LATEST UPDATES

Bulan Madu

Pengantin Baru

Rumah Tangga

From our Blog

Showing posts with label Pengantin Baru. Show all posts
Showing posts with label Pengantin Baru. Show all posts

Sunday, September 2, 2012

Pengantin Baru Harus Tahu Delapan Hal Ini

Foto Istimewa - Ilustrasi


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Menyatukan dua kepala dalam satu perahu bukan hal yang mudah, meski saat pacaran Anda dan si dia merasa satu jiwa, satu napas, atau saling klop satu sama lain. Perlu Anda ketahui, hidup bersama perlu banyak penyesuaian dan hal itu terjadi hampir kepada semua pasangan pengantin baru.

1. "Sudah isi belum?"
Pertanyaan ini akan muncul lebih cepat dari yang Anda kira. Padahal, pesta pernikahan saja baru seminggu yang lalu, dan akan semakin sering timbul seiring dengan bertambahnya usia pernikahan. Sangat mungkin hal ini akan menimbulkan stres tersendiri. Tetapi, perlu Anda ingat, ada hal-hal yang memang di luar kendali manusia. Mungkin saja orang yang bertanya tak punya ide topik pembicaraan saat bertemu dengan Anda. Nah, bagaimana jika Anda yang menentukan topik dan mengarahkan percakapan?

2. Lebih sering bertengkar
Gabungan dari dua kehidupan dapat membuat kericuhan sendiri, bahkan bagi pasangan yang sabar sekalipun. Hal sepele, seperti ia selalu saja sembarangan meninggalkan pakaian kotor di lantai, handuk basah di tempat tidur, atau kebiasaan Anda berganti-ganti pakaian sebelum keluar rumah membuatnya gila. Semua itu akan memicu adu mulut, pertengkaran kecil, hingga saling melontarkan ejekan kasar yang selama pacaran tak pernah keluar. Ini bukan sesuatu yang buruk, sebab setelah pertengkaran dan berbaikan terus-menerus, justru mampu menguatkan ikatan kalian. Konflik bisa memecah belah, tapi juga menguatkan hubungan. Meski Anda tak mungkin menghindari konflik dengan suami, tapi tetap bisa mengendalikan hasilnya. 

3. Keluarganya ikut campur
Harus disadari bahwa hasil dari pernikahan adalah penambahan anggota keluarga baru yang juga penting. Orang tua suami akan berada dalam hidup Anda untuk jangka panjang (selamanya). Ibu mertua sangat mungkin membuat Anda stres oleh semua nasihat yang tidak Anda minta. Mulai dari dekorasi rumah hingga menu makan malam. Anda akan sangat mungkin dengan mudah menganggap beliau turut campur atau ikut mengatur kehidupan rumah tangga Anda. Kuncinya adalah dengan tetaplah menganggap semua itu sebagai nasihat orang tua kepada anaknya. Terima saja semua masukan darinya, dengarkan lebih dahulu, toh semua keputusan ada di tangan Anda.

4. Kangen ibu sendiri
Sekarang Anda sudah hidup bersama suami, jangan heran jika Anda merindukan hari-hari ketika orang lain mengurus semua tugas domestik yang membosankan. Segala tanggung jawab, mulai dari kebersihan rumah hingga mengatur menu yang dulunya dikerjakan oleh ibu Anda, sekarang menjadi domain Anda. Bahkan jika suami bersedia membantu, tetap saja Anda akan merindukan masa-masa bebas tanggung jawab.

5. Seks menjadi hal yang rutin
Tenang, hal ini tidak berarti bahwa setelah menikah gairah akan semakin melemah atau lenyap. Sebenarnya hanya lebih mudah diprediksi dan menjadi hal rutin yang diulang-ulang. Jangan buru-buru mengambil kesimpulan Anda bosan, karena hal yang sebenarnya terjadi adalah proses perubahan. Bayangkan saja, hal yang dulu masa pacaran bikin kalian penasaran setengah mati sekaligus takut untuk kebablasan, setelah menikah semuanya bebas dilakukan kapan saja. Tak hanya urusan seks, kehidupan bersamanya pada umumnya menjadi pola yang lebih dapat diprediksi. Kurang deg-degannya. Dalam departemen seks tak perlu khawatir, sebab untuk yang satu ini sudah banyak panduannya, misalnya majalah perempuan atau klik saja Kompas Female bagian artikel seks. Masalah teratasi!

6. Kebiasaan buruk terungkap
Mungkin saat pacaran dulu Anda tak pernah mengetahui betapa joroknya dia. Seperti kebiasaan makan di atas tempat tidur sambil menonton televisi dan meninggalkan remah-remah di seprai. Minum soda langsung dari botolnya tanpa gelas, kemudian sisanya ditaruh kembali di kulkas atau meninggalkan piring kotor di meja makan begitu saja. Ingatlah dua hal, pertama, tak ada lelaki yang sempurna. Kedua, Anda menikahinya karena cinta, dan sedikit demi sedikit atas nama cinta ia bisa berubah kok. Apalagi dengan rayuan lembut perempuan yang dicintainya.

7. Mendapatkan hadiah yang tidak romantis
Hal seperti ini tidak selalu terjadi sih, tapi ada kemungkinan tahun depan, saat merayakan ulang tahun pernikahan (atau ulang tahun Anda) sangat mungkin diberi hadiah yang sangat tidak romantis. Misal, Anda mendapatkan hadiah satu set cangkir atau blender. Kebanyakan laki-laki memang selalu berpikir praktis, mungkin ia berpikir Anda membutuhkannya. Saran: tak ada salahnya memberi dia sedikit petunjuk tentang hadiah yang Anda inginkan. Percayalah, seiring waktu ia akan belajar dan tahu hadiah yang Anda suka tanpa diberi petunjuk.

8. Pentingnya liburan berdua
Saat ini, setelah menikah, bulan madu masih terasa baru kemarin. Tetapi, setelah sekian lama menikah dengan banyaknya hal yang selalu saja lebih mendesak dan penting dibanding berlibur berdua, kalian akan lupa untuk mengagendakannya. Sayang sekali, maka sejak awal berkomitmenlah untuk melakukannya rutin. Tak perlu harus menguras kocek banyak seperti liburan keluar negeri, cukup pergi keluar kota berduaan saat akhir pekan. Hal ini akan menjaga romantisme dan mengingatkan kembali alasan kalian berdua menikah, apa lagi kalau bukan cinta. (kompas)

Thursday, August 30, 2012

Kemesraan Pengantin Baru, Hanya Bertahan 14 Bulan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Masa-masa indah pernikahan dirasakan beberapa pasangan hanya terjadi di awal-awal saja. Sebuah survei pun ternyata membuktikan itu. Kemesraan pengantin baru hanya bertahan 14 bulan.

Dilansir Genius Beauty, survei tersebut digelar BetterBathrooms. Survei itu diikuti oleh 2 ribu pasangan.

Dari survei tersebut terungkap, masa-masa keindahan bulan madu setiap pasangan yang ikut survei bertahan tidak lebih dari 14 bulan. Setelah 14 bulan berlalu, pasangan kembali lupa untuk mengucapkan kata cinta satu sama lain.

Ketika masa bulan madu berakhir, para wanita biasanya juga jadi kembali tidak terlalu lagi mempedulikan penampilannya di rumah. Hal yang sama terjadi pada pria, mereka tidak lagi menjaga penampilannya, seperti malas bercukur.

Jika kemesraan yang hilang itu dibiarkan, kondisi pernikahan tersebut bisa semakin mengkhawatirkan. Pasangan akan sering bertengkar karena hal-hal kecil, mulai dari urusan rumah tangga sampai kebiasaan mereka di rumah.

Hasil survei ini pun membuat pihak BetterBathrooms melalui juru bicaranya, mengingatkan pada setiap pasangan menikah agar tetap menjaga kemesraan mereka. Jangan sampai kemesraan itu hanya bertahan selama masa bulan madu saja. (Wolipop)

Monday, August 27, 2012

10 Tips Keuangan Untuk Pengantin Baru

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Jika Anda baru saja menikah, Selamat! Anda telah membawa perubahan yang luar biasa dalam hidup anda, dan cepat atau lambat anda akan segera menyadari bahwa salah satu perubahan yang paling drastis dan penting melibatkan uang.

Mengelola keuangan pada saat bujangan dan menikah sangatlah berbeda, saat setelah menikah banyak perubahan pola pikir keuangan yang harus dilakukan. Dari berbagi rekening bank, menetapkan tujuan keuangan, asuransi yang dibutuhkan, dan masih banyak lagi yang harus dibicarakan. Dan karena uang merupakan hal yang cukup emosional – dan salah satu penyebab utama perceraian – keberhasilan pernikahan Anda juga dapat ditentukan oleh kebiasaan keuangan yang Anda dan pasangan bangun sejak awal.

Untuk membangun start yang baik, ada 10 langkah untuk mulai menggabungkan keuangan Anda.

1 | Mulai Menabung
Anda mungkin telah memakai menghabiskan seluruh tabungan untuk melangsungkan pernikahan. Nah sekarang adalah waktu untuk membangunnya kembali. Untuk awal kumpulkan paling tidak sebanyak 6 bulan pengeluaran bulanan sebagai dana darurat. Selain itu mulai juga perencanaan pensiun anda dari tempat kerja dengan menginvestasikan uang anda dalam portofolio yang terdiversifikasi sesuai dengan tujuan keuangan keluarga.

2 | Ucapkan selamat tinggal pada rekening terpisah
Ketika telah menikah, uang bukan milikmu atau milikku tapi milik berdua. Buatlah satu rekening giro atau tabungan untuk tujuan keuangan bersama.


3 | Update penerima manfaat
Ubah semua penerima manfaat pada polis asuransi, program pensiun, reksadana, dan surat berharga lainnya dengan nama pasangan Anda. Hal ini sebenarnya tidak mutlak dilakukan, terutama apabila Anda dan pasangan belum mempunyai anak. Namun terkadang sangat diperlukan, terutama apabila Anda tidak punya orang lain lagi untuk dipercaya.

4 | Hutang
Jika pasangan anda belum tahu menahu tentang utang anda, hal tersebut lebih baik dibicarakan. Dengan itu Anda dapat memutuskan bagaimana Anda berdua akan melunasi pinjaman tersebut

5 | Cari tahu kemana uang Anda habis
Anda dan pasangan bekerja sama untuk melacak pengeluaran keluarga. Lebih mudah untuk melakukan evaluasi dan mencapai tujuan keuangan bila Anda mengerti dengan seksama kemana saja uang Anda dihabiskan dan pola pengeluaran A.

6 | Buatlah kesepakatan tentang pengeluaran keluarga
Seperti layaknya lajang, Anda berdua pasti telah mendapatkan dan menghabiskan uang selama bertahun-tahun tanpa berkonsultasi siapa pun. Sayangnya hari-hari tersebut akan berakhir setelah menikah. Bisa dicoba untuk mendiskusikan dengan pasangan tentang pendekatan dan kebiasaan Anda untuk menangani uang. Apakah satu orang pemboros dan satu lagi hemat? Buatlah aturan untuk menangani perbedaan, mungkin menetapkan batas pengeluaran bulanan untuk setiap orang atau menjanjikan untuk menyimpan sejumlah tertentu setiap bulan untuk mencapai suatu tujuan bersama.

7 | Prioritaskan pembelian.
Bagian dari menikah berarti bersama-sama memutuskan bagaimana membelanjakan uang Anda. Buatlah daftar pembelian yang akan datang – biaya sekolah anak, rumah, mobil, furnitur ruangan atau hewan peliharaan – dan memprioritaskan mereka daripada pengeluaran lain.

8 | Konsolidasi kartu kredit Anda.
Hindari memiliki kartu kredit lebih dari yang Anda butuhkan. Hal ini juga membuat lebih mudah untuk melacak pengeluaran rumah tangga.

9 | Beli asuransi jiwa.
Jika Anda perlu kedua dari pendapatan Anda untuk membayar pengeluaran bulanan Anda – dan sebagian besar pasangan melakukan – pastikan Anda berdua memiliki asuransi jiwa yang cukup untuk saling melindungi. Hal ini mutlak dilakukan apabila anda berdua sudah mempunyai tanggungan, misalnya anak atau orang tua.

10 | Mengatur dokumen.
Pastikan Anda berdua tahu di mana dokumen penting disimpan. Ini termasuk akte kelahiran dan pernikahan, kartu Jaminan Sosial, bank dan informasi rekening investasi, dan catatan pajak. Hal ini memudahkan kita untuk mencari dokumen tersebut saat dibutuhkan. (Devino Rizki)

Saturday, August 25, 2012

Dekorasi Buat Pengantin Baru

Foto Koleksi Okezone.
PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Pernikahan bukan hanya menyatukan dua jiwa, tapi juga ego dan kepentingan. Yang paling mencolok terlihat adalah "perseteruan" dalam mendekorasi rumah, terutama dalam pemilihan desain pada tiap ruangan.

Rangkaian prosesi pernikahan telah berjalan lancar dan sempurna. Acara bulan madu pun sudah berlangsung dengan penuh kesan. Bagi para pengantin baru, tugas selanjutnya yang tak kalah merepotkan adalah merencanakan dekorasi rumah.Ini merupakan kali pertama pasangan suami dan istri menggabungkan gaya pribadi. Yang paling rumit tentu menyatukan cara pandang dari "aku" dan "kamu", menjadi ”kita”.

Namun, Kelley Proxmire dari Kelley Interior Design mengatakan, permasalahan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog yang intensif dengan pasangan. "Komunikasi diperlukan dalam semua aspek pernikahan, bahkan pilihan desain interior," kata dia. "Diskusikan ide serta visi Anda dan pastikan berada pada satu arah terhadap desain yang akan diaplikasikan," lanjutnya, seperti dikutip dari laman Washingtonian.

Proxmire menyarankan Anda membuat gambar yang Anda dan pasangan sukai untuk disampaikan kepada seorang desainer interior. Biasanya desainer interior bisa melihat tema apa yang sedang digemari, yang akan membantu saat membuat rencana desain. Anda dapat menemukan gaya pilihan Anda dengan bantuan website atau membaca artikel di halaman media massa.

Jika pasangan jiwa Anda tidak begitu tertarik pada dekorasi rumah seperti Anda, tetap libatkan dia dengan mempersempit apa yang Anda inginkan menjadi dua atau tiga pilihan dan membiarkan dia yang pilih. Jangan "membanjiri" suami atau istri Anda dengan melibatkan dia dalam tiap keputusan tunggal. Proxmire menyarankan untuk menanyakan persetujuan kepada item yang lebih besar seperti sofa,yang bisa berada di rumah selama lebih dari sepuluh tahun.

Jangan lupa berkompromi, setelah semuanya berakhir, Anda berdua harus merasa nyaman di ruangan tempat Anda berbagi. Biasanya, konflik pasangan suami istri (pasutri) soal desain berakar dari kebiasaan seseorang dibesarkan dalam keluarganya. Ambil contoh orang yang dibesarkan dalam rumah yang menggunakan permadani oriental, cenderung berpikir bahwa satu-satunya cara menghias lantai adalah dengan menempatkan karpet.

Proxmire menyarankan Anda untuk berkompromi dengan tipe seperti itu.Gunakan karpet pada satu ruangan saja. Pasutri juga mesti memiliki ruang sendiri di rumah untuk dihias sesuai keinginan. Proxmire baru-baru ini berkesempatan mendesain apartemen seluas 81 meter persegi milik pengantin baru Brocky dan Lauren yang berdomisili di Washington DC.

Tujuan utama pasangan ini adalah menemukan skema warna di mana mereka bisa hidup bahagia dan memiliki ruang yang kondusif untuk menghibur. Proxmire tahu, pasangan tersebut ingin sekali membangun bar. Namun,ruangannya terlampau kecil dan dia tidak ingin mengambil ruang terlalu banyak, selain tempat duduk di ruang tamu. Sebaliknya, Proxmire menggunakan sebuah lemari tua yang dipasangi cermin dan dicat hijau di bagian dalamnya sehingga bisa dijadikan sebagai bar. (Okezone)

Persiapan untuk Pengantin Baru Menghadapi Malam Pertama

Foto Koleksi Wolipop.
PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Malam pertama jadi momen yang paling ditunggu pengantin baru. Agar malam pertama berjalan sesuai harapan, ini dia berbagai persiapan yang perlu dilakukan.

1. Baju Seksi
Untuk malam pertama, tentu akan jadi lebih menyenangkan apabila Anda mengenakan lingerie atau busana lain yang membuat Anda merasa seksi. Perasaan seksi ini penting agar Anda percaya diri dan si dia pun mendapatkan moodnya untuk bercinta. Kenapa perlu percaya diri? Salah satu kunci untuk mendapatkan orgasme adalah kepercayaan diri.

2. Pelumas Alami atau Buatan
Stres bisa membuat Miss V kering sehingga saat pasangan melakukan penetrasi, Anda bisa merasakan sakit atau tidak nyaman. Solusinya? Tidak ada salahnya memakai pelumas di malam pertama Anda dan pasangan bercinta. Sebaiknya pilih pelumas yang berbahan dasar air. Jika pelumas tak mau Anda jadikan pilihan, solusi lainnya adalah dengan melakukan foreplay selama yang Anda butuhkan. Agar Miss V memiliki cukup banyak cairan, mereka harus merasa benar-benar bergairah.

3. Kamar
Buat suasana kamar yang akan digunakan untuk menghabiskan malam pertama, menjadi romantis. Suasana romantis ini berguna agar Anda dan pasangan mood untuk bercinta. Suasana tersebut juga bisa membuat rileks. Untuk menciptakan suasana romantis, Anda bisa menambahkan mawar di sekitar tempat tidur. Bisa juga dengan memasang seprai berwarna merah, pink, cokelat atau emas.

4. Wewangian
Anda bisa menaruh aromatheraphy yang wanginya bisa membuat mood bercinta muncul. Aromatherapy dengan bunga geranium misalnya. Zat dalam bunga tersebut bisa merangsang kelenjar korteks di atas ginjal, yang bertanggungjawab memproduksi beberapa hormon seksual.
5. Cahaya
Untuk menambah momen intim, jangan gunakan lampu neon yang terang benderang. Gunakan lampu dengan cahaya yang temaram, semisal lampu meja atau lampu dengan tudung penutup yang membuat nuansa kamar jadi berwarna jingga atau kemerahan. Aura sensual pun akan muncul dan membuat Anda berdua lebih bergairah.

6. Merawat Diri
Sebelum pesta pernikahan, biasanya wanita akan melakukan perawatan pra nikah. Bagi Anda calon pengantin yang belum sempat membuat janji dengan salon kesayangan, sebaiknya lekas lakukan. Merawat diri sebeum menikah, seperti melakukan shaving akan membuat tubuh Anda bersih, wangi serta terlihat lebih menawan. Hal ini juga akan membangkitkan kepercayaan diri Anda saat menghadapi malam pertama.
7. Atasi Stres
Meskipun Anda sudah merasa mendapatkan cukup foreplay, jangan minta si dia terburu-buru melakukan penetrasi. Penetrasi yang terburu-buru bisa membuat Anda merasakan sakit. Agar tidak sakit, kuncinya adalah rileks dan nikmati momen tersebut. Jangan terlalu fokus pada pikiran soal apakah akan sakit atau tidak. (Wolipop)

10 Pengalaman Pertama untuk Pengantin Baru

Foto Koleksi Wedding Belle.
1. Pertengkaran hebat pertama kali
Anda mungkin pernah bertengkar sebelumnya, namun Anda mungkin akan menyadari bahwa pertengkaran ini berbeda dari biasanya. Lebih intens. Belajarlah dari kesalahan tersebut, jika Anda ingin pernikahan Anda langgeng, maka belajarlah untuk bertengkar lebih produktif lain kali.

Hindari kata-kata berbahaya seperti “Kamu selalu...” dan “Kamu tidak pernah...” dan mengungkit masalah lama hanya untuk membuat pasangan Anda terlihat lemah. Beri waktu sebentar untuk jaga jarak satu sama lain, tenangkan diri Anda, dan katakan pada pasangan Anda bahwa Anda mencintainya, benci bertengkar dan Anda menyesal telah menyakitinya.

2. Berkumpul pertama kali dengan teman-teman setelah menikah

Anda harus memaklumi bahwa mungkin saja teman Anda belum biasa dengan status baru Anda. Beberapa dari teman-teman Anda mungkin terpacu untuk segera menikah juga atau yang lain merasa cemburu akan “kehidupan sempurna” Anda. Sahabat terbaik Anda hanya ingin tahu Anda tidak benar-benar berubah dan kebahagiaan Anda bukanlah ancaman untuk mereka.

Jadi ketika Anda berpesta bersama dengan teman-teman wanita Anda, tunjukkan bahwa Anda masih menyenangkan. Jangan terus-terusan berbicara tentang seberapa harmonis pernikahan Anda atau sok-sokan menasihati teman lajang Anda bahwa dia pasti akan segera menyusul Anda untuk menjadi pengantin.

3. Belanja besar pertama

Sebelum Anda dan pasangan membeli hal yang besar, Anda berdua harus yakin 100 persen akan keadaan finansial Anda. Anda mungkin akan menggebu-gebu dalam mewujudkan pembelian tersebut, sementara suami Anda mungkin sedikit lama dan banyak pertimbangan. Temukan jalan tengah dan Anda akan mendapatkan pelajaran penting dalam soal anggaran dan bekerja sama untuk mewujudkan tujuan bersama.

Meskipun ini terdengar tidak menyenangkan, tugas seperti mengecat kamar, memilih perabot rumah tangga dan menerapkan etika dalam memakai peralatan rumah tangga dapat menjadi sangat menyenangkan. Karena dengan itu, Anda membangun sebuah rumah bersama.

4. Masalah pertama dengan keluarga si dia

Jika Anda terlalu mempertahankan diri ketika mereka menyerang Anda, pasangan Anda mungkin akan marah dengan menuduh Anda terlalu sensitif, tidak menghargai mereka dan sebagainya. Menghindari acara pesta dan makan malam keluarga juga tidak akan berhasil, karena itulah yang diinginkan oleh orang-orang yang kejam, untuk memecah belah.

Setelah konflik tersebut beres, jelaskan padanya bahwa Anda ingin memiliki hubungan yang dekat dengan keluarganya karena mereka berharga untuk pasangan Anda dan Anda membutuhkan dukungan darinya untuk mewujudkan hal tersebut.

Anggaplah Anda memberikan hadiah untuk pasangan Anda dengan bersikap tulus dan hangat ketika Anda sedang bersama dengan keluarganya.

5. Pertama kali ditanyakan “Kapan punya anak?”
Anggaplah bahwa pertanyaan tersebut merupakan doa untuk kebahagiaan Anda dan sebuah pujian bahwa orang yang menanyakan tersebut menganggap Anda sudah pantas untuk menjadi orangtua.

Jangan membuatnya jadi masalah dengan bereaksi berlebihan pada topik itu, tanggapi semua tekanan dan penilaian tersebut dengan mencerminkan perasaan Anda tentang ide untuk memiliki anak.

Kesalahan yang sering terjadi pada pengantin baru adalah mereka terlalu berpikiran jauh menanggapi pertanyaan seperti itu. Katakan saja “Kami belum sampai ke tahap itu sekarang, namun kamu akan segera tahu setelah kami memiliki anak!” Kemudian beralihlah ke topik pembicaraan yang lainnya.

6. Pertama kali menjadi tuan rumah pesta

Bersenang-senanglah! Jangan menghancurkannya dengan membuat diri Anda merasa terlalu terbebani, menangis karena Anda tidak dapat menemukan bahan makanan yang dibutuhkan di supermarket atau bangun pagi hari hanya untuk mempersiapkan serbet. Bersiap-siaplah bahwa beberapa hal akan berjalan tidak sesuai rencana dan Anda harus menerimanya.

Gelarlah pesta pertama Anda dalam skala yang kecil, dengan hanya mengundang sekitar 6-8 tamu. Tamu yang sedikit membuat Anda lebih santai, dapat ikut bersenang-senang di pesta tersebut dan sekaligus menjadi tuan rumah pesta yang baik.

7. Wanita penggoda di pesta pertama kali yang Anda hadapi

Pertama kali seorang wanita menggoda pasangan Anda, tersenyumlah pada pasangan Anda dan katakan “Aku tidak bisa menyalahkan wanita itu karena kamu pria terseksi di ruangan ini.” Dengan begitu Anda meningkatkan egonya dan wanita tersebut juga secara tidak langsung menolong Anda. Suami Anda akan menyukainya karena Anda yakin pada kesetiaannya pada Anda.

Jangan bersikap berlebihan, kecuali si dia memberikan nomor teleponnya untuk wanita tersebut.

8. Membuat tradisi berdua pertama kali
Hormati tradisi yang sudah ada yang diteruskan dari keluarga Anda dan pasangan (terutama Hari Raya) dan ciptakan sebuah tradisi baru buatan Anda berdua. Pilih dua atau tiga tradisi yang menurut Anda berdua menarik, untuk tetap dilakukan.

Tradisi ciptaan Anda tidak perlu besar, seperti memperbarui janji pernikahan setiap enam bulan. Tradisi tersebut dapat dimulai dengan yang kecil seperti memilih ornamen Hari Raya yang mencerminkan petualangan atau tujuan terbesar Anda tahun ini.

9. Liburan Hari Raya terpisah pertama kali
Mungkin orangtua atau kakek-nenek pasangan sedang sakit, atau adik Anda baru saja melahirkan. Kepentingan keluarga tersebut tidak perlu menjadi masalah untuk menentukan “siapa” yang harus didahulukan.

Maklumi saja bahwa seseorang mungkin tidak akan begitu senang dengan perubahan tradisi keluarga, jadi bersiaplah untuk menghadapi orang yang ketus dari pihak keluarga pasangan. Jangan biarkan hal tersebut membayangi kepentingan perayaan hari raya pertama Anda sebagai pasangan.

10. Pertama kali Anda merasa takut pada pernikahan

Dalam sebuah pernikahan yang harmonis, Anda akan merasa enteng mengatakan “Aku tidak tahu bagaimana aku jadinya jika aku kehilangan kami.” Pastikan Anda menghormati satu sama lain, bersenang-senang bersama dan terus berupaya untuk memperkuat pernikahan Anda.

Jika rasa panik tidak juga menghilang, dan Anda menguji kadar cinta pasangan Anda dengan memicu pertengkaran, berkonsultasilah dengan penasihat pernikahan ternama dan bereputasi bagus yang dapat membantu Anda untuk menemukan apa yang sedang terjadi pada hubungan Anda. (Yahoo! SHE)

Hal Ini Harus Diperhatikan Pengantin Baru

Foto Koleksi Okezone.
MEMASUKI sebuah kehidupan pernikahan tentunya akan sangat berbeda dengan saat masih melajang. Terkadang, pasangan yang baru menikah seringkali mengalami kesulitan untuk beradaptasi satu sama lain.

Oleh karena itu, saat memasuki kehidupan pernikahan dibutuhkan beberapa aturan meski tidak tertulis agar hubungan pernikahan tetap harmonis. Berikut beberapa hal yang bisa menjadi panduan Anda saat memulai kehidupan rumah tangga, seperti dilansir dari Boldsky.

Tidak terlambat pulang rumah

Sebelum menikah, tentunya Anda lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah tanpa mengenal waktu. Untuk itu, sebaiknya setelah menikah Anda mulai membiasakan diri untuk tidak terlambat pulang ke rumah. Diskusikan dengan pasangan bagaimana mengatur waktunya.

Membatasi pertemuan dengan teman

Mungkin saat masih melajang, teman Anda bisa datang ke rumah kapan saja. Namun ini tidak akan berlaku lagi saat Anda sudah menikah. Tapi bukan berarti Anda melarang mereka untuk tidak berkunjung ke rumah Anda sama sekali. Sebaiknya beri dia pengertian agar melakukan pemberitahuan sebelum datang.

Berbagi pekerjaan rumah tangga

Di zaman modern seperti sekarang tentunya, suami atau istri juga disibukkan dengan karir masing-masing. Namun bukan berarti urusan rumah tangga hanya dikerjakan oleh salah satu pihak saja. Diskusikan pada pasangan agar mau berbagi pekerjaan rumah tangga. Pasalnya, dengan mengerjakannya bersama-sama tentu akan menambah keharmonisan rumah tangga.
 .
Bijak menggunakan uang belanja

Uang biasanya menjadi hal terakhir yang Anda pikirkan saat baru menikah. Tapi jangan salah, uang juga bisa menjadi faktor yang memicu masalah dalam sebuah pernikahan. Buatlah aturan dengan bijak berapa banyak yang dibutuhkan untuk kehidupan rumah tangga sehari-harinya tentunya disesuaikan dengan pemasukan yang Anda dan suami dapatkan. (Okezone)

Friday, August 24, 2012

Makanan Pantangan Buat Pengantin Baru

Foto Koleksi VIVAnews.
Banyak hal yang perlu disiapkan menjelang detik-detik hari pernikahan. Selain meriahnya pesta pernikahan, ada baiknya para calon mempelai juga memperhatikan pola makan mereka. Makanan sehat dan penuh nutrisi tentunya akan meberikan banyak energi saat hari H.
Menurut kepercayaan, tidak jarang calon mempelai wanita melakukan ritual puasa "mutih" menjelang hari pernikahan. Ritual ini dipercaya akan membuat mempelai tampil beda dan lebih cantik.
Yang jelas, kecantikan akan terpancar dengan sendirinya jika Anda pandai memilih makanan yang dikonsumsi. Seperti dilansir Shape Magazine, ada beberapa jenis makanan yang wajib dikonsumsi dan dihindari bagi calon pengantin baru. Ini demi mendapat kesempurnaan di hari pernikahan.

Wajib dikonsumsi

Oatmeal
Mengapa oatmeal? Karena oatmeal merupakan bahan pangan dengan kandungan serat larut yang dapat memperlambat penyerapan glukosa dari perut. Dengan begitu Anda akan menjaga gula darah menjadi stabil. “Makanan yang tepat akan menjaga emosi Anda juga lebih stabil tidak seperti roller coaster,” ujar Keren Gilbert RD, pemilik Decision Nutrition.

Oyster
Makanan ini sangat pas untuk malam pertama. Kandungan zat besi yang ada pada tiram dapat memacu tingkat libido. Produksi tingkat testosterin yang tinggi akan menghasilkan rangsangan pada kegiatan seksual, baik pada pria maupun wanita.

Salad
Bangun dengan mata bengkak akan membuat Anda tampil kurang percaya diri dan tidak fotogenik. Untuk mensiati hal tersebut, Anda harus melepaskan beberapa cairan yang berlebih dalam tubuh. Salah satunya yaitu dengan cara mengkonsumsi salad atau sayur-sayuran dan buah.

Biji chia
Biji mungil dengan kandungan omega 3 tinggi ini dapat membuat kulit menjadi lebih bersinar. Asam lemak omega 3 sangat bermanfaat untuk kulit karena dapat memperkuat sel-sel kulit dan menghambat racun.

Jelek dikonsumsi

Kafein dan makanan pedas
Makanan pedas dan kafein dapat mengaktifkan saraf pusat, yang akan membuat Anda lebih mudah gelisah dan memicu keringat. Oleh karena itu Anda harus menghindari makanan ini menjelang pernikahan.

Diet soda
Minuman berkabonasi, seperti soda, mengandung karbondioksida yang akan membuat perut Anda membesar, sehingga Anda akan terlihat kembung.

Brokoli dan kembang koli
Meski brokoli dan kembang kol merupakan sayuran yang menyehatkan, ada baiknya Anda menghindari sayuran ini untuk sementara. Dua jenis sayuran ini adalah beberapa contoh sayuran yang sulit dicerna dalam tubuh, sehingga meberikan kontribusi pada gas. Tentunya, Anda tidak ingin mencemari pesta pernikahan yang meriah dengan semburan gas tak sedap dari tubuh Anda, bukan?

Keju

Siapa yang tak tergoda dengan taburan keju di atas pizza. Tapi sebelum menikmatinya, pertimbangkan hal ini jika Anda ingin melahapnya menjelang pesta pernikahan. Kandungan lemak dan minyak dapat membuat rasa mual jika Anda sedang gugup. Hal ini terjadi karena kasein yang berasal dari protein susu sapi sulit dicerna tubuh. (VIVAnews)

Tips Bercinta Buat Pengantin Baru

Foto Koleksi Miss Careful Blogspot.
Beberapa tips sex handal yang patut diketahui oleh pasutri yang baru saja melangsungkan pernikahan dapat menjadi langkah pertama di dalam membina hubungan intim yang lebih baik lagi.

Masa menikah dengan masa berpacaran dulu sangat berbeda jauh, ada hal-hal yang mesti dijauhi. Namun, ketika sudah menikah, hal-hal yang dijauhi tersebut dapat dilakukan secara terang-terangan terhadap istri tercinta.

Ada sedikit tips sex sehat, ini dapat menambah ilmu pecintaan bagi anda pasutri yang baru menikah. Tidak hanya sekedar mengetahui seks hanya dari kulitnya saja, namun mengetahui segala bentuk seks yang dianjurkan serta dilarang dapat membantu pasutri lebih maksimal didalam menjaga hubungan pernikahan langgeng selama-lamanya.

Sebagai referensi utama, beberapa tips sex dari sang pakar dapat memberikan contoh mudah dalam memulai hubungan hubungan intim.


Kesan pertama akan menambah kenikmatan bercinta yang tiada taranya, oleh karenanya, lakukan dengan benar serta berikan yang terbaik bagi pasangan.

Jangan langsung "tembak"
Lakukan dengan perlahan-lahan tapi pasti. Hubungan seksual yang baik membutuhkan waktu atau timing yang tepat.

Hal ini juga didasari oleh waktu yang dibutuhkan oleh para wanita untuk mencapai klimaks didalam bercinta juga membutuhkan waktu yang lama.

Tidak sekedar main-main, namun unsur belaian, kecupan, ciuman, saling meraba tubuh pasangan juga akan menambah sensasi bercinta bagi pasutri yang baru menikah.

Jangan banyak gaya
Mungkin saja sebelum menikah, salah satu pasangan sudah lebih dulu mengetahui tentang gaya seks apa saja yang dapat dilakukan oleh pasutri.

Namun, apabila ini momen pertama bagi pasutri, lakukan gaya bercinta yang konvensional saja, tidak perlu untuk menambahkan banyak gaya disana, karena faktor keintiman bukan hanya sekedar gaya, namun ungkapan perasaan yang lebih dalam yang disalurkan lewat gaya tersebut juga memiliki peran penting.

Tambahkan sensasi
Untuk menambah sensasi, lepas pakaian pasangan dengan menggunakan gigi, jika tidak memungkinkan baru menggunakan jari.

Tindakan tersebut juga akan memberikan sensasi yang luar biasa, terlebih lagi pada saat sudah berada di area intim pasangan.

Dapat dipastikan bahwa pasangan akan merasakan hal yang sama pula dan selalu menanti dengan berdebar hati mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya.

Satu diantara tips sex yang menarik adalah menjaga ritme permainan bercinta, karena dengan mengatur ritme, maka tidak hanya salah satu pasangan saja yang akan mencapai klimaks terlebih dahulu, namun dua-duanya dalam waktu bersamaan dapat mencapai klimaks dengan cara yang tepat.

Lakukan tips sex sehat yang ada secara benar dan lakukan dengan kreasi sendiri tanpa membuat pasangan merasa tidak nyaman, karena membuat pasangan lebih nyaman serta menikmati "permainan" juga akan menambah kualitas bercinta bagi pasutri yang baru saja melangsungkan pernikahan. (Miss Careful Blogspot)

Ketahui Kesalahan Finansial Pengantin Baru

Foto Koleksi Media Indonesia.
SEBANYAK 79 persen pengantin baru ternyata tidak merencanakan bagaimana akan mengelola keuangan pribadi ketika memulai kehidupan baru. Mereka biasanya hanya mengacu pada pengaturan yang biasa dilakukan.

Namun, hal tersebut dapat menyebabkan ketergantungan keuangan pada tahap pernikahan. Oleh karena itu, berikut beberapa kesalahan pengaturan finansial yang dilakukan perempuan yang baru saja menikah. Dan, bagaimana menghindari kesalahan itu.

1. "Kita berdua satu pemikiran"
Hanya karena sedang jatuh cinta, pasangan yang baru menikah biasanya merasa bahwa mereka berbagi ide yang sama. Seiring dengan itu, pengantin baru berpikir bahwa pasangan mereka akan menangani semua masalah keuangan dengan benar. Namun, hal itu tidak akan sama selamanya.

Ahli keuangan merekomendasikan untuk membuka rekening bersama. Selain itu, pengantin baru dapat mengambil tanggung jawab keuangan sama seperti yang dilakukan oleh pasangan mereka. Misalnya, jika Anda ingin menginvestasikan uang, Anda dapat berpartisipasi dalam keputusan yang sama.

2. "Dia pemimpin keluarga jadi dia bertanggung jawab untuk keuangan."
Pernyataan di atas biasanya terlontar dari ibu rumah tangga yang membiarkan pasangan mereka mengelola semua keuangan. Meskipun menunjukkan bahwa mereka saling percaya, itu mungkin berisiko di masa depan. Jika mereka bercerai setelah beberapa tahun, masalah keuangan tidak mungkin bisa diselesaikan dengan mudah. Karena itu, pastikan bahwa Anda tahu cara untuk menjadi bertanggung jawab secara finansial dari awal.

3. "Kita pikirkan hari ini. Besok, itu urusan lain"
Beberapa pengantin baru tidak berencana untuk investasi masa depan. Mereka berpendapat bahwa seseorang tidak harus peduli tentang keuangan pribadi dari awal kehidupan pernikahan mereka. Selain itu, jika pasangan mereka juga memiliki kebiasaan boros, dapat mengakibatkan masalah keuangan di masa depan.

4. "Karena hidup bersama, kita harus memiliki rekening gabungan."
Meskipun ada laporan tentang rekening yang telah Anda buat bersama, pasti akan ada kelemahan. Misalkan saja, pengeluaran suami yang Anda rasa tak perlu, tapi ia tidak memberi tahu Anda. Oleh karena itu, sangat penting bahwa Anda berdua harus memiliki rekening terpisah atas nama Anda sendiri.

5. "Saat pesiun, kita akan bergantung pada tabungan dan dana pensiun."
Meskipun kita semua berharap untuk yang terbaik di masa depan, orang-orang cerdas secara finansial haruslah selalu mengikuti tren. Tidak perlu mengharuskan pasangan memiliki banyak tabungan dan dana pensiun ketika mereka pensiun. Oleh karena itu, baik Anda maupun pasangan haruslah mengelola keuangan pribadi mereka dengan baik untuk mengamankan masa depan. (Media Indonesia)

5 Hal yang Jadi Pemicu Pertengkaran Pada Pengantin Baru

Ilustrasi Foto Wolipop.
Romantisme yang selalu terlihat pada pasangan baru menikah seringkali membuat orang iri. Namun pada kenyataannya kehidupan tidak seindah di negeri dongeng. Justru, pasangan baru sering menghadapi pertengkaran di awal-awal pernikahan.

Seperti yang dikutip dari Bold Sky, pasangan yang baru menikah kerapkali bertengkar karena belum bisa beradaptasi dengan lingkungan dan status barunya. Biasanya ada hal-hal yang biasa diperdebatkan oleh pasangan baru tersebut.

1. Kebiasaan Buruk
Selama pacaran banyak pasangan yang belum mengenal secara total mengenai kepribadian calon pendamping hidupnya. Jadi, masalah-masalah kecil seperti tidur disisi yang salah, atau tidak menyeka kaki setelah dari kamar mandi bisa menyebabkan pertengkaran. Anda harus menyadari bahwa kebiasaan buruk yang sudah berlangsung lama tidak bisa dihilangkan begitu saja.

2. Biaya
Pernikahan itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Anda dan pasangan perlu menabung untuk hari bahagia itu. Kemudian Anda 'dipaksa' untuk memiliki rumah, berinvestasi atau menabung untuk pengeluaran-pengeluaran lainnya. Semua tekanan ini terkadang mencapai titik dimana Anda dan pasangan tak lagi sependapat.

3. Orangtua Masing-masing
Campur tangan orangtua yang merasa masih memiliki hak untuk mengatur anak-anak mereka adalah salah satu sebab yang dapat memicu pertengkaran suami istri. Menentukan orangtua mana yang dikunjungi terlebih dahulu setiap weekend-pun bisa menimbulkan kecemburuan salah satu pihak.

4. Tekanan Pekerjaan
Bukan berarti setelah menikah, tekanan pekerjaan menjadi berkurang. Mungkin pasangan Anda tidak mengerti akan hal ini, dan yang lebih fatal ia akan meminta Anda untuk mencari pekerjaan lain karena merasa pekerjaan Anda tak memiliki masa depan yang menjanjikan atau alasan lainnya.

5. Pembagian Tugas Rumah Tangga
Setelah menikah, segala tugas rumah tangga yang biasa dilakukan sendiri menjadi tugas berdua. Bila pekerjaan tumah tangga ini tidak dibagi rata biasanya akan terjadi perselisihan. Jangan sampai tugas mencuci piring atau menyapu menjadi pemicu pertengkaran Anda dan suami. (Wolipop)
 
Copyright © 2012-2014 The Wedding