LATEST UPDATES

Bulan Madu

Pengantin Baru

Rumah Tangga

From our Blog

Saturday, October 27, 2012

10 Ide Melewati Malam Minggu Tanpa Kekasih

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kalau kamu sudah terbiasa menghabiskan setiap malam minggu bersama pasangan, biasanya kamu akan kebingungan jika diharuskan bermalam minggu sendirian. Tak perlu bingung. Ternyata ada banyak hal mengasyikkan yang bisa kamu lakukan di malam minggu mesti tanpa kekasih, loh. Penasaran? Tengok beberapa ide melewati malam minggu tanpa kekasih berikut ini dan tetaplah bersenang-senang di malam minggu.

1. Keluar bersama teman
Jika biasanya kamu selalu pergi bersama pacar di malam minggu, mengapa kali ini tidak mengajak temanmu jalan-jalan ketika pacarmu keluar kota? Kamu khawatir temanmu juga keluar bersama pacarnya? Di sinilah uniknya: kamu bisa mengajak teman yang jarang kamu ajak bepergian untuk menghabiskan malam minggu bersamanya. Selain menambah teman dan mengenal orang baru, tentu kamu tidak akan kesepian meski tanpa kekasih malam itu.

2. Menginap
Selagi pacarmu tidak ada, kamu bisa mengajak beberapa temanmu untuk menginap di rumah, atau kamu pun bisa menginap di rumah seorang temanmu. Habiskan semalam suntuk bercengkrama, menonton film bersama-sama atau sekedar duduk di teras rumah sambil menikmati jagung dan roti bakar. Tentu mengasyikkan bisa berkumpul bersama teman-teman semalaman.

3. Menikmati kesendirian
Apa salahnya menikmati malam minggu sendirian? Pergilah ke mall untuk berbelanja atau sekedar melihat-lihat koleksi baju terbaru. Tidak perlu merasa iri melihat pasangan lain yang bisa bergandengan tangan dengan pacarnya di malam minggu. Pergilah ke tempat yang biasanya tidak ingin dikunjungi pacarmu. Misalnya, pacarmu selalu bawel jika harus menemanimu ke salon untuk creambath. Jadi mengapa tidak melewati malam minggu dengan menikmati creambath di salon tanpa mendengar gerutuan sang pacar?

4. Menonton film di rumah
Kalau kamu tidak ingin keluar rumah, kamu bisa menyewa berbagai film dan menontonnya di rumah. Belilah popcorn dan soda lalu nikmati enaknya menonton film seorang diri. Kamu bisa tertawa, menjerit bahkan menangis sesukamu tanpa perlu mendengar orang lain berkata, “Ssssttttttt!”

5. Melakukan hal baru
Jika biasanya kamu jarang memasak, kamu bisa melewati malam minggu tanpa pacar dengan membuat kue atau mencoba resep baru. Tak masalah jika kuenya bantat atau masakanmu tak enak. Toh kamu sendiri yang akan memakannya, kan?

6. Mengadakan pesta kecil
Waktunya untuk pesta! Undanglah beberapa orang teman dekatmu dan adakan pesta sederhana di rumah. Siapkan camilan seadanya dan bersenang-senanglah. Kalian bisa berjoget, bermain atau mungkin menonton film bersama.

7. Berkumpul bersama keluarga
Kapan terakhir kali kamu menghabiskan waktu bersama keluarga? Kalau biasanya waktumu habis tersita untuk pacarmu, kali ini kamu bisa berkumpul bersama keluarga di malam minggu. Bujuklah orangtuamu untuk makan malam di luar. Atau, kamu pun bisa mengajak saudaramu berbelanja atau menonton film di bioskop.

8. Browsing Internet
Kalau kamu memiliki koneksi internet di rumah, habiskan malam minggumu dengan menjelajahi situs-situs Internet. Kamu bisa membaca hal-hal menarik yang terjadi di belahan dunia lain, atau menonton video-video di Youtube, atau bahkan mengobrol dengan teman yang mungkin online di Facebook atau messenger lainnya.

9. Mengunjungi kerabat
Kamu jarang berkunjung ke rumah nenek, om atau tante? Jika mereka tinggal di kota yang sama denganmu, sekaranglah waktunya untuk bersilaturahmi. Belilah oleh-oleh seadanya dan kejutkan mereka dengan kehadiranmu.

10. Tidur
Bosan jalan-jalan? Bosan menonton film atau membaca buku? Tidak tertarik untuk melakukan sesuatu jika tidak bersama pacar tercinta? Kalau begitu, tidurlah jawabannya. Kalau biasanya kamu tidur larut malam setiap malam minggu, kali ini kamu bisa merasakan sensasi tidur lebih awal. Jika kamu tidur lebih awal, tentu kamu akan bangun lebih awal juga di hari Minggu. Nah, kamu bisa memanfaatkan hari Minggu pagimu untuk sekedar jogging keliling kompleks atau membersihan kamar yang debunya mulai bertebaran di sana-sini.

Kegiatan-kegiatan di atas tentunya patut dicoba bila memang kamu harus bermalam minggu tanpa kekasih. Bersenang-senanglah meski tanpa pacar dan selamat menikmati malam minggu! (Blog Menggelikan)

Stop Mencari "Soulmate" dan Cinta Ideal

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menemukan soulmate atau Mr Right menjadi harapan banyak perempuan. Tak sedikit perempuan yang menganggap dengan menemukan soulmate, hubungan cintanya bahkan pernikahan akan lebih langgeng dan jauh lebih bahagia.

Studi sosial pada 2010, diadakan Marist College di Poughkeepsie, New York menyebutkan banyak pasangan menikah yang mengaku mereka adalah soulmate. Masih menurut riset yang sama, pasangan "soulmate" memiliki risiko perceraian yang lebih besar.

Relatonship Coach Ronnie Ann Ryan menyarankan, sebaiknya Anda mulai berhenti mencari soulmate. Menurutnya ada lima alasan di baliknya.

1. Gairah bergejolak tak tahan lama.
Penelitian sosial menunjukkan pasangan yang mengaku sebagai soulmate cenderung menjalani hubungan dengan gejolak hasrat yang tinggi. Kebahagiaan mereka berasal dari chemistry secara fisik. Menurut Ryan, kedekatan seperti ini biasanya sulit bertahan lama karena tipe ketertarikan semacam ini cenderung memudar seiring waktu. Di sisi lain, pernikahan yang dibangun berdasarkan rasa peduli dan afeksi, cenderung lebih bertahan dalam jangka waktu panjang. Hubungan semacam ini lebih kuat dan tahan lama.

2.  Negeri dongeng itu tak pernah nyata.
Perempuan yang sering berkhayal menemukan soulmate biasanya terbawa dengan kisah dari negeri dongeng yang sebenarnya tak nyata. Romantisme yang diciptakan di negeri dongeng itu membuat perempuan kerap mempertahankan ekspektasi yang tidak realistis. Dampaknya perempuan selalu merasa tidak ada laki-laki yang tepat dan bisa memuaskan harapannya.

"Maaf saja, Prince Charming itu karakter di negeri dongeng, bukan pria sesungguhnya yang memiliki karakteristik manusia utuh," tegas Ryan.

3. Cinta ideal itu bikin patah hati.
Romantisme membuat banyak perempuan patah hati. Ketika merasa menemukan soulmate, banyak perempuan berusaha mempertahankannya, tak rela melepaskan. Karena baginya ia telah menemukan pria idaman dan bisa mewujudkan cinta yang ideal bersamanya. Namun waktu berjalan dan hubungan pun tak berjalan sesuai harapan. Saat harus berpisah dengan pasangan, banyak perempuan yang kemudian tak mampu melepaskan masa lalunya bahkan kesulitan untuk melanjutkan kembali hidupnya, karena patah hati merasa gagal mewujudkan cinta ideal dan romantisme impiannya.

4. Soulmate menuntut satu cinta yang besar.
Menemukan soulmate sama dengan mencurahkan semua cinta, sebesar-besarnya, kepada satu orang. Ryan mengatakan, banyak perempuan mengaku padanya, "Saya pernah memiliki cinta yang besar dalam hidup saya, dan hanya itu saya yang saya dapatkan."

Menjalin hubungan dengan soulmate membuat pasangan terikat pada satu hasrat cinta yang besar. Pada sebagian orang, hubungan yang hanya berlandaskan hasrat cinta tanpa rasa peduli dan afeksi, berakhir pada perceraian atau mereka bertahan namun tak lagi merasakan cinta sesungguhnya.

5. Defenisi baru soulmate.
Ryan mengatakan, dengan mempeluas makna soulmate, Anda bisa menghindari patah hati dalam hubungan. Anda pun akan memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengekspresikan cinta, lagi dan lagi. Soulmate dalam perspektif baru bagi Ryan adalah Anda mengizinkan diri Anda untuk membuka kesempatan atas cinta, lebih dari satu kali.

"Saran yang cukup radikal dari saya, pertimbangkanlah untuk memiliki lebih dari satu soulmate, supaya Anda banyak belajar di berbagai level," jelasnya.

Ryan menambahkan, "Saya percaya akan cinta. Bagi beberapa orang cinta bisa bertahan selamanya. Bagi sebagian yang lain, mereka harus melewati beberapa kesempatan untuk merasakan cinta sesuai harapannya. Kalau Anda bisa memahami bahwa cinta tak harus sempurna, kesempatan untuk jatuh cinta akan terbuka lebih banyak dalam hidup Anda," jelasnya.

Jadi, menurut Ryan, berhentilah mencari cinta yang sempurna dan soulmate. Tapi mulailah mencari hubungan yang sehat untuk Anda dengan seseorang yang cocok dengan Anda, suportif, baik, menyayangi, memiliki nilai dan keinginan yang sama dengan Anda dalam membina hubungan. Jika Anda fokus membangun hubungan semacam ini, bukan semata mencari soulmate atau Mr Right, hubungan jangka panjang yang romantis pun bisa didapatkan. (KOMPAS Female)

7 Hal yang Tidak Bisa Ditoleransi dalam Hubungan Asmara

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Bertoleransi pada kekurangan pasangan memang diperlukan agar hubungan asmara yang ada dapat awet, namun tentu ada batasnya. Ada hal-hal yang tidak dapat ditoleransi walaupun dilakukan oleh orang yang spesial bagi Anda.

Berikut adalah tujuh hal yang tidak bisa ditoleransi dalam hubungan asmara seperti dilansir dari All Women Stalk.

1. Kekerasan
Kekerasan adalah sikap yang salah dan tidak dapat diterima, sekalipun dilakukan oleh kekasih yang sangat Anda cintai. Seseorang yang melakukan kekerasan pada pasangannya tidak layak dimaafkan dan diberikan kesempatan kedua, baik pria maupun wanita. Jika pasangan melakukan kekerasan kepada Anda maka jangan berpikir dua kali untuk meninggalkannya.

2. Berselingkuh
Memang ada beberapa pasangan yang berhubungan kembali walaupun pernah diselingkuhi, namun sebenarnya pasangan yang pernah berselingkuh tidak layak untuk diberikan kesempatan kedua. Jika pasangan berselingkuh, maka akan sulit bagi Anda untuk mempercayai bahwa si dia tidak akan selingkuh lagi di kemudian hari.

3. Serangan Verbal
Walaupun akibatnya tidak separah serangan secara fisik, namun serangan secara verbal dapat mengganggu kondisi mental Anda. Jika si dia seringkali meneriaki, mencaci-maki atau meremehkan Anda maka itu adalah pertanda bahwa si dia bukanlah pria yang tepat.

4. Flirting
Faktanya, pria memang tertarik pada wanita cantik dan begitu pula sebaliknya. Namun jika pasangan Anda kerap kali flirting kepada wanita lain, Anda harus segera menghentikannya.

5. Ketidakseimbangan
Dalam sebuah hubungan asmara, masing-masing pasangan harus saling seimbang dalam menjalani hubungan yang ada. Jika Anda terlalu dominan dan pasangan terlihat terlalu cuek, maka itu adalah pertanda bahwa hubungan Anda dan si dia kurang baik.

6. Menjauhkan Anda dari Keluarga
Jika pasangan membuat Anda menjadi jauh dengan keluarga atau kerabat, maka sudah saatnya Anda meninggalkan si dia. Biasanya saat pasangan berniat menjauhkan Anda dari keluarga atau teman, dia akan melakukannya tanpa Anda sadari. Saat Anda sadar, segera sudahi hubungan cinta dengan si dia. Saat masih pacaran, sudah pasti keluarga jauh lebih penting daripada hubungan Anda dengannya. Apalagi jika selama ini Anda tidak punya masalah dengan keluarga. Keluarga lah yang selalu jadi orang pertama menolong Anda di saat susah.

7. Berbohong
Kebohongan kecil seperti memuji pakaian Anda agar Anda bahagia masih dapat diterima. Namun jika si dia berbohong tentang keberadaan atau masa lalunya, maka hal itu tidak dapat lagi diterima. (Wolipop)

"Check Up" Finansial Pranikah, Penting Ya?

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Jelang pernikahan, idealnya, calon pengantin menjalani proses premarital check up, yang biasanya terkait dengan pemeriksaan kesehatan fisik terutama organ reproduksi. Selain memeriksakan kesehatan, ada baiknya pasangan juga mendiskusikan keuangan. Sayangnya, pemeriksaan keuangan pranikah belum menjadi prioritas atau bahkan belum banyak pasangan yang memiliki kesadaran untuk mendiskusikan keuangan sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Padahal, financial check up, yang lebih menekankan pada diskusi dan keterbukaan mengenai keuangan punya pengaruh besar terhadap kehidupan pernikahan dan rumah tangga.

"Dari jumlah klien yang datang untuk merencanakan keuangan, rata-rata 25-30 orang per bulan, 90 persennya adalah pasangan. Namun hanya tiga persen yang merencanakan keuangan jelang pernikahan," jelas Nurfitriavi Nuriman, CFP, independent financial planner dari QM Financial kepada Kompas Female di sela kegiatan Women Wired Weekend di fX Lifestyle X'Nter Jakarta, belum lama ini.

Menurut perempuan yang akrab disapa Fitri ini, tidak adanya keterbukaan pasangan mengenai keuangan menyulitkan keduanya dalam menjalani rumah tangga. Karena, pengeluaran dan kebutuhan seseorang saat menikah berbeda dengan ketika ia masih lajang. Meskipun, rumah tangga dibiayai oleh penghasilan ganda dari pasangan yang keduanya bekerja, bukan berarti kondisi finansial Anda sudah baik. Apalagi jika pasangan menikah tidak memiliki tujuan finansial dan visi yang sama dalam menjalani rumah tangga.

"Tujuan finansial perlu dibicarakan pasangan menikah, bahkan saat merencanakan pernikahan. Jangan menganggap masa depan terjamin hanya karena pasangan punya gaji besar. Kalau punya gaji besar tapi hobi belanja, nonton konser dan lainnya, tak ada artinya," jelas Fitri.

Pemeriksaan keuangan pranikah sebenarnya membahas topik yang sama dengan pasangan menikah yang sedang merencanakan keuangan. Topiknya sama, namun bedanya, pasangan mendapatkan manfaat lebih jika perencanaan keuangan dilakukan sedini mungkin bahkan sebelum menikah. Pembicaraan finansial pranikah menyangkut jumlah penghasilan dan pengeluaran masing-masing individu, termasuk berapa utang masing-masing individu yang perlu diketahui sebelum menikah. Dengan begitu setelah menikah, pasangan dapat merencanakan dan mengelola keuangan lebih baik lagi.

Keterbukaan finansial penting bagi pasangan, kata Fitri. Ia menambahkan, banyak orang yang semasa pacaran tidak mengetahui persis kebiasaan pasangannya dalam mengelola uang. Boleh jadi saat pacaran, si dia rajin membelikan hadiah istimewa untuk Anda, tapi menggunakan kartu kredit. Lalu setelah menikah, si dia memiliki utang kartu kredit yang banyak, dan Anda mau tak mau turut menanggungnya. Karena bagaimana pun ketika berumah tangga, masalah keuangan menjadi tanggung jawab bersama. Hal seperti ini jika tidak dibicarakan, akan memberikan dampak buruk bagi kondisi finansial saat menikah.

Dengan pembicaraan finansial pranikah, Anda dan pasangan dapat membereskan masalah keuangan personal sebelum memulai perjalanan baru dengan kondisi finansial yang lebih tertata. Fitri menyontohkan, ada pasangan yang bertunangan meminta bantuannya untuk merencanakan keuangan. Selain merencanakan keuangan untuk biaya pernikahan, pasangan ini juga merumuskan biaya untuk memenuhi tujuan finansial ke depan, seperti kepemilikan rumah dan lainnya. Ada juga pasangan menikah yang belum memiliki anak, namun mulai merencanakan biaya pendidikan anak untuk mengoptimalkan penghasilan agar tak hanya terbuang sia-sia untuk hura-hura. Ini contoh positifnya. Di sisi lain, Fitri juga menemui banyak perempuan yang bahkan tidak tahu berapa gaji suaminya.

Pilihan ada di tangan Anda, ingin menjalani rumah tangga dengan kondisi finansial seperti apa. Keterbukaan membicarakan keuangan dan merencanakan finansial sejak dini, memudahkan Anda untuk menjalani bahtera rumah tangga ke depannya karena hidup lebih terencana, bebas dari masalah finansial masa lalu dan bersiap menyambut masa depan bersama pasangan. (KOMPAS Female)

Biaya Pernikahan Siapa yang Bayar?

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Anda dan dia berencana menikah. Persoalan yang dihadapi bukan hanya pesta seperti apa yang akan digelar, tapi siapa yang membayar biaya pernikahan tersebut? Financial Planner, Freddy Pieloor, CFP, menjelaskan bagaimana semestinya pasangan memutuskan biaya pesta pernikahan.

Kesepakatan bersama
Banyak pertanyaan yang dilontarkan dan pernyataan yang disampaikan atas kewajiban membayar biaya pernikahan. Ada yang bilang bahwa biaya pernikahan dibayar oleh mempelai pria dan keluarganya. Namun ada juga yang berkata bahwa justru sang mempelai perempuan dan keluarganya lah yang harus membayar biaya pernikahan tersebut.

Apakah ada tertulis dalam Undang-Undang atau peraturan negara yang menyatakan bahwa biaya pernikahan dibebankan kepada seseorang atau sebuah keluarga saja? Apakah ada ayat dalam kitab suci agama yang menegaskan bahwa biaya itu wajib dibayar oleh pihak tertentu? Atau ada adat budaya secara tertulis menyatakan siapa yang harus membayar biaya pernikahan?

Seperti yang Anda ketahui bahwa pernikahan adalah sebuah kesepakatan dan komitmen dari kedua belah pihak, Anda dan si dia. Sehingga selayaknya biaya yang akan timbul ditanggung bersama.

Sesuai kemampuan
Perlu dicatat bahwa pernikahan yang elegan adalah pernikahan yang tidak dipaksakan dalam segala sudut. Termasuk dalam biaya pernikahan. Maksudnya adalah biaya pernikahan yang dibayarkan haruslah sesuai dengan kemampuan kedua belah pihak. Tidak berutang dalam menyelenggarakan pesta pernikahan.

Pernikahan ini adalah penyatuan dua pribadi menjadi sebuah keluarga inti baru, dan pesta pernikahan yang akan diselenggarakan layaknya atas inisiasi dan kehendak yang menikah. Keluarga besar (ayah dan ibu masing-masing pihak) hanya memberikan dukungan, dan bukan memaksakan gaya dan tata cara pernikahan sebuah adat yang membutuhkan biaya besar.

Bila orangtua atau sebuah keluarga ingin melakukan tata cara sebuah pernikahan memakai adat budaya suku tertentu yang memerlukan dana besar, maka hendaknya keluarga itulah yang pantas membayar biaya itu.

Sebuah pernikahan adalah sebuah kebahagiaan yang alami dan bukan sesuatu yang dipaksakan. Sehingga hendaknya sebuah pesta pernikahan pun dilakukan secara natural sesuai dengan kemampuan dari kedua belah pihak pengantin.

Freddy menyarankan jangan mengadakan pesta pernikahan dari berutang. Hal ini hanya akan memberatkan awal perjalanan dan keuangan keluarga yang baru dibangun. Tentunya Anda tak ingin melanjutkan suasana menyenangkan di pesta pernikahan, dengan penderitaan bertahun-tahun lantaran menanggung utang, bukan? (KOMPAS Female)

Thursday, October 25, 2012

Makna Saling Mencintai Adalah Menerima Ketidaksempurnaan Pasangan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kondisi stres yang sedang kita alami, baik mengenai tekanan pekerjaan maupun masalah keluarga, cenderung membuat kita menjadi orang yang lebih cepat marah dan mudah emosi. Di dalam berhubungan, terkadang perilaku tersebut bisa menyebabkan perasaan tersinggung atau bahkan pertengkaran dengan pasangan kita. Oleh sebab itu, mari redam hawa peperangan dengan mengerti sedikit siapa dan bagaimanakah pasangan kita.

Tidak ada orang yang sempurna. Kita semua pasti memiliki kekurangannya masing-masing, begitu juga dengan pasangan kita. Dengan mencoba belajar untuk bisa melihat mereka dari sudut pandang yang lebih rasional atau lebih dimengerti, mungkin bisa menjadi kado hari Valentine terbaik yang bisa diberikan kepada pasangan kita. Menurut studi yang dilakukan di University of Washington, Neil Jacobson, PhD, psikolog dan pendiri integrative behavioral couples therapy, menyatakan perilaku saling menerima antar pasangan tidak hanya akan meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam berhubungan saja, tapi juga bisa menghindari kita terjadinya perselingkuhan. Sebab dengan sikap saling menerima, maka kedua belah pihak tidak akan merasakan adanya tekanan satu sama lain.

Sembrono

Jika seorang pria mampu membangun rumah, menerbangkan pesawat, memperbaiki mobil yang rusak, tapi banyak wanita yang merasa heran, mengapa para suami tidak bisa membersihkan cucian piring? Atau sekedar mengganti tisu di toilet yang sudah habis? Sebenarnya, kita tidak perlu seorang profesor untuk mengetahui alasan mengapa wanita lebih condong bisa melakukan pekerjaan rumah lebih banyak dibanding yang para kaum pria bisa kerjakan.

Sebenarnya, faktor keengganan suami membantu kita adalah karena mereka memiliki rasa takut lebih besar akan mengganggu pekerjaan kita dibanding kekacauan yang bisa dan akan mereka perbuat.

Dibanding marah-marah, sebaiknya apa yang bisa kita lakukan? Gunakanlah komunikasi yang efektif, yaitu komunikasi yang tidak hanya sebatas penyampaian pesan saja tapi harus disertakan dengan kontak verbal, seperti kontak mata dan penggunaan intonasi yang tepat, atau kita bisa membubuhkan sedikit humor. Jika suami tampak tidak peduli sama sekali dengan debu-debu yang menempel di perabot rumah, maka pahamilah bahwa memang kaum pria tidak didesain untuk bisa memperhatikan hal-hal yang kecil seperti kaum perempuan.

Tidak Banyak Bicara

Biasanya, wanita memang lebih terbuka dan cerewet dibanding kaum pria. Penelitian yang dilakukan Ronald F.Levant, EdD, dari University of Akron, menyatakan sebenarnya baik lelaki maupun perempuan dilahirkan dengan kapasitas berperilaku ekspresif yang sama, namun yang membuatnya berbeda adalah cara mensosialisasikannya saja.

Orang tua akan lebih cenderung mengekspos jangkauan emosi mereka yang lebih luas pada anak perempuannya dibanding anak lelaki, dan orang tua juga bekerja keras untuk bisa mengantur perubahan emosi dari anak-anak mereka. Mungkin saja, pasangan hidup kita merupakan tipe lelaki pendiam dikarenakan sejak kecil memang mereka tidak diajarkan untuk mengekspresikan emosi mereka. Jadi jangan pernah menginterpretasikan “diamnya” pasangan sebagai sinyal bahwa mereka sudah mulai bosan dan tidak lagi tertarik dengan kita. Seharusnya, jika kita percaya akan besarnya cinta pasangan pada kita, maka kita bisa melihat bagaimana pasangan mengkomunikasikan bentuk cinta mereka dengan cara yang non-verbal.

Terlalu Sibuk

Memiliki pasangan yang bekerja 7x24 jam memang kadang membuat kita kesal, marah dan tidak dihargai. Tapi cobalah kita selami satu kata, yaitu pengampunan. Dimana kita bisa menerima dan mengampuni kesalahan orang lain serta mengubah pengampunan tersebut menjadi rasa sayang. Ajaklah pasangan kita untuk berbicara dari hati ke hati, ketimbang hanya menyalahkan dan mengeluarkan kalimat makian. Berikan rasa hormat dan dukungan kepada pasangan kita sehingga mereka bisa merasakan kalau kita selalu ada untuk mendukung dan memberikan perhatian kepada mereka. Dan pada akhirnya, mereka dengan sendirinya akan merubah jadwal kerja dan ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan kita.

Berusaha untuk belajar mencintai kekurangan pasangan kita bukan berarti mereka akan merubah perilaku mereka. Tapi, yang pasti kita sendiri akan merasakan perubahannya, seperti peningkatan rasa percaya, intimasi, dan rasa sayang kepada pasangan kita. Coba pada kali ini :
  • Tuliskan surat kepada pasangan kita yang berisi apresiasi kita untuk segala bentuk empati, keingintahuan, dan kebaikan yang dia tunjukkan melalui kekurangan yang ada padanya.
  • Berikan pasangan kita kado spesial untuk merayakan perbedaan kita. Contoh, jika pasangan kita suka menikmati konser dengan hingar bingarnya dan kita tidak, coba belilah 2 tiket konser untuk kita tonton bersama. Tunjukkan betapa besarnya cinta kita dengan menikmati konser tersebut karena hal itu yang akan membuat pasangan kita bahagia.
(Sweetspearls.com)

Thursday, September 27, 2012

Ciri-Ciri Pria Setia Itu Seperti Ini Lho...

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Memahami pria itu memang gampang-gampang susah. Terkadang mereka bisa dengan mudah ditebak, dan tak jarang juga tebakan kita meleset.

Namun, mengetahui pria setia atau tidak itu mudah. Pria yang setia memiliki ciri-ciri sebagai berikut...

Menghormati dan menghargai wanita
Pria yang setia tidak akan memperlakukan wanita seolah ia lebih unggul dan ia berada di atas wanita. Ia akan menghargai setiap pendapat dan perbedaan yang ada. Pria yang setia juga akan menghormati wanita dan menjaganya sebaik mungkin. Tidak melakukan pelecehan fisik maupun verbal, serta ingin agar orang yang disayanginya bahagia.

Bisa mengendalikan emosi
Pria mungkin mudah marah saat tersentuh egonya, tetapi ciri pria setia adalah bisa mengendalikan emosi dan tidak meledak-ledak saat marah. Ia tahu benar kata-kata apa yang harus dipilih saat marah, dan memilih melakukan sesuatu yang positif untuk menyalurkan emosi tersebut. Tidak dengan mencaci, memaki atau bahkan sampai memukul.

Dia menepati janjinya
Apabila sesekali ia datang terlambat, maka itu adalah hal yang wajar. Tetapi pria setia cenderung selalu menepati janjinya pada Anda. Hal tersebut menunjukkan kalau ia menghargai dan menjaga komitmen yang telah ia buat. Seandainya memang ia tak bisa memenuhi janjinya, ia akan terus terang mengatakannya pada Anda dan mengajak Anda mencari solusi lainnya.

Dia tidak narsis dan haus perhatian
Pria yang setia tidak narsis dan tidak haus perhatian. Mendapatkan perhatian dari keluarga dan dari Anda saja baginya sudah cukup. Ia tak akan mencari pujian dari wanita lain untuk merasa yakin bahwa ia tampan atau patut untuk dicintai. Ia sudah cukup percaya diri karena ada Anda di sampingnya. Dan itu cukup!

Dia merasa aman dan percaya diri
Pria yang setia akan merasa aman dan percaya akan kemampuan dirinya. Ia tahu benar apa yang harus dilakukan saat menghadapi masalah dan percaya bahwa ia bisa memecahkan masalah tersebut.

Dia bukan tipe yang suka coba-coba
Ia punya selera dan percaya pada pilihan seleranya. Ia bukan tipe pria yang suka coba-coba dan haus untuk memuaskan keingintahuannya terhadap wanita lain. Ia juga tahu bahwa ia tak akan mengorbankan pernikahan dan keluarganya demi seseorang asing yang baru saja dikenalnya. Bukan berarti ia pengecut dan tak berani ambil resiko lho. Dalam hal lain seperti pekerjaan atau bisnis ia mungkin berani menempuh resiko, namun dalam hal cinta ia telah menentukan pilihan yang sudah ia tentukan dan tak tergoyahkan.

Dia selalu bersyukur
Pria yang setia adalah pria yang tahu bersyukur. Ia merasa puas akan apa yang telah dicapainya dan menjaga semuanya karena ia percaya bahwa ini adalah hasil usaha dan kerja kerasnya. Termasuk dalam hubungan, ia akan berusaha agar hubungan tersebut tetap baik dan berhasil karena ia telah mencapai apa yang telah diinginkan, yaitu mendapatkan hati Anda.

Nah kan, terbukti kalau ia adalah pria yang setia. Untuk apa Anda membanding-bandingkannya lagi dengan pria lain? (Vemale.com)

Jangan Ucapkan Kalimat Ini Ketika Wanita Menangis!

Foto Ilustrasi.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menangis adalah hal yang lumrah dilakukan oleh wanita. Bagi wanita, menangis bisa digunakan sebagai cara mengeluarkan emosi tertahan akibat sakit hati atau hal yang lainnya. Ketika Anda menangis, tentu Anda mengharapkan ada orang yang berkenan menghibur dan menenangkan hati Anda. Namun, ada kalanya Anda merasa begitu jengkel dengan perkataan beberapa orang yang bermaksud menenangkan Anda yang sedang menangis. Mengapa? Karena menurut Anda, perkataan yang dilontarkan oleh teman, sahabat, atau pacar Anda tidak sesuai dengan suasana hati Anda. Kata-kata apa sajakah itu? Simak ulasannya di bawah ini.

1. "Udah, lupain aja."
Wanita tidak perlu diberi tahu kapan mereka harus melupakan hal yang membuat mereka menangis. Ada saatnya bagi wanita untuk mengingat dan akan tiba pula saat untuk lupa. Mengucapkan kata-kata ini hanya akan membuat seorang wanita bertambah jengkel. Alih-alih kesedihannya terhapus, wanita ini akan semakin merasa terpuruk.

2. "Gak usah lebay deh, masalahnya gak separah itu."
Kata-kata ini mungkin terasa biasa jika diungkapkan di saat bercanda dengan teman-teman Anda. Namun esensinya akan jauh berbeda jika kata-kata ini diucapkan kepada Anda di saat Anda menangis. Menangis adalah cara wanita untuk mengeluarkan segala bentuk emosi di hatinya. Maka, jangan pernah menganggap bahwa wanita menangis adalah wanita yang mencari perhatian.

3. "Aku ngerti gimana perasaanmu."
Jangan berbasa-basi dengan mengatakan kalimat ini. Faktanya, tidak ada seorang pun mengetahui dan benar-benar mengerti apa yang sedang dirasakan wanita ketika dia menangis. Kalimat di atas memang ditujukan untuk menunjukkan sebuah simpati, namun kalimat tersebut benar-benar terkesan basa-basi. Daripada mendengarkan kalimat basa-basi, wanita biasanya lebih menyukai hadirnya sebuah pelukan yang menenangkan.

4. "Kamu lagi dapet?"
Perasaan seorang wanita memang biasanya jauh lebih sensitif pada saat datang bulan. Akan tetapi hal ini bukanlah alasan yang tepat untuk dikatakan di depan seorang wanita yang sedang menangis. Perkataan itu justru terkesan merendahkan seorang wanita. Wanita akan cenderung merasa tangisan mereka dianggap remeh. Lebih parah lagi, wanita akan merasa tangisan mereka dianggap sebagai akibat datangnya siklus bulanan.

5. "Jangan nangis lagi deh."
Mengatakan kalimat di atas tidak akan menghentikan tangisan seorang wanita. Yang akan terjadi adalah tangisan tersebut akan semakin kencang dan semakin sulit dihentikan. Berikan perhatian dan pelukan karena kedua hal nyata itulah yang justru akan menenangkan hati seorang wanita.

6. "Gak penting banget untuk ditangisi."
Pilihan kata-kata ini benar-benar buruk. Ketika wanita sedang menangisi seseorang atau sesuatu, tentu hal atau orang itu sangat berarti dan memiliki kesan khusus baginya. Jangan pernah memberitahu bagaimana penting atau tidaknya hal yang sedang ditangisi wanita karena mereka menganggap Anda tidak tahu apa-apa. Mengatakan hal tersebut hanya akan membuat wanita merasa dirinya memiliki gangguan mental. (Vemale.com)

Monday, September 24, 2012

Rahasia Cinta Tetap Menggelora Setelah Menikah

Foto Ilustrasi Cinta.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Kebanyakan orang sering terjebak dalam masalah pernikahan yang menjemukan. Alhasil, hubungan cinta jadi terasa hambar dan biasa. Kamu tentu berpikir bahwa itu hanya rutinitas belaka. Padahal ada banyak cara lho untuk membuat cinta lebih bergelora setelah menikah. Penasaran? Berikut adalah rahasia cinta tetap menggelora setelah menikah, seperti dilansir Boldsky.

1. Menulis surat cinta

Bikin surat cinta itu bukan hal yang mudah lho. Kamu perlu banyak inspirasi untuk mengekspresikan rasa cinta dalam kata-kata. Meski terkesan sederhana, ini sangat efektif untuk menjaga gairah cinta tetap membara.

2. Kencan

Mengapa kalian harus berhenti kencan setelah menikah? Kencan jadi momen paling spesial semasa pacaran. Dunia pun terasa milik berdua. Jadi, pastikan kamu tetap melakukannya setelah menikah.

3. Honeymoon kedua

Siapa sih yang tak ingin honeymoon kedua, ketiga, dan seterusnya. Cuma ada kamu dan dia. Sisihkan waktu terbaik untuk kalian berdua untuk menikmati waktu bersama.

4. Hadiah kejutan

Kejutan adalah cara terbaik untuk menjaga cinta tetap hidup setelah menikah. Kamu bisa mengejutkan pasangan dengan memberi hadiah kecil yang mengejutkan.

5. Pesta pernikahan

Ulang tahun pernikahan menjadi hari terpenting dalam hubungan cinta. Kamu bisa mempersiapkan rencana pesta secara matang. Mulai dari hadiah hingga kejutan untuknya.

6. Melakukan hal konyol

Dia kadang melakukan beberapa hal konyol dan kekanak-kanakan untuk membuat kita tertawa. Ternyata, hal ini sangat efektif untuk menjaga cinta tetap membara.

Ada banyak hal kok yang bisa kamu lakukan setelah menikah. Bahkan, hubungan cinta bisa jadi semakin intim dan mesra. Asal, kamu dan dia memang menjalankannnya dengan sepenuh hati. (Merdeka.com)

5 Hal Penting Dalam Cinta yang Disepelekan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Cinta bukan sekadar berbagi, membelikan hadiah, atau tertawa bersama. Ada banyak hal penting lainnya yang malah sering dianggap beberapa orang sepele. Apa saja itu? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Boldsky berikut ini.

Memasak makanan kesukaan
Hal yang satu ini adalah kejutan terbaik yang bisa Anda lakukan untuk pasangan. Baik pria dan wanita sebaiknya melakukan hal ini demi menjaga kemesraan mereka bersama pasangan. Bukankah menyenangkan jika ada makanan favorit di meja setelah Anda kelelahan bekerja seharian?

Tidak pergi saat si dia kesepian
Pria biasanya cukup sulit meninggalkan jadwal main bersama temannya saat kekasihnya kesepian. Namun justru di sinilah keseriusan seseorang dinilai. Anda pun sebaiknya mencoba menunjukkan kepedulian pada pasangan. Jangan malah pergi saat si dia kesepian dan membutuhkan Anda.

Menulis catatan I Love You
Bagi pasangan yang sudah menikah, berapa kali Anda berkata kalau Anda mencintai pasangan dalam sehari? Mungkin hal-hal seperti ini dianggap sepele dan memalukan jika diucapkan secara langsung. Jadi kenapa Anda tidak mencoba menuliskan catatan I Love You dan menempelkannya di dapur, kamar mandi, cermin, atau bagian rumah yang lain untuk membahagiakan pasangan?

Mengirim pesan rindu
Di tengah-tengah pekerjaan, coba kirim pesan pendek betapa Anda sangat rindu pada si dia. Pesan yang terkesan sepele ini justru membuat pasangan bahagia dan merasa diinginkan. Siapa tahu si dia akan membalas dengan kata-kata I Love You!

Mengirim surat cinta
Meskipun sudah menjadi pasangan, tidak ada salahnya mengirim surat cinta. Terdengar kuno? Kirim saja surat cinta Anda melalui email. Tuliskan kata-kata romantis dan bilang padanya kalau Anda bersyukur bisa dipertemukan dengan pasangan. Tidak perlu terlalu sering mengirim, sekali-kali saja cukup untuk menjaga percikan cinta api Anda dan pasangan agar tetap menyala.

Hal-hal kecil tersebut di atas jangan lagi disepelekan. Sebab ternyata semuanya penting untuk menjaga cinta Anda dan pasangan. (Merdeka.com)

Sunday, September 23, 2012

Ini Jawabannya, Kenapa Pria Cenderung Kekanak-kanakan

Foto Jurnalfootage.net - Ilustrasi : Film berjudul Husbands, Sutradara, John Cassavetes 1970.


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Pernah mengeluhkan si dia yang suka bertindak kekanak-kanakan? Kalau sisi kekanak-kanakannya hanya terlihat dari kesukaannya mengoleksi action figures atau menonton serial Oggy and the Cockroaches sih, tak masalah. Bagaimana bila sifatnya yang tidak dewasa tersebut terwujud dalam ketidakmampuannya berempati dan menilai suasana hati orang lain?

Hal ini ternyata ada kaitannya dengan penggunaan dot atau empeng ketika ia masih kecil. Bagaimana ceritanya?

Bayi mengandalkan isyarat non verbal, khususnya ekspresi wajah, untuk berkomunikasi. Bayi juga meniru isyarat tersebut, dan saat melakukannya, mereka menemukan emosi di mana isyarat tersebut melekat. Namun, dalam penelitian yang dilakukan University of Wisconsin terhadap 100 anak, terungkap bahwa anak laki-laki usia 6 dan 7 tahun yang sewaktu kecil menggunakan dot kurang memiliki kemampuan meniru emosi yang diekspresikan oleh wajah-wajah dalam video.

"Bagaimana jika selalu ada sesuatu di mulut Anda, sehingga Anda tidak dapat meniru ekspresi wajah orang lain?" ujar pemimpin studi ini, Paula Niedenthal, PhD.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Basic and Applied Social Psychology tersebut, peneliti juga mewawancara lebih dari 600 mahasiswa. Mereka mendapati, pria muda di usia kuliahan yang orangtuanya mengaku mengandalkan empeng untuk anak mereka, mendapatkan nilai lebih rendah dalam tes untuk mengukur empati dan kemampuan menilai suasana hati orang lain. Namun pada remaja putri dan perempuan muda, tidak ditemukan perbedaan dalam kedewasaan emosional berdasarkan penggunaan dot semasa kecil.

"Perempuan cenderung lebih tepat dalam hal mengekspresikan maupun membaca isyarat emosional. Kami tidak tahu pasti bagaimana hal itu terjadi. Salah satu alasannya mungkin karena masyarakat mendorong anak perempuan untuk membaca emosi, sehingga mereka bekerja lebih keras untuk itu," lanjut Niedenthal.

Ia memperkirakan, orangtua juga banyak membahas mengenai proses emosional pada anak perempuan daripada anak laki-laki. Karena anak laki-laki tidak diharapkan untuk bersikap emosional, orangtua mungkin tidak mengimbangi penggunaan dot dengan membantu mereka belajar mengungkapkan emosi dengan cara lain.

Studi ini terinspirasi oleh penelitian mengenai orang dewasa yang menjalani prosedur Botox. Orang-orang yang melumpuhkan saraf-saraf wajahnya melalui injeksi Botox untuk kepentingan kosmetik ternyata tidak hanya mengalami penurunan dalam mengekspresikan emosi pada wajahnya, tetapi juga perasaannya. Inilah yang membuat tim Niedenthal berpikir mengenai periode kritis dalam perkembangan emosional.

Namun Niedenthal mengakui, tidak mudah meminta orangtua (dan bayinya) untuk berhenti menggunakan dot. Bagaimana pun, penggunaan dot saat anak tidur tidak akan mengacaukan kondisi emosional mereka. Karena, tidur bukanlah momen ketika bayi memelajari dan meniru ekspresi wajah orang lain.

Dari sisi kesehatan, menurut World Health Organization (WHO) kebiasaan memakai empeng juga berpeluang menghambat proses menyusui. Sedangkan  American Academy of Pediatrics mengungkapkan bahwa memakai empeng tidak dilarang selama tidak diberikan pada bayi yang sedang lapar. Mengisap dot saat bayi tidur juga mengurangi risiko sindrom kematian mendadak pada bayi (Sudden Infant Death Syndrome). Oleh karena itu, yang dianjurkan Niedenthal pada para orangtua hanyalah membatasi pemakaian dot pada siang hari. (kompas)

10 Fakta Mencengangkan Tentang Pria

Foto Jurnalfootage.net - Ilustrasi : Film berjudul Husbands, Sutradara, John Cassavetes 1970. 


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Untuk memahami pria, sederhana saja kuncinya, yakni menerima fakta bahwa kebanyakan pria memiliki 10 sifat atau perilaku ini.

1. Tak tahan goda. Jangan heran jika pasangan Anda tak berpaling ketika Anda perlahan melucuti pakaian, sambil membuat gerakan erotis di depannya. Pria mudah tergoda secara visual. Apalagi hal seksi seperti ini, yang sudah pasti akan membuatnya menggila. Ia mulai berimajinasi, apa yang terjadi kemudian. Perhatian dan pikirannya hanya berfokus pada satu hal, tubuh Anda yang sensual.

2. Tak tahan untuk tak melihat perempuan lain. Seperti perempuan yang tak tahan godaan saat melihat sepatu cantik terpajang di etalase dalam mal, pria juga tak mampu menahan diri saat melihat perempuan cantik atau menarik yang lewat di depannya. Bukannya tak sensitif, tapi perilaku pria seperti ini murni muncul karena dorongan alami dalam dirinya. Seperti Anda yang sekadar ingin tahu sepatu cantik di etalase tadi tanpa berniat membelinya atau bahkan tak ingin menyentuhnya, pria pun sekadar melihat belum tentu punya niat lebih.

3. Kekanakan. Pria tumbuh dewasa seiring bertambahnya usia, tapi mereka tetap menjadi anak laki-laki. Tak heran jika hobi yang dilakukannya juga terkadang terkesan kekanak-kanakan. Kebanyakan pria menyukai kegiatan yang berkaitan dengan menendang, melempar barang atau meninju teman pria lainnya. Beberapa perilaku ini boleh jadi kekanakan bagi Anda. Coba perhatikan saat pasangan Anda sedang berkumpul dengan teman prianya. Mereka begitu akrab dan saling berkomentar bahkan berteriak saat menyaksikan tayangan televisi kesukaaan mereka. Perlu Anda pahami, perilaku pria yang terkesan kekanakan ini merupakan salah satu cara mereka untuk melepas beban hidupnya. Jadi tak ada gunanya meminta pria meninggalkan perilaku seperti ini atau membatasi aktivitasnya tersebut. Biarkan saja pria melakukan akivitas "kekanakan" tersebut asalkan hanya bersama teman prianya, bukan saat berkumpul dengan teman-teman perempuan Anda apalagi di depan keluarga.

4. Suka berimajinasi liar. Pria lebih sering memikirkan seks dan kadang mereka juga membayangkannya. Fantasi seks pria juga bisa lebih liar dibandingkan perempuan. Jadi, jangaan heran jika ia punya koleksi film porno misalnya. Kalau Anda merasa nyaman untuk menyaksikannya bareng pasangan,silakan saja. Namun, pria takkan memaksakan pasangannya untuk melakukan hal yang ia lakukan, apalagi jika pasangannya merasa tak nyaman.

5. Selingkuh? Pria berpotensi selingkuh tapi bukan berarti mereka mau melakukannya. Bahkan beberapa pria merasa bersalah, terlalu malu, juga terlalu takut untuk berselingkuh. Walau akhirnya mereka membayangkan perselingkuhan. Sudah menjadi karakter pria, mereka melihat, menginginkan, dan membayangkan. Meski begitu, sebagian pria tak berani dan tak mau merusak apa yang sudah dimilikinya, istri dan keluarga. Hal ini yang mendorong mereka untuk tetap setia. Namun, sebagian pria mengaku akan berselingkuh hanya jika ada kemungkinan besar pasangan tak mengetahuinya sama sekali.

6. Butuh pengakuan. Pria punya bagian dalam dirinya, yang terkait dengan kekuatan dan kekuasaan. Mereka ingin perempuan menganggapnya kuat, sukses, seksi. Kebanyakan pria takkan mengakui hal ini, tapi mereka ingin dianggap sebagai sosok lebih pintar dari pasangannya. Meski begitu, pria takkan keberatan jika pasangannya 10 kali berpenampilan lebih baik darinya. Pencitraan diri sebagai sosok maskulin yang sukses, cerdas, berkuasa lebih dibutuhkan pria. Pengakuan dari pasangan menjadi pemenuhan kebutuhannya akan hal ini.

7. Menyukai seks oral. Survei menunjukkan, 80 persen dari 100 pria mengatakan ingin seks oral lebih sering. Pria menikmatinya karena tanpa perlu melakukan apa-apa, pria bisa merasakan sensasi luar biasa. Seks oral di pagi hari menjadi bentuk perhatian terbaik yang bisa diberikan pasangannya.

8. Tidak suka berteka-teki. Perempuan senang sekali mengandalkan intuisi, termasuk berharap orang lain punya intuisi kuat mengenai keinginan dan harapannya. Jangan berharap ini pada pria, karena kebanyakan pria tak suka berteka-teki dan lebih menginginkan sikap terus terang, mengatakan apa adanya tanpa membuatnya kebingungan untuk menerka maksud dibalik petunjuk atau tanda yang kerap diberikan perempuan kepadanya. Kalau Anda tak meminta maka pria pun takkan memberikan apa-apa, Anda pun tak mendapatkan apa yang Anda butuhkan.

9. "Ukuran" menjadi penting. Sahabat akrab pria adalah penisnya sendiri. Mereka menganggap penis adalah salah satu "perangkat" untuk menunjukkan kejantanannya. Bukan semata untuk kebutuhan seksual, tapi lebih kepada citra diri bahwa pria punya sesuatu yang bisa dibanggakan, body image yang mewakili kekuatan dirinya. Karena itu pria merasa ukuran itu penting. Sama seperti perempuan yang merasa lebih percaya diri dengan bentuk tubuh ideal. Sama seperti perempuan yang suka dipuji kalau berat badannya turun. Pria pun senang jika pasangannya memuji ukuran penisnya, meski faktanya tak selalu benar.

10. Tidak anggap penting valentine. Perayaan kasih sayang setiap 14 Februari kerap dianggap sebagai liburannya kaum hawa. Pria tak menganggap istimewa hari kasih sayang ini. Mereka tidak tahu ekspektasi apa yang dituntut pasangannya, tidak tahu harus berbuat apa, apa yang harus mereka beli dan berapa banyak, bagaimana seharunya mereka mengungkapkan perasaannya? Kebanyakan pria bingung dengan semua hal tersebut di hari valentine. Jadi jangan berharap banyak pria akan merencanakan momen romantis sesuai ekspektasi Anda. Bagi pria sederhana saja, mau makan malam bersama di hari valentine? Katakan saja demikian. Kalau Anda memberi petunjuk dan berharap pria akan merencanakan hal istimewa di hari valentine, jangan kecewa jika ia merancang sesuatu yang romantis menurut versinya, yang kadang jauh dari ekspektasi Anda. (kompas)

Wednesday, September 19, 2012

Tips Mengelola Pertengkaran dalam Keluarga

Foto Istimewa - Ilustrasi.

SUATU ketika saya kaget tiba-tiba seorang wanita menggebrak meja dan berteriak di depan atasan saya. Di atas meja sudah tergeletak bayi yang menangis dan meraung keras. Muncul dalam benak, masalah apa yang sedang dialami bos saya dengan seorang wanita yang histeris di kantor.

Jangan salah terka, itu bukan masalah bos saya, bukan selingkuhan atau kekasih yang meminta pertanggungjawaban, tapi seorang istri dari anak buahnya yang marah dan kecewa karena semalaman sang suami tak pulang ke rumah. Pertengkaran yang luar biasa, lalu keluar secara beruntun di depan bos semua kejelekan dari sang suami, keluar dari mulut wanita tersebut.

Itu adalah kisah nyata namun identitas harus disembunyikan karena berkait dengan privasi, meski demikian ada hikmah dibaliknya. Pertengkaran seolah menjadi momok bagi tiap orang, bahkan yang sudah bersahabat sejak lama pasti pernah mengalami pertengkaran meski hanya sekali. Apalagi ketika membina keluarga dengan pasangannya. Setiap orang memiliki pribadi yang berbeda dan sama-sama disatukan dalam perkawinan, sebuah situasi baru dan semua harus diadaptasikan.

Mengantisipasi sebuah pertengkaran tentu sulit, apalagi membuat sebuah keluarga tanpa satupun pertengkaran, hal itu sangat mustahil. Emosi, kondisi, di dalam maupun di luar diri semuanya bisa menjadi pemicu pertengkaran. Lalu bagaimana mengatasi sebuah pertengkaran? Berdasar ilmu psikologi yang saya pelajari, sesuai dengan basic keilmuan saya menyelesaikan studi S1 psikologi, ada sebuah gambaran terkait solusi akan hal tersebut. Mengatasi pertengkaran adalah dengan mengelolanya.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengelola pertengkaran, mulai dari mengatur emosi atau melampiaskan emosi dengan langkah yang tepat. Di Jepang bahkan ada tempat yang membantu tiap orang untuk melampiaskan kekesalan, banyak barang yang bisa dibanting, banyak benda yang bisa dipukul dan banyak ruang untuk berteriak-teriak tanpa mengganggu orang lain atau di sekitarnya.

Namun ada cara lain juga, melampiaskan emosi bisa dengan olahraga, bisa dengan bermain musik, bahkan tak sedikit orang yang bisa berkarya dengan bagus melalui puisi, pahatan maupun lukisan. Banyak seniman yang memanfaatkan emosi menjadi sebuah karya yang hebat. Tapi ada juga satu hal yang bisa dilakukan seperti menuliskannya di buku harian, semua uneg-uneg atau pemicu pertengkaran. Kisah berikut merupakan kisah inspiratif.
Saya mendapat kisah ini dari broadcast pesan melalui BlackBerry Messenger paman saya, setelah saya cek di internet ternyata banyak blog yang sudah memuat kisah ini. Sebuah blog menuliskan sumber dari kisah inspiratif ini dari Milis The Managers, saya mencoba menelusuri milis tersebut namun belum menemukannya. Menelusuri asal kisah bertujuan untuk menghargai penulis kisah ini dengan mencantumkan sebagai karyanya, semoga berikut ada yang bisa memberitahu penulis kisah ini. Terlepas dari siapa yang berkisih masri kita simak kisahnya dan serap hikmahnya. Sangat bermanfaat, percaya.
Berikut kisahnya :

BUKU HARIAN AYAH

Ayah & ibu sudah menikah 30 tahun & Michael tidak pernah melihat mereka bertengkar.

Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu mjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal2 kecil.

Ketika pulang ke rumah ayahnya, Michael menuturkan keluhannya pd ayahnya. Ayahnya mdengarkan kmdn masuk ke kamarnya, & keluar dg mengusung buku2 & ditumpuknya di depan Michael.

Sebagian buku sudah kuning, kelihatannya sudah disimpan lama. Dg penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan ayahnya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sp mnembusi bbrp halaman.

Michael mbaca halaman2 buku itu. Smuanya merupakan catatan hal2 sepele, “Suhu udara berubah jadi dingin, ia mulai merajut baju wol u/ku. Anak2 berisik, untung ada dia.”

Semua itu catatan kebaikan & cinta ibu kpd ayah, cinta ibu kpd anak2 & keluarga. Matanya blinang air mata. Michael mengangkat kepala, dg haru dia berkata pd ayahnya, “Ayah, saya sangat kagum pd ayah & ibu.”

Ayahnya bkata, “Tidak perlu kagum, kamu jg bisa.”

Ayah bkata lg, “Menjadi suami istri selama puluhan tahun, tdk mgkn mhindari ptengkaran. Ibumu kalau kesal, suka cari gara2, mlampiaskan kemarahannya & ngomel. Dalam buku aku tuliskan yg telah ibumu lakukan demi rumah tangga ini. Seringkali hatiku penuh amarah waktu menulis, kertasnya sampai sobek, tembus oleh pena. Tapi aku terus menulis semua kebaikannya. Aku renungkan, akhirnya emosi itu lenyap yg tinggal semuanya kebaikan ibumu.”

Michael mendengarkan, lalu bertanya, “Ayah, apakah ibu pernah melihat catatan ini?”

Ayah tertawa & bkata, “Ibumu jg memiliki buku. Bukunya berisi kebaikan diriku. Sering kami saling bertukar buku & saling menertawakan. Ha…ha…ha…”

Tiba-tiba Michael sadar akan rahasia pernikahan, "Mencintai itu sangat sederhana. Ingat dan catat kebaikan pasangan. Maafkan segala kesalahannya dan kuburlah dalam dalam ."

Sunday, September 2, 2012

Pastikan Pasangan Anda 'Normal' Lewat Tatapan Matanya

Foto Shutterstock - Studi mengungkap bahwa orientasi seksual seseorang dapat terungkap lewat pupil matanya.

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Mata adalah jendela jiwa, tampaknya kiasan ini menjadi kuat oleh sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan. Menurut studi baru itu, gagasan bahwa pupil mata membesar saat terangsang ternyata lebih dari sekadar mitos yang populer. Semua itu benar adanya, setelah peneliti dari Cornell University, AS, menggunakan lensa inframerah khusus untuk mengukur perubahan pada mata individu saat menonton video erotis. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLoS ONE ini mencatat bahwa pupil seseorang melebar paling besar pada video yang dianggapnya menarik.

Studi ini juga membeberkan hasil temuannya lebih jauh, bukan sebatas pupil mata membesar saat terangsang, ternyata pembesaran pupil juga bisa mengungkapkan orientasi seksual pria. Dalam sebuah pernyataan, para peneliti mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa orientasi seksual dapat diungkapkan oleh dilatasi pupil kepada orang-orang yang menarik.

Penelitian sebelumnya, dalam mengungkap orientasi seksual seseorang melalui mekanisme menanyakan orang tentang seksualitas mereka, atau dengan menggunakan tindakan fisiologis seperti menilai stimulasi genital mereka. Metode ini, bagaimanapun, memunculkan masalah substansial.

"Kami ingin menemukan langkah alternatif yang akan menjadi indikasi otomatis orientasi seksual, tetapi tanpa invasif seperti langkah-langkah sebelumnya," kata Gerulf Rieger, penulis dan rekan peneliti di Cornell University, AS.

"Dengan teknologi baru ini kita dapat mengeksplorasi orientasi seksual dari orang-orang yang tidak akan pernah berpartisipasi dalam sebuah studi tentang stimulasi genital, seperti orang-orang dari budaya tradisional. Serta hal ini akan memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang cara seksualitas diekspresikan di seluruh planet."

Studi baru dari Cornell University ini menyingkap fakta, pria heteroseksual menunjukkan respons pupil kuat untuk video seksual wanita. Sedangkan wanita heteroseksual menunjukkan respons pupil yang sama untuk kedua jenis kelamin.

Hasil ini menegaskan penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa wanita memiliki jenis seksualitas yang berbeda dari pria. Selain itu, studi baru ini menjadi perdebatan panjang tentang biseksualitas pria. Pengertian sebelumnya adalah bahwa kebanyakan pria biseksual tidak mendasarkan identitas seksual mereka pada gairah fisiologis seksual, tetapi pada isu-isu romantis dan identitas.

Bertentangan dengan klaim ini, pria biseksual dalam studi baru menunjukkan dilatasi pupil yang membesar untuk video seksual baik pria maupun wanita.

"Akhirnya kami sekarang bisa berpendapat bahwa hasrat seksual yang fleksibel tidak hanya terbatas pada wanita, beberapa pria memilikinya juga, dan itu tecermin dalam pupil mata mereka," kata rekan penulis Ritch Savin-Williams.

"Pada kenyataannya, bahkan pengotakan antara normal, biseksual, dan gay tidak sepenuhnya menggambarkan identitas pria. Pada pria yang dapat dikatakan mostly straight juga merespons pada video erotis wanita dan pria. Akan tetapi, mereka menunjukkan rangsangan lebih banyak pada pria dibanding pria normal, tapi lebih sedikit daripada pria biseksual dan gay," Savin-Williams mencatat. (kompas)

Pengantin Baru Harus Tahu Delapan Hal Ini

Foto Istimewa - Ilustrasi


PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING
- Menyatukan dua kepala dalam satu perahu bukan hal yang mudah, meski saat pacaran Anda dan si dia merasa satu jiwa, satu napas, atau saling klop satu sama lain. Perlu Anda ketahui, hidup bersama perlu banyak penyesuaian dan hal itu terjadi hampir kepada semua pasangan pengantin baru.

1. "Sudah isi belum?"
Pertanyaan ini akan muncul lebih cepat dari yang Anda kira. Padahal, pesta pernikahan saja baru seminggu yang lalu, dan akan semakin sering timbul seiring dengan bertambahnya usia pernikahan. Sangat mungkin hal ini akan menimbulkan stres tersendiri. Tetapi, perlu Anda ingat, ada hal-hal yang memang di luar kendali manusia. Mungkin saja orang yang bertanya tak punya ide topik pembicaraan saat bertemu dengan Anda. Nah, bagaimana jika Anda yang menentukan topik dan mengarahkan percakapan?

2. Lebih sering bertengkar
Gabungan dari dua kehidupan dapat membuat kericuhan sendiri, bahkan bagi pasangan yang sabar sekalipun. Hal sepele, seperti ia selalu saja sembarangan meninggalkan pakaian kotor di lantai, handuk basah di tempat tidur, atau kebiasaan Anda berganti-ganti pakaian sebelum keluar rumah membuatnya gila. Semua itu akan memicu adu mulut, pertengkaran kecil, hingga saling melontarkan ejekan kasar yang selama pacaran tak pernah keluar. Ini bukan sesuatu yang buruk, sebab setelah pertengkaran dan berbaikan terus-menerus, justru mampu menguatkan ikatan kalian. Konflik bisa memecah belah, tapi juga menguatkan hubungan. Meski Anda tak mungkin menghindari konflik dengan suami, tapi tetap bisa mengendalikan hasilnya. 

3. Keluarganya ikut campur
Harus disadari bahwa hasil dari pernikahan adalah penambahan anggota keluarga baru yang juga penting. Orang tua suami akan berada dalam hidup Anda untuk jangka panjang (selamanya). Ibu mertua sangat mungkin membuat Anda stres oleh semua nasihat yang tidak Anda minta. Mulai dari dekorasi rumah hingga menu makan malam. Anda akan sangat mungkin dengan mudah menganggap beliau turut campur atau ikut mengatur kehidupan rumah tangga Anda. Kuncinya adalah dengan tetaplah menganggap semua itu sebagai nasihat orang tua kepada anaknya. Terima saja semua masukan darinya, dengarkan lebih dahulu, toh semua keputusan ada di tangan Anda.

4. Kangen ibu sendiri
Sekarang Anda sudah hidup bersama suami, jangan heran jika Anda merindukan hari-hari ketika orang lain mengurus semua tugas domestik yang membosankan. Segala tanggung jawab, mulai dari kebersihan rumah hingga mengatur menu yang dulunya dikerjakan oleh ibu Anda, sekarang menjadi domain Anda. Bahkan jika suami bersedia membantu, tetap saja Anda akan merindukan masa-masa bebas tanggung jawab.

5. Seks menjadi hal yang rutin
Tenang, hal ini tidak berarti bahwa setelah menikah gairah akan semakin melemah atau lenyap. Sebenarnya hanya lebih mudah diprediksi dan menjadi hal rutin yang diulang-ulang. Jangan buru-buru mengambil kesimpulan Anda bosan, karena hal yang sebenarnya terjadi adalah proses perubahan. Bayangkan saja, hal yang dulu masa pacaran bikin kalian penasaran setengah mati sekaligus takut untuk kebablasan, setelah menikah semuanya bebas dilakukan kapan saja. Tak hanya urusan seks, kehidupan bersamanya pada umumnya menjadi pola yang lebih dapat diprediksi. Kurang deg-degannya. Dalam departemen seks tak perlu khawatir, sebab untuk yang satu ini sudah banyak panduannya, misalnya majalah perempuan atau klik saja Kompas Female bagian artikel seks. Masalah teratasi!

6. Kebiasaan buruk terungkap
Mungkin saat pacaran dulu Anda tak pernah mengetahui betapa joroknya dia. Seperti kebiasaan makan di atas tempat tidur sambil menonton televisi dan meninggalkan remah-remah di seprai. Minum soda langsung dari botolnya tanpa gelas, kemudian sisanya ditaruh kembali di kulkas atau meninggalkan piring kotor di meja makan begitu saja. Ingatlah dua hal, pertama, tak ada lelaki yang sempurna. Kedua, Anda menikahinya karena cinta, dan sedikit demi sedikit atas nama cinta ia bisa berubah kok. Apalagi dengan rayuan lembut perempuan yang dicintainya.

7. Mendapatkan hadiah yang tidak romantis
Hal seperti ini tidak selalu terjadi sih, tapi ada kemungkinan tahun depan, saat merayakan ulang tahun pernikahan (atau ulang tahun Anda) sangat mungkin diberi hadiah yang sangat tidak romantis. Misal, Anda mendapatkan hadiah satu set cangkir atau blender. Kebanyakan laki-laki memang selalu berpikir praktis, mungkin ia berpikir Anda membutuhkannya. Saran: tak ada salahnya memberi dia sedikit petunjuk tentang hadiah yang Anda inginkan. Percayalah, seiring waktu ia akan belajar dan tahu hadiah yang Anda suka tanpa diberi petunjuk.

8. Pentingnya liburan berdua
Saat ini, setelah menikah, bulan madu masih terasa baru kemarin. Tetapi, setelah sekian lama menikah dengan banyaknya hal yang selalu saja lebih mendesak dan penting dibanding berlibur berdua, kalian akan lupa untuk mengagendakannya. Sayang sekali, maka sejak awal berkomitmenlah untuk melakukannya rutin. Tak perlu harus menguras kocek banyak seperti liburan keluar negeri, cukup pergi keluar kota berduaan saat akhir pekan. Hal ini akan menjaga romantisme dan mengingatkan kembali alasan kalian berdua menikah, apa lagi kalau bukan cinta. (kompas)

Saturday, September 1, 2012

Hubungan Menikah dan Kebahagiaan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Dalam jangka panjang, sebuah penelitian menemukan orang yang sudah menikah lebih bahagia daripada mereka yang tidak menikah. Menenurut penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Michigan State University meskipun pernikahan tidak membuat orang lebih bahagia daripada ketika mereka masih lajang, namun menikah akan melindungi kebahagiaan saat dewasa.

"Studi kami menunjukkan rata-rata orang menikah lebih bahagia daripada seandainya mereka tidak menikah," kata peneliti di Departemen Psikologi Michigan State University Stevie CY Yap.

Yap bersama Ivana Anusic dan Richard Lucas mempelajari data ribuan peserta dalam survei berjalan. Mereka mencari apakah kepribadian bisa membantu orang beradaptasi dengan peristiwa besar dalam hidup termasuk penikahan. Dan mereka menemukan sifat-sifat kepribadian seperti kesadaran atau neurotisisme tidak membantu orang menangani kehilangan pekerjaan atau memiliki bayi.

Dalam penelitian sebelumnya, menurut mereka kepribadian penting dalam bagaimana orang bereaksi terhadap peristiwa kehidupan penting. Namun tidak ada efek konsisten dari kepribadian cara orang bereaksi dan beradaptasi dengan peristiwa besar.

Jadi secara umum, peserta dengan rata-rata di usia yang sama dan tidak menikah menunjukkan penurunan bertahap dalam kebahagiaan. Sedangkan mereka yang menikah bahagia bukan disebabkan karena tingkat kepuasan namun kestabilan dalam hidup. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Research in Personality. (Media Indonesia)

5 Hal Penting Saat Merencanakan Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Memiliki pernikahan yang sempurna adalah impian bagi semua pasangan. Tidak heran segala upaya dikerahkan demi terciptanya pernikahan impian.

Namun hal tersebut tidaklah mudah, diperlukan langkah bijak untuk menyatukan beragam ide dari kedua pasangan yang terkadang tidak sejalan. Lalu, bagaimana caranya? Berikut di antaranya :

1. Putuskan melalui diskusi: kemukakan ide masing-masing di depan pasangan. Bukan tanpa alasan, duduk untuk berdiskusi lebih baik ketimbang Anda hanya sibuk agar pasangan menyetujui apa yang Anda pilih.

2. Buat anggaran biaya: meski menikah bukan membicarakan untung ataupun rugi, namun sebaiknya dalam pernikahan Anda dan pasangan tidak memaksakan kehendak. Buatlah anggaran sedetil mungkin. Kemudian patuhlah terhadap anggaran yang telah dibuat.

3. Pilih yang benar-benar diperlukan: Kedewasaan dan kesederhanaan haruslah menjadi patokan. Uraikan apa saja yang penting dan tidak penting untuk dipenuhi selama prosesi. Jangan sampai Anda dan pasangan hanya sekedar latah mengikuti nafsu untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan.

4. Memilih tempat resepsi: setelah tanggal sudah disepakati, memilih tempat diadakannya resepsi adalah hal pertama yang harus dilakukan. Pilihlah tempat sesuai anggaran yang disediakan. Perhatikan pula lokasi dari kediaman Anda dan pasangan.

5. Libatkan anggota keluarga: jika Anda memiliki dana lebih, menyewa wedding organizer memang tidaklah salah. sebagai alternatif, Anda bisa meminta bantuan dari anggota keluarga. Selain menghemat pengeluaran. Melibatkan anggota keluarga akan semakin menjalin keakraban dari kedua belah pihak keluarga. (Media Indonesia)

Thursday, August 30, 2012

5 Hal yang Bisa Dihemat untuk Menekan Budget Pesta Pernikahan

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Menyusun biaya untuk pesta pernikahan memang sulit. Menyesuaikan keinginan dengan budget yang ada seringkali membuat Anda stres. Tetapi jangan dulu khawatir. Dikutip dari suite 101, ada beberapa cara untuk menghemat biaya pernikahan, salah satunya dengan menekan biaya pada lima hal ini.

Bunga
Pemakaian bunga untuk dekorasi bisa membuat biaya pernikahan Anda membengkak. Kini Anda bisa menghemat pemakaian bunga dengan mengganti detail pernikahan. Misalnya dengan kain-kain warna-warni, lampion, lampu-lampu kecil dan sebagainya. Jika tetap ingin memakai bunga, pastikan bunga tersebut tidak langka, sehingga harganya lebih terjangkau.

Venue
Sesuaikan tempat menikah Anda dengan jumlah undangan. Lokasi juga perlu diperhatikan. Jangan memaksakan diri untuk menyewa gedung-gedung pernikahan yang sangat mahal. Karena gedung yang biasa-biasa saja juga bisa tampak indah dengan konsep dekorasi yang benar. Pastikan juga gedung yang Anda pilih memiliki rekanan dengan vendor lain, seperti dekorator dan katering. Karena jika tidak, ada biaya ekstra untuk memasukkan vendor pilihan Anda.

Musik
Anda tak perlu menyewa band dengan piano klasik, saxophone dan biola. Untuk menghemat biaya, alunan musik akustik pun cukup membuat suasana pesta semakin romantis. Selain itu, soundsystem yang Anda perlukan pun tak terlalu rumit, sehingga dapat menghemat biaya. Mau yang lebih murah lagi? Menggunakan CD yang berisikan lagu-lagu cinta atau lagu adat juga bisa jadi pilihan.

Kartu Undangan
Undangan bisa menjadi salah satu hal yang bisa membuat budget Anda membengkak. Untuk itu, pilihlah undangan yang unik namun tidak memiliki terlalu banyak detail. Misalnya, pilih material kartu yang murah atau, hindari menggunakan aksesori seperti pita, renda atau warna tindat berkilauan. Boleh saja Anda memilih kartu yang mahal, namun ingat undangan yang sudah tak terpakai biasanya akan berakhir di tempat sampah.

Souvenir
Sama seperti kartu undangan, souvenir pun juga bisa membuat budget lebih besar dari yang diperkirakan. Kuncinya, pilih souvenir yang terjangkau namun memiliki manfaat. Contoh yang paling umum adalah, kartu ucapan kosong dan kipas. Jika ingin souvenir yang unik namun tidak terlalu mahal, Anda bisa memilih gula-gula seperti coklat atau permen lolipop. (Wolipop)

Ketahui Karakter Wanita dari Cincin Tunangannya

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Selain jadi simbol keterikatan dengan pasangan, cincin pertunangan bertahta berlian ternyata memiliki makna yang bisa gambarkan karakter seseorang. Apakah karakter Anda cocok dengan cincin yang akan dipilih atau dikenakan sekarang? Simak 10 bentuk cincin dan pribadi pemakainya, seperti yang dikutip dari Brides.

1. Bentuk Lingkaran
Potongan berlian berbentuk lingkaran ini adalah bentuk cincin pertunangan yang banyak jadi favorit. Calon pengantin yang menggunakan cincin ini biasanya menyukai hal-hal tradisional, dan baru bisa melihat sisi buruk dan positif suatu hal setelah melihatnya.

2. Bentuk Persegi
Berntuk persegi, merupakan bentuk berlian yang paling banyak dipilih setelah bentuk lingkaran. Bentuk yang disebut sebagai princess-cut, cocok untuk mereka yang memiliki jiwa modern dan feminin.

3. Zamrud
Berlian berpotongan zamrud ini tidak seperti kebanyakan berlian yang memiliki banyak potongan dan sangat berkilau. Anda yang memilih cincin dengan inspirasi retro ini memiliki kepercayaan diri dan suka mengambil resiko akan hal-hal tak terduga.

4. Cushion
Diberi naman cushion-cut karena bentuk keempat ujungnya yang membulat. Wanita yang memilih bentuk Cushion ini adalah seorang pribadi yang suka hal-hal romantis.

5. Asscher
Cincin ini menjadi favorit sejak dikenakan Sarah Jessica Parker dalam film Sex and the City. Cincin pertunangan Carrie dari Aidan ini, cocok bagi Anda yang gemar mengikuti tren terbaru.

6. Radiant
Bentuk dasarnya seperti potongan zamrud yang klasik, namun dengan potongan di sana-sini sehingga membuat tampilannya lebih berkilau. Model ini cocok bagi pengantin yang inginkan kesan klasik namun tetap terlihat mewah.

7. Bentuk Hati
Potongannya yang tidak biasa membuat si pengantin menjadi pusat perhatian. Oleh karena itu, bentuk berlian dengan bentuk simbol cinta ini akan membuat si pemakainya menjadi sorotan.

8. Bentuk Oval
Bagi Anda yang menyukai sesuatu yang unik, cincin bentuk oval ini pilihan tepat. Bentuknya yang oval dan banyak potongan dibatunya membuat berlian ini terlihat mewah, elegan dan tak membosankan.
9. Marquise
Bentuknya yang mirip daun dan berukuran besar adalah pilihan tepat bagi Anda calon pengantin yang suka menjadi pusat perhatian dan drama.

10. Teardrop
Model teardrop yang dikenal juga sebagai bentuk pear adalah pilihan sempurna bagi mereka yang suka bersenang-senang dengan aturan mereka sendiri. (Wolipop)

Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Menikah di Umur 25

PEREMPUANINI.COM, THE WEDDING - Pernikahan adalah salah satu momen bahagia dan juga menakutkan bagi beberapa wanita. Seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut penyetaraan antara gender, banyak wanita yang menolak untuk menikah karena alasan karir. Namun, usia adalah segalanya.

Ketika pria dan wanita berkomitmen untuk mengikat janji setia, ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan dengan matang, salah satunya adalah masalah usia. Mungkin banyak dari Anda yang tidak menganggap usia menjadi sebuah masalah besar. Namun, ada beberapa alasan penting mengapa menikah diusia 25 tahun itu tepat untuk dilakukan. Simak alasannya dibawah ini, seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Perencanaan yang Matang
Jika menikah diusia 20-30 tahun, maka Anda tidak memilki banyak waktu untuk merencanakan segala sesuatu. Anda akan berada di bawah tekanan untuk memiliki keturunan, setelah itu setiap waktu akan sibuk untuk mengurus keluarga. Sedangkan bila menikah diusia 25 tahun, Anda akan memiliki awal tahun pernikahan yang dapat dinikmati berdua bersama suami serta dapat mengejar karir sesuai dengan keinginan.

2. Menikah itu Menyenangkan
Berada diusia 25 tahun merupakan masa peralihan dari Anda yang masih memiliki jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang lebih dewasa. Percampuran ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama suami. Dengan emosi Anda dan pasangan yang masih meledak-meledak, akan menjadi sebuah pembelajaran untuk menanganinya.

3. Usia Produktif
Dari dua alasan diatas, ini adalah alasan mengapa Anda harus menikah diusia 25 tahun, salah salah satunya yaitu usia yang produktif. Tidak hanya pada kegiatan sehari-hari tetapi organ kewanitaan Anda telah berkembang secara sempurna. Tubuh muda yang aktif secara sal akan sangat membantu Anda untuk merencanakan kehamilan. (Wolipop)
 
Copyright © 2012-2014 The Wedding