep yang megah dan mengundang ribuan orang. Lihat saja pasangan Natalie Portman dan Benjamien Millepied yang mengadakan pesta pernikahan 'rahasia' yang sederhana.

Selain karena lebih intim, ada beberapa alasan lain mengapa Anda sebaiknya memilih pesta pernikahan yang sederhana dan tidak terlalu digembar-gemborkan. Seperti yang dikutip dari Your Tango, ini dia alasannya.

1. Tak Ada Drama
Mempersiapkan pesta pernikahan selalu identik dengan drama. Baik karena vendor perkawinan, pemilihan konsep adat, hingga warna gaun untuk para pengiring pengantin. Tak jarang Anda memaksakan kehendak diri atau malah, melupakan pernikahan impian hanya karena ingin menyenangkan hati orang lain. Dengan menggelar pesta pernikahan 'rahasia' artinya, Anda dan pasangan jadi lebih fokus dengan keinginan serta inti dari pernikahan itu sendiri.

2. Berkurangnya Budjet
Berapapun jumlah tamu yang datang, pernikahan Anda tetap merupakan acara yang besar dan penting. Memasukan teman dan keluarga yang tidak pernah Anda temui selama beberapa tahun ke dalam daftar tamu, hanya akan membuat budjet bengkak. Sebaliknya, dengan tamu undangan yang sedikit, Anda bisa menyisakan uang yang nantinya dapat dialokasikan untuk perjalanan bulan madu yang istimewa.

3. Sangat Romantis
Mengapa? Karena pernikahan 'rahasia' itu berbeda dari yang lainnya. Belakangan ini banyak pengantin yang memposting foto pernikahannya ke akun Instagram atau Twitter, bahkan tepat seusai acara pemberkatan. Semuanya tentang berbagi cerita dan juga, pamer.

Dengan tidak membagi segala hal tentang hari spesial Anda dengan pasangan yang dicintai, artinya Anda tidak lagi menjadi seorang yang egois. Anda tak ingin membiarkan orang asing di internet 'ikut campur' dalam acara yang paling sakral, serta menyimpannya hanya untuk Anda dan pasangan. Adakah yang lebih romantis dari hal itu? (Wolipop)
 
Copyright © 2012-2014 The Wedding