LATEST UPDATES

Bulan Madu

Pengantin Baru

Rumah Tangga

From our Blog

Saturday, October 27, 2012

10 Ide Melewati Malam Minggu Tanpa Kekasih

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kalau kamu sudah terbiasa menghabiskan setiap malam minggu bersama pasangan, biasanya kamu akan kebingungan jika diharuskan bermalam minggu sendirian. Tak perlu bingung. Ternyata ada banyak hal mengasyikkan yang bisa kamu lakukan di malam minggu mesti tanpa kekasih, loh. Penasaran? Tengok beberapa ide melewati malam minggu tanpa kekasih berikut ini dan tetaplah bersenang-senang di malam minggu.

1. Keluar bersama teman
Jika biasanya kamu selalu pergi bersama pacar di malam minggu, mengapa kali ini tidak mengajak temanmu jalan-jalan ketika pacarmu keluar kota? Kamu khawatir temanmu juga keluar bersama pacarnya? Di sinilah uniknya: kamu bisa mengajak teman yang jarang kamu ajak bepergian untuk menghabiskan malam minggu bersamanya. Selain menambah teman dan mengenal orang baru, tentu kamu tidak akan kesepian meski tanpa kekasih malam itu.

2. Menginap
Selagi pacarmu tidak ada, kamu bisa mengajak beberapa temanmu untuk menginap di rumah, atau kamu pun bisa menginap di rumah seorang temanmu. Habiskan semalam suntuk bercengkrama, menonton film bersama-sama atau sekedar duduk di teras rumah sambil menikmati jagung dan roti bakar. Tentu mengasyikkan bisa berkumpul bersama teman-teman semalaman.

3. Menikmati kesendirian
Apa salahnya menikmati malam minggu sendirian? Pergilah ke mall untuk berbelanja atau sekedar melihat-lihat koleksi baju terbaru. Tidak perlu merasa iri melihat pasangan lain yang bisa bergandengan tangan dengan pacarnya di malam minggu. Pergilah ke tempat yang biasanya tidak ingin dikunjungi pacarmu. Misalnya, pacarmu selalu bawel jika harus menemanimu ke salon untuk creambath. Jadi mengapa tidak melewati malam minggu dengan menikmati creambath di salon tanpa mendengar gerutuan sang pacar?

4. Menonton film di rumah
Kalau kamu tidak ingin keluar rumah, kamu bisa menyewa berbagai film dan menontonnya di rumah. Belilah popcorn dan soda lalu nikmati enaknya menonton film seorang diri. Kamu bisa tertawa, menjerit bahkan menangis sesukamu tanpa perlu mendengar orang lain berkata, “Ssssttttttt!”

5. Melakukan hal baru
Jika biasanya kamu jarang memasak, kamu bisa melewati malam minggu tanpa pacar dengan membuat kue atau mencoba resep baru. Tak masalah jika kuenya bantat atau masakanmu tak enak. Toh kamu sendiri yang akan memakannya, kan?

6. Mengadakan pesta kecil
Waktunya untuk pesta! Undanglah beberapa orang teman dekatmu dan adakan pesta sederhana di rumah. Siapkan camilan seadanya dan bersenang-senanglah. Kalian bisa berjoget, bermain atau mungkin menonton film bersama.

7. Berkumpul bersama keluarga
Kapan terakhir kali kamu menghabiskan waktu bersama keluarga? Kalau biasanya waktumu habis tersita untuk pacarmu, kali ini kamu bisa berkumpul bersama keluarga di malam minggu. Bujuklah orangtuamu untuk makan malam di luar. Atau, kamu pun bisa mengajak saudaramu berbelanja atau menonton film di bioskop.

8. Browsing Internet
Kalau kamu memiliki koneksi internet di rumah, habiskan malam minggumu dengan menjelajahi situs-situs Internet. Kamu bisa membaca hal-hal menarik yang terjadi di belahan dunia lain, atau menonton video-video di Youtube, atau bahkan mengobrol dengan teman yang mungkin online di Facebook atau messenger lainnya.

9. Mengunjungi kerabat
Kamu jarang berkunjung ke rumah nenek, om atau tante? Jika mereka tinggal di kota yang sama denganmu, sekaranglah waktunya untuk bersilaturahmi. Belilah oleh-oleh seadanya dan kejutkan mereka dengan kehadiranmu.

10. Tidur
Bosan jalan-jalan? Bosan menonton film atau membaca buku? Tidak tertarik untuk melakukan sesuatu jika tidak bersama pacar tercinta? Kalau begitu, tidurlah jawabannya. Kalau biasanya kamu tidur larut malam setiap malam minggu, kali ini kamu bisa merasakan sensasi tidur lebih awal. Jika kamu tidur lebih awal, tentu kamu akan bangun lebih awal juga di hari Minggu. Nah, kamu bisa memanfaatkan hari Minggu pagimu untuk sekedar jogging keliling kompleks atau membersihan kamar yang debunya mulai bertebaran di sana-sini.

Kegiatan-kegiatan di atas tentunya patut dicoba bila memang kamu harus bermalam minggu tanpa kekasih. Bersenang-senanglah meski tanpa pacar dan selamat menikmati malam minggu! (Blog Menggelikan)

Stop Mencari "Soulmate" dan Cinta Ideal

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menemukan soulmate atau Mr Right menjadi harapan banyak perempuan. Tak sedikit perempuan yang menganggap dengan menemukan soulmate, hubungan cintanya bahkan pernikahan akan lebih langgeng dan jauh lebih bahagia.

Studi sosial pada 2010, diadakan Marist College di Poughkeepsie, New York menyebutkan banyak pasangan menikah yang mengaku mereka adalah soulmate. Masih menurut riset yang sama, pasangan "soulmate" memiliki risiko perceraian yang lebih besar.

Relatonship Coach Ronnie Ann Ryan menyarankan, sebaiknya Anda mulai berhenti mencari soulmate. Menurutnya ada lima alasan di baliknya.

1. Gairah bergejolak tak tahan lama.
Penelitian sosial menunjukkan pasangan yang mengaku sebagai soulmate cenderung menjalani hubungan dengan gejolak hasrat yang tinggi. Kebahagiaan mereka berasal dari chemistry secara fisik. Menurut Ryan, kedekatan seperti ini biasanya sulit bertahan lama karena tipe ketertarikan semacam ini cenderung memudar seiring waktu. Di sisi lain, pernikahan yang dibangun berdasarkan rasa peduli dan afeksi, cenderung lebih bertahan dalam jangka waktu panjang. Hubungan semacam ini lebih kuat dan tahan lama.

2.  Negeri dongeng itu tak pernah nyata.
Perempuan yang sering berkhayal menemukan soulmate biasanya terbawa dengan kisah dari negeri dongeng yang sebenarnya tak nyata. Romantisme yang diciptakan di negeri dongeng itu membuat perempuan kerap mempertahankan ekspektasi yang tidak realistis. Dampaknya perempuan selalu merasa tidak ada laki-laki yang tepat dan bisa memuaskan harapannya.

"Maaf saja, Prince Charming itu karakter di negeri dongeng, bukan pria sesungguhnya yang memiliki karakteristik manusia utuh," tegas Ryan.

3. Cinta ideal itu bikin patah hati.
Romantisme membuat banyak perempuan patah hati. Ketika merasa menemukan soulmate, banyak perempuan berusaha mempertahankannya, tak rela melepaskan. Karena baginya ia telah menemukan pria idaman dan bisa mewujudkan cinta yang ideal bersamanya. Namun waktu berjalan dan hubungan pun tak berjalan sesuai harapan. Saat harus berpisah dengan pasangan, banyak perempuan yang kemudian tak mampu melepaskan masa lalunya bahkan kesulitan untuk melanjutkan kembali hidupnya, karena patah hati merasa gagal mewujudkan cinta ideal dan romantisme impiannya.

4. Soulmate menuntut satu cinta yang besar.
Menemukan soulmate sama dengan mencurahkan semua cinta, sebesar-besarnya, kepada satu orang. Ryan mengatakan, banyak perempuan mengaku padanya, "Saya pernah memiliki cinta yang besar dalam hidup saya, dan hanya itu saya yang saya dapatkan."

Menjalin hubungan dengan soulmate membuat pasangan terikat pada satu hasrat cinta yang besar. Pada sebagian orang, hubungan yang hanya berlandaskan hasrat cinta tanpa rasa peduli dan afeksi, berakhir pada perceraian atau mereka bertahan namun tak lagi merasakan cinta sesungguhnya.

5. Defenisi baru soulmate.
Ryan mengatakan, dengan mempeluas makna soulmate, Anda bisa menghindari patah hati dalam hubungan. Anda pun akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengekspresikan cinta, lagi dan lagi. Soulmate dalam perspektif baru bagi Ryan adalah Anda mengizinkan diri Anda untuk membuka kesempatan atas cinta, lebih dari satu kali.

"Saran yang cukup radikal dari saya, pertimbangkanlah untuk memiliki lebih dari satu soulmate, supaya Anda banyak belajar di berbagai level," jelasnya.

Ryan menambahkan, "Saya percaya akan cinta. Bagi beberapa orang cinta bisa bertahan selamanya. Bagi sebagian yang lain, mereka harus melewati beberapa kesempatan untuk merasakan cinta sesuai harapannya. Kalau Anda bisa memahami bahwa cinta tak harus sempurna, kesempatan untuk jatuh cinta akan terbuka lebih banyak dalam hidup Anda," jelasnya.

Jadi, menurut Ryan, berhentilah mencari cinta yang sempurna dan soulmate. Tapi mulailah mencari hubungan yang sehat untuk Anda dengan seseorang yang cocok dengan Anda, suportif, baik, menyayangi, memiliki nilai dan keinginan yang sama dengan Anda dalam membina hubungan. Jika Anda fokus membangun hubungan semacam ini, bukan semata mencari soulmate atau Mr Right, hubungan jangka panjang yang romantis pun bisa didapatkan. (KOMPAS Female)

7 Hal yang Tidak Bisa Ditoleransi dalam Hubungan Asmara

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Bertoleransi pada kekurangan pasangan memang diperlukan agar hubungan asmara yang ada dapat awet, namun tentu ada batasnya. Ada hal-hal yang tidak dapat ditoleransi walaupun dilakukan oleh orang yang spesial bagi Anda.

Berikut adalah tujuh hal yang tidak bisa ditoleransi dalam hubungan asmara seperti dilansir dari All Women Stalk.

1. Kekerasan
Kekerasan adalah sikap yang salah dan tidak dapat diterima, sekalipun dilakukan oleh kekasih yang sangat Anda cintai. Seseorang yang melakukan kekerasan pada pasangannya tidak layak dimaafkan dan diberikan kesempatan kedua, baik pria maupun wanita. Jika pasangan melakukan kekerasan kepada Anda maka jangan berpikir dua kali untuk meninggalkannya.

2. Berselingkuh
Memang ada beberapa pasangan yang berhubungan kembali walaupun pernah diselingkuhi, namun sebenarnya pasangan yang pernah berselingkuh tidak layak untuk diberikan kesempatan kedua. Jika pasangan berselingkuh, maka akan sulit bagi Anda untuk mempercayai bahwa si dia tidak akan selingkuh lagi di kemudian hari.

3. Serangan Verbal
Walaupun akibatnya tidak separah serangan secara fisik, namun serangan secara verbal dapat mengganggu kondisi mental Anda. Jika si dia seringkali meneriaki, mencaci-maki atau meremehkan Anda maka itu adalah pertanda bahwa si dia bukanlah pria yang tepat.

4. Flirting
Faktanya, pria memang tertarik pada wanita cantik dan begitu pula sebaliknya. Namun jika pasangan Anda kerap kali flirting kepada wanita lain, Anda harus segera menghentikannya.

5. Ketidakseimbangan
Dalam sebuah hubungan asmara, masing-masing pasangan harus saling seimbang dalam menjalani hubungan yang ada. Jika Anda terlalu dominan dan pasangan terlihat terlalu cuek, maka itu adalah pertanda bahwa hubungan Anda dan si dia kurang baik.

6. Menjauhkan Anda dari Keluarga
Jika pasangan membuat Anda menjadi jauh dengan keluarga atau kerabat, maka sudah saatnya Anda meninggalkan si dia. Biasanya saat pasangan berniat menjauhkan Anda dari keluarga atau teman, dia akan melakukannya tanpa Anda sadari. Saat Anda sadar, segera sudahi hubungan cinta dengan si dia. Saat masih pacaran, sudah pasti keluarga jauh lebih penting daripada hubungan Anda dengannya. Apalagi jika selama ini Anda tidak punya masalah dengan keluarga. Keluarga lah yang selalu jadi orang pertama menolong Anda di saat susah.

7. Berbohong
Kebohongan kecil seperti memuji pakaian Anda agar Anda bahagia masih dapat diterima. Namun jika si dia berbohong tentang keberadaan atau masa lalunya, maka hal itu tidak dapat lagi diterima. (Wolipop)

"Check Up" Finansial Pranikah, Penting Ya?

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Jelang pernikahan, idealnya, calon pengantin menjalani proses premarital check up, yang biasanya terkait dengan pemeriksaan kesehatan fisik terutama organ reproduksi. Selain memeriksakan kesehatan, ada baiknya pasangan juga mendiskusikan keuangan. Sayangnya, pemeriksaan keuangan pranikah belum menjadi prioritas atau bahkan belum banyak pasangan yang memiliki kesadaran untuk mendiskusikan keuangan sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Padahal, financial check up, yang lebih menekankan pada diskusi dan keterbukaan mengenai keuangan punya pengaruh besar terhadap kehidupan pernikahan dan rumah tangga.

"Dari jumlah klien yang datang untuk merencanakan keuangan, rata-rata 25-30 orang per bulan, 90 persennya adalah pasangan. Namun hanya tiga persen yang merencanakan keuangan jelang pernikahan," jelas Nurfitriavi Nuriman, CFP, independent financial planner dari QM Financial kepada Kompas Female di sela kegiatan Women Wired Weekend di fX Lifestyle X'Nter Jakarta, belum lama ini.

Menurut perempuan yang akrab disapa Fitri ini, tidak adanya keterbukaan pasangan mengenai keuangan menyulitkan keduanya dalam menjalani rumah tangga. Karena, pengeluaran dan kebutuhan seseorang saat menikah berbeda dengan ketika ia masih lajang. Meskipun, rumah tangga dibiayai oleh penghasilan ganda dari pasangan yang keduanya bekerja, bukan berarti kondisi finansial Anda sudah baik. Apalagi jika pasangan menikah tidak memiliki tujuan finansial dan visi yang sama dalam menjalani rumah tangga.

"Tujuan finansial perlu dibicarakan pasangan menikah, bahkan saat merencanakan pernikahan. Jangan menganggap masa depan terjamin hanya karena pasangan punya gaji besar. Kalau punya gaji besar tapi hobi belanja, nonton konser dan lainnya, tak ada artinya," jelas Fitri.

Pemeriksaan keuangan pranikah sebenarnya membahas topik yang sama dengan pasangan menikah yang sedang merencanakan keuangan. Topiknya sama, namun bedanya, pasangan mendapatkan manfaat lebih jika perencanaan keuangan dilakukan sedini mungkin bahkan sebelum menikah. Pembicaraan finansial pranikah menyangkut jumlah penghasilan dan pengeluaran masing-masing individu, termasuk berapa utang masing-masing individu yang perlu diketahui sebelum menikah. Dengan begitu setelah menikah, pasangan dapat merencanakan dan mengelola keuangan lebih baik lagi.

Keterbukaan finansial penting bagi pasangan, kata Fitri. Ia menambahkan, banyak orang yang semasa pacaran tidak mengetahui persis kebiasaan pasangannya dalam mengelola uang. Boleh jadi saat pacaran, si dia rajin membelikan hadiah istimewa untuk Anda, tapi menggunakan kartu kredit. Lalu setelah menikah, si dia memiliki utang kartu kredit yang banyak, dan Anda mau tak mau turut menanggungnya. Karena bagaimana pun ketika berumah tangga, masalah keuangan menjadi tanggung jawab bersama. Hal seperti ini jika tidak dibicarakan, akan memberikan dampak buruk bagi kondisi finansial saat menikah.

Dengan pembicaraan finansial pranikah, Anda dan pasangan dapat membereskan masalah keuangan personal sebelum memulai perjalanan baru dengan kondisi finansial yang lebih tertata. Fitri menyontohkan, ada pasangan yang bertunangan meminta bantuannya untuk merencanakan keuangan. Selain merencanakan keuangan untuk biaya pernikahan, pasangan ini juga merumuskan biaya untuk memenuhi tujuan finansial ke depan, seperti kepemilikan rumah dan lainnya. Ada juga pasangan menikah yang belum memiliki anak, namun mulai merencanakan biaya pendidikan anak untuk mengoptimalkan penghasilan agar tak hanya terbuang sia-sia untuk hura-hura. Ini contoh positifnya. Di sisi lain, Fitri juga menemui banyak perempuan yang bahkan tidak tahu berapa gaji suaminya.

Pilihan ada di tangan Anda, ingin menjalani rumah tangga dengan kondisi finansial seperti apa. Keterbukaan membicarakan keuangan dan merencanakan finansial sejak dini, memudahkan Anda untuk menjalani bahtera rumah tangga ke depannya karena hidup lebih terencana, bebas dari masalah finansial masa lalu dan bersiap menyambut masa depan bersama pasangan. (KOMPAS Female)

Biaya Pernikahan Siapa yang Bayar?

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Anda dan dia berencana menikah. Persoalan yang dihadapi bukan hanya pesta seperti apa yang akan digelar, tapi siapa yang membayar biaya pernikahan tersebut? Financial Planner, Freddy Pieloor, CFP, menjelaskan bagaimana semestinya pasangan memutuskan biaya pesta pernikahan.

Kesepakatan bersama
Banyak pertanyaan yang dilontarkan dan pernyataan yang disampaikan atas kewajiban membayar biaya pernikahan. Ada yang bilang bahwa biaya pernikahan dibayar oleh mempelai pria dan keluarganya. Namun ada juga yang berkata bahwa justru sang mempelai perempuan dan keluarganya lah yang harus membayar biaya pernikahan tersebut.

Apakah ada tertulis dalam Undang-Undang atau peraturan negara yang menyatakan bahwa biaya pernikahan dibebankan kepada seseorang atau sebuah keluarga saja? Apakah ada ayat dalam kitab suci agama yang menegaskan bahwa biaya itu wajib dibayar oleh pihak tertentu? Atau ada adat budaya secara tertulis menyatakan siapa yang harus membayar biaya pernikahan?

Seperti yang Anda ketahui bahwa pernikahan adalah sebuah kesepakatan dan komitmen dari kedua belah pihak, Anda dan si dia. Sehingga selayaknya biaya yang akan timbul ditanggung bersama.

Sesuai kemampuan
Perlu dicatat bahwa pernikahan yang elegan adalah pernikahan yang tidak dipaksakan dalam segala sudut. Termasuk dalam biaya pernikahan. Maksudnya adalah biaya pernikahan yang dibayarkan haruslah sesuai dengan kemampuan kedua belah pihak. Tidak berutang dalam menyelenggarakan pesta pernikahan.

Pernikahan ini adalah penyatuan dua pribadi menjadi sebuah keluarga inti baru, dan pesta pernikahan yang akan diselenggarakan layaknya atas inisiasi dan kehendak yang menikah. Keluarga besar (ayah dan ibu masing-masing pihak) hanya memberikan dukungan, dan bukan memaksakan gaya dan tata cara pernikahan sebuah adat yang membutuhkan biaya besar.

Bila orangtua atau sebuah keluarga ingin melakukan tata cara sebuah pernikahan memakai adat budaya suku tertentu yang memerlukan dana besar, maka hendaknya keluarga itulah yang pantas membayar biaya itu.

Sebuah pernikahan adalah sebuah kebahagiaan yang alami dan bukan sesuatu yang dipaksakan. Sehingga hendaknya sebuah pesta pernikahan pun dilakukan secara natural sesuai dengan kemampuan dari kedua belah pihak pengantin.

Freddy menyarankan jangan mengadakan pesta pernikahan dari berutang. Hal ini hanya akan memberatkan awal perjalanan dan keuangan keluarga yang baru dibangun. Tentunya Anda tak ingin melanjutkan suasana menyenangkan di pesta pernikahan, dengan penderitaan bertahun-tahun lantaran menanggung utang, bukan? (KOMPAS Female)

Thursday, October 25, 2012

Makna Saling Mencintai Adalah Menerima Ketidaksempurnaan Pasangan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kondisi stres yang sedang kita alami, baik mengenai tekanan pekerjaan maupun masalah keluarga, cenderung membuat kita menjadi orang yang lebih cepat marah dan mudah emosi. Di dalam berhubungan, terkadang perilaku tersebut bisa menyebabkan perasaan tersinggung atau bahkan pertengkaran dengan pasangan kita. Oleh sebab itu, mari redam hawa peperangan dengan mengerti sedikit siapa dan bagaimanakah pasangan kita.

Tidak ada orang yang sempurna. Kita semua pasti memiliki kekurangannya masing-masing, begitu juga dengan pasangan kita. Dengan mencoba belajar untuk bisa melihat mereka dari sudut pandang yang lebih rasional atau lebih dimengerti, mungkin bisa menjadi kado hari Valentine terbaik yang bisa diberikan kepada pasangan kita. Menurut studi yang dilakukan di University of Washington, Neil Jacobson, PhD, psikolog dan pendiri integrative behavioral couples therapy, menyatakan perilaku saling menerima antar pasangan tidak hanya akan meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam berhubungan saja, tapi juga bisa menghindari kita terjadinya perselingkuhan. Sebab dengan sikap saling menerima, maka kedua belah pihak tidak akan merasakan adanya tekanan satu sama lain.

Sembrono

Jika seorang pria mampu membangun rumah, menerbangkan pesawat, memperbaiki mobil yang rusak, tapi banyak wanita yang merasa heran, mengapa para suami tidak bisa membersihkan cucian piring? Atau sekedar mengganti tisu di toilet yang sudah habis? Sebenarnya, kita tidak perlu seorang profesor untuk mengetahui alasan mengapa wanita lebih condong bisa melakukan pekerjaan rumah lebih banyak dibanding yang para kaum pria bisa kerjakan.

Sebenarnya, faktor keengganan suami membantu kita adalah karena mereka memiliki rasa takut lebih besar akan mengganggu pekerjaan kita dibanding kekacauan yang bisa dan akan mereka perbuat.

Dibanding marah-marah, sebaiknya apa yang bisa kita lakukan? Gunakanlah komunikasi yang efektif, yaitu komunikasi yang tidak hanya sebatas penyampaian pesan saja tapi harus disertakan dengan kontak verbal, seperti kontak mata dan penggunaan intonasi yang tepat, atau kita bisa membubuhkan sedikit humor. Jika suami tampak tidak peduli sama sekali dengan debu-debu yang menempel di perabot rumah, maka pahamilah bahwa memang kaum pria tidak didesain untuk bisa memperhatikan hal-hal yang kecil seperti kaum perempuan.

Tidak Banyak Bicara

Biasanya, wanita memang lebih terbuka dan cerewet dibanding kaum pria. Penelitian yang dilakukan Ronald F.Levant, EdD, dari University of Akron, menyatakan sebenarnya baik lelaki maupun perempuan dilahirkan dengan kapasitas berperilaku ekspresif yang sama, namun yang membuatnya berbeda adalah cara mensosialisasikannya saja.

Orang tua akan lebih cenderung mengekspos jangkauan emosi mereka yang lebih luas pada anak perempuannya dibanding anak lelaki, dan orang tua juga bekerja keras untuk bisa mengantur perubahan emosi dari anak-anak mereka. Mungkin saja, pasangan hidup kita merupakan tipe lelaki pendiam dikarenakan sejak kecil memang mereka tidak diajarkan untuk mengekspresikan emosi mereka. Jadi jangan pernah menginterpretasikan “diamnya” pasangan sebagai sinyal bahwa mereka sudah mulai bosan dan tidak lagi tertarik dengan kita. Seharusnya, jika kita percaya akan besarnya cinta pasangan pada kita, maka kita bisa melihat bagaimana pasangan mengkomunikasikan bentuk cinta mereka dengan cara yang non-verbal.

Terlalu Sibuk

Memiliki pasangan yang bekerja 7x24 jam memang kadang membuat kita kesal, marah dan tidak dihargai. Tapi cobalah kita selami satu kata, yaitu pengampunan. Dimana kita bisa menerima dan mengampuni kesalahan orang lain serta mengubah pengampunan tersebut menjadi rasa sayang. Ajaklah pasangan kita untuk berbicara dari hati ke hati, ketimbang hanya menyalahkan dan mengeluarkan kalimat makian. Berikan rasa hormat dan dukungan kepada pasangan kita sehingga mereka bisa merasakan kalau kita selalu ada untuk mendukung dan memberikan perhatian kepada mereka. Dan pada akhirnya, mereka dengan sendirinya akan merubah jadwal kerja dan ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan kita.

Berusaha untuk belajar mencintai kekurangan pasangan kita bukan berarti mereka akan merubah perilaku mereka. Tapi, yang pasti kita sendiri akan merasakan perubahannya, seperti peningkatan rasa percaya, intimasi, dan rasa sayang kepada pasangan kita. Coba pada kali ini :
  • Tuliskan surat kepada pasangan kita yang berisi apresiasi kita untuk segala bentuk empati, keingintahuan, dan kebaikan yang dia tunjukkan melalui kekurangan yang ada padanya.
  • Berikan pasangan kita kado spesial untuk merayakan perbedaan kita. Contoh, jika pasangan kita suka menikmati konser dengan hingar bingarnya dan kita tidak, coba belilah 2 tiket konser untuk kita tonton bersama. Tunjukkan betapa besarnya cinta kita dengan menikmati konser tersebut karena hal itu yang akan membuat pasangan kita bahagia.
(Sweetspearls.com)

Thursday, September 27, 2012

Ciri-Ciri Pria Setia Itu Seperti Ini Lho...

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING Memahami pria itu memang gampang-gampang susah. Terkadang mereka bisa dengan mudah ditebak, dan tak jarang juga tebakan kita meleset.

Namun, mengetahui pria setia atau tidak itu mudah. Pria yang setia memiliki ciri-ciri sebagai berikut...

Menghormati dan menghargai wanita
Pria yang setia tidak akan memperlakukan wanita seolah ia lebih unggul dan ia berada di atas wanita. Ia akan menghargai setiap pendapat dan perbedaan yang ada. Pria yang setia juga akan menghormati wanita dan menjaganya sebaik mungkin. Tidak melakukan pelecehan fisik maupun verbal, serta ingin agar orang yang disayanginya bahagia.

Bisa mengendalikan emosi
Pria mungkin mudah marah saat tersentuh egonya, tetapi ciri pria setia adalah bisa mengendalikan emosi dan tidak meledak-ledak saat marah. Ia tahu benar kata-kata apa yang harus dipilih saat marah, dan memilih melakukan sesuatu yang positif untuk menyalurkan emosi tersebut. Tidak dengan mencaci, memaki atau bahkan sampai memukul.

Dia menepati janjinya
Apabila sesekali ia datang terlambat, maka itu adalah hal yang wajar. Tetapi pria setia cenderung selalu menepati janjinya pada Anda. Hal tersebut menunjukkan kalau ia menghargai dan menjaga komitmen yang telah ia buat. Seandainya memang ia tak bisa memenuhi janjinya, ia akan terus terang mengatakannya pada Anda dan mengajak Anda mencari solusi lainnya.

Dia tidak narsis dan haus perhatian
Pria yang setia tidak narsis dan tidak haus perhatian. Mendapatkan perhatian dari keluarga dan dari Anda saja baginya sudah cukup. Ia tak akan mencari pujian dari wanita lain untuk merasa yakin bahwa ia tampan atau patut untuk dicintai. Ia sudah cukup percaya diri karena ada Anda di sampingnya. Dan itu cukup!

Dia merasa aman dan percaya diri
Pria yang setia akan merasa aman dan percaya akan kemampuan dirinya. Ia tahu benar apa yang harus dilakukan saat menghadapi masalah dan percaya bahwa ia bisa memecahkan masalah tersebut.

Dia bukan tipe yang suka coba-coba
Ia punya selera dan percaya pada pilihan seleranya. Ia bukan tipe pria yang suka coba-coba dan haus untuk memuaskan keingintahuannya terhadap wanita lain. Ia juga tahu bahwa ia tak akan mengorbankan pernikahan dan keluarganya demi seseorang asing yang baru saja dikenalnya. Bukan berarti ia pengecut dan tak berani ambil resiko lho. Dalam hal lain seperti pekerjaan atau bisnis ia mungkin berani menempuh resiko, namun dalam hal cinta ia telah menentukan pilihan yang sudah ia tentukan dan tak tergoyahkan.

Dia selalu bersyukur
Pria yang setia adalah pria yang tahu bersyukur. Ia merasa puas akan apa yang telah dicapainya dan menjaga semuanya karena ia percaya bahwa ini adalah hasil usaha dan kerja kerasnya. Termasuk dalam hubungan, ia akan berusaha agar hubungan tersebut tetap baik dan berhasil karena ia telah mencapai apa yang telah diinginkan, yaitu mendapatkan hati Anda.

Nah kan, terbukti kalau ia adalah pria yang setia. Untuk apa Anda membanding-bandingkannya lagi dengan pria lain? (Vemale.com)

Jangan Ucapkan Kalimat Ini Ketika Wanita Menangis!

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menangis adalah hal yang lumrah dilakukan oleh wanita. Bagi wanita, menangis bisa digunakan sebagai cara mengeluarkan emosi tertahan akibat sakit hati atau hal yang lainnya. Ketika Anda menangis, tentu Anda mengharapkan ada orang yang berkenan menghibur dan menenangkan hati Anda. Namun, ada kalanya Anda merasa begitu jengkel dengan perkataan beberapa orang yang bermaksud menenangkan Anda yang sedang menangis. Mengapa? Karena menurut Anda, perkataan yang dilontarkan oleh teman, sahabat, atau pacar Anda tidak sesuai dengan suasana hati Anda. Kata-kata apa sajakah itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. "Udah, lupain aja."
Wanita tidak perlu diberi tahu kapan mereka harus melupakan hal yang membuat mereka menangis. Ada saatnya bagi wanita untuk mengingat dan akan tiba pula saat untuk lupa. Mengucapkan kata-kata ini hanya akan membuat seorang wanita bertambah jengkel. Alih-alih kesedihannya terhapus, wanita ini akan semakin merasa terpuruk.

2. "Gak usah lebay deh, masalahnya gak separah itu."
Kata-kata ini mungkin terasa biasa jika diungkapkan di saat bercanda dengan teman-teman Anda. Namun esensinya akan jauh berbeda jika kata-kata ini diucapkan kepada Anda di saat Anda menangis. Menangis adalah cara wanita untuk mengeluarkan segala bentuk emosi di hatinya. Maka, jangan pernah menganggap bahwa wanita menangis adalah wanita yang mencari perhatian.

3. "Aku ngerti gimana perasaanmu."
Jangan berbasa-basi dengan mengatakan kalimat ini. Faktanya, tidak ada seorang pun mengetahui dan benar-benar mengerti apa yang sedang dirasakan wanita ketika dia menangis. Kalimat di atas memang ditujukan untuk menunjukkan sebuah simpati, namun kalimat tersebut benar-benar terkesan basa-basi. Daripada mendengarkan kalimat basa-basi, wanita biasanya lebih menyukai hadirnya sebuah pelukan yang menenangkan.

4. "Kamu lagi dapet?"
Perasaan seorang wanita memang biasanya jauh lebih sensitif pada saat datang bulan. Akan tetapi hal ini bukanlah alasan yang tepat untuk dikatakan di depan seorang wanita yang sedang menangis. Perkataan itu justru terkesan merendahkan seorang wanita. Wanita akan cenderung merasa tangisan mereka dianggap remeh. Lebih parah lagi, wanita akan merasa tangisan mereka dianggap sebagai akibat datangnya siklus bulanan.

5. "Jangan nangis lagi deh."
Mengatakan kalimat di atas tidak akan menghentikan tangisan seorang wanita. Yang akan terjadi adalah tangisan tersebut akan semakin kencang dan semakin sulit dihentikan. Berikan perhatian dan pelukan karena kedua hal nyata itulah yang justru akan menenangkan hati seorang wanita.

6. "Gak penting banget untuk ditangisi."
Pilihan kata-kata ini benar-benar buruk. Ketika wanita sedang menangisi seseorang atau sesuatu, tentu hal atau orang itu sangat berarti dan memiliki kesan khusus baginya. Jangan pernah memberitahu bagaimana penting atau tidaknya hal yang sedang ditangisi wanita karena mereka menganggap Anda tidak tahu apa-apa. Mengatakan hal tersebut hanya akan membuat wanita merasa dirinya memiliki gangguan mental. (Vemale.com)

Monday, September 24, 2012

Rahasia Cinta Tetap Menggelora Setelah Menikah

Foto Ilustrasi Cinta.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kebanyakan orang sering terjebak dalam masalah pernikahan yang menjemukan. Alhasil, hubungan cinta jadi terasa hambar dan biasa. Kamu tentu berpikir bahwa itu hanya rutinitas belaka. Padahal ada banyak cara lho untuk membuat cinta lebih bergelora setelah menikah. Penasaran? Berikut adalah rahasia cinta tetap menggelora setelah menikah, seperti dilansir Boldsky.

1. Menulis surat cinta

Bikin surat cinta itu bukan hal yang mudah lho. Kamu perlu banyak inspirasi untuk mengekspresikan rasa cinta dalam kata-kata. Meski terkesan sederhana, ini sangat efektif untuk menjaga gairah cinta tetap membara.

2. Kencan

Mengapa kalian harus berhenti kencan setelah menikah? Kencan jadi momen paling spesial semasa pacaran. Dunia pun terasa milik berdua. Jadi, pastikan kamu tetap melakukannya setelah menikah.

3. Honeymoon kedua

Siapa sih yang tak ingin honeymoon kedua, ketiga, dan seterusnya. Cuma ada kamu dan dia. Sisihkan waktu terbaik untuk kalian berdua untuk menikmati waktu bersama.

4. Hadiah kejutan

Kejutan adalah cara terbaik untuk menjaga cinta tetap hidup setelah menikah. Kamu bisa mengejutkan pasangan dengan memberi hadiah kecil yang mengejutkan.

5. Pesta pernikahan

Ulang tahun pernikahan menjadi hari terpenting dalam hubungan cinta. Kamu bisa mempersiapkan rencana pesta secara matang. Mulai dari hadiah hingga kejutan untuknya.

6. Melakukan hal konyol

Dia kadang melakukan beberapa hal konyol dan kekanak-kanakan untuk membuat kita tertawa. Ternyata, hal ini sangat efektif untuk menjaga cinta tetap membara.

Ada banyak hal kok yang bisa kamu lakukan setelah menikah. Bahkan, hubungan cinta bisa jadi semakin intim dan mesra. Asal, kamu dan dia memang menjalankannnya dengan sepenuh hati. (Merdeka.com)
 
Copyright © 2012-2014 The Wedding